Author: Lanud RSN

  • 46 Casis dari Lanud Rsn Siap Ikuti Seleksi SMA Pradita Dirgantara

    Lanud Roesmin Nurjadin memberangkatkan 46 orang calon siswa (Casis) SMA Pradita Dirgantara menuju Akademi Angkatan Udara (AAU) Yogyakarta, untuk melaksanakan serangkaian kegiatan seleksi penerimaan, Jum’at (23/2).

    Keberangkatan siswa dan siswi pilihan ini dilepas langsung oleh Danwing 6 Lanud Rsn Kolonel Pnb Radar Soeharsono yang mewakili Danlanud Rsn Marsma TNI T.B.H. Age Wiraksono, S.I.P., M.A., didampingi pejabat Lanud serta pengurus Yasarini Lanud Rsn.

    Mewakili Danlanud Rsn,  Danwing 6 mengatakan merupakan sebuah kehormatan dan kebanggaan bagi Lanud Rsn untuk dapat memberangkatkan putra-putri pilihan guna mengikuti seleksi penerimaan SMA Pradita Dirgantara di AAU.

    “Selama berada disana, tolong adik-adik sekalian senantiasa menjaga kesehatan, kemudian tunjukkanlah semangat, kegigihan dan kemampuan terbaik dalam mengikuti seleksi”, lanjut Danwing.

    Selain itu, Danwing juga berpesan kepada para Casis agar tidak lupa untuk memohon doa restu baik dari orang tua maupun guru, dan juga berdoa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa agar dapat diberikan hasil yang terbaik.

    “Kami bangga kepada adik-adik sekalian, untuk itu kami mendoakan adik-adik sekalian dapat meraih kesuksesan serta hasil yang terbaik selama mengikuti seleksi di AAU nanti”, tutup Danwing.

    Sementara itu Kadispers Lanud Rsn Kolonel Adm Nurul Ardiyanto S.E., menyampaikan bahwa ke 46 Casis ini terdiri dari 19 siswa dan 27 siswi yang merupakan murid dari beberapa sekolah, yaitu SMP 1, SMP 4 dan SMP 21 Pekanbaru, serta MTs 1 Andalan Pekanbaru.

    “Selanjutnya mereka akan bergabung dengan Casis lain dari seluruh wilayah Indonesia untuk mengikuti serangkaian seleksi penerimaan hingga tanggal 27 Februari mendatang di AAU”, lanjutnya.

    Turut hadir dalam kegiatan ini Kadislog Lanud Rsn, Kadispers Lanud Rsn, pengurus Yasarini Lanud Rsn, para orang tua murid serta Kepala Sekolah dari SMP dan MTs yang muridnya mengikuti seleksi.

  • Pesawat Tempur F-16 Lanud Rsn “Force Down” Pesawat Asing

    Bersamaan dengan pelaksanaan Latihan Kohanudnas “Perkasa C 2018”, dilaksanakan juga Latihan Force Down atau penurunan paksa pesawat asing yang melanggar kedaulatan wilayah udara NKRI oleh pesawat tempur F-16 Skadron Udara 16 di Lanud Roesmin Nurjadin, Rabu (21/2).

    Diskenariokan dari pantauan radar di wilayah Kosekhanudnas III, didapatkan informasi tentang adanya lasa X atau pesawat asing yang melintasi wilayah udara NKRI. Atas informasi tersebut, selanjutnya pesawat tempur F-16 dari Skadron Udara 16 mendapatkan perintah untuk segera mengudara dan mengidentifikasi pesawat asing tersebut.

    Setelah menemukan target, pesawat asing tersebut tidak mengindahkan perintah untuk meninggalkan wilayah udara Indonesia, untuk itu perintah selanjutnya adalah mem force down atau menurunkan paksa pesawat tersebut di Lanud Roesmin Nurjadin.  

    Setelah mendarat, pesawat serta crew pun diamankan oleh personel Lanud Rsn yang terdiri dari personel Pomau, Intelijen, Hukum dan Paskhas, untuk selanjutnya dilakukan investigasi dan interogasi untuk memperoleh keterangan yang diperlukan.

    Asops Kohanudnas Kolonel Pnb Yostariza mengatakan bahwa Latihan Perkasa C 2018 merupakan latihan Kohanudnas yang di gelar di wilayah Kosekhanudnas III untuk melatih dan menguji Kosekhanudnas III dan jajarannya, termasuk juga unsur TNI AL dan TNI AD secara terpadu guna mencapai tingkat kesiapan operasi.

    “Latihan yang berlangsung selama tiga hari ini melibatkan sekitar 886 personel yang tergelar di seluruh wilayah Kosekhanudnas III, Lanud Soewondo, Dumai serta Lanud Roesmin Nurjadin”, lanjutnya.

    Sementara itu Kadisops Lanud Rsn Letkol Pnb Jajang Setiawan menyampaikan bahwa latihan penanganan force down ini bertujuan untuk menguji prosedur tetap (protap) yang dimiliki tentang penanganan force down, serta menguji kesiapsiagaan seluruh unsur di Lanud Rsn dalam menangani force down apabila itu benar-benar terjadi.

    “Latihan ini sendiri rutin dilaksanakan oleh Lanud Rsn dua kali dalam setahun, dengan melibatkan lebih dari 150 personel Lanud yang terdiri dari personel POM AU, Intelijen, Hukum, Paskhas serta unsur lain yang terkait”, tambah Kadisops.

  • Personel Lanud Rsn Ikuti Donor Darah Yang digelar PWI Riau

    Lanud Roesmin Nurjadin dan Yonko 462 Paskhas mengirimkan perwakilan personelnya untuk mengikuti kegiatan donor darah dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional 2018 dan HUT ke-72 PWI, yang digelar oleh PWI Riau di Mal SKA Pekanbaru, Senin (19/2).

    “Sebagai makhluk sosial, membantu sesama adalah sebuah kewajiban, dan itu juga yang dilakukan oleh Lanud Rsn dengan mengirimkan perwakilan personelnya untuk mengikuti donor darah sebagai wujud kepedulian sosial dan rasa kemanusiaan terhadap sesama”, ujar Ka RSAU dr. Sukirman Lanud Rsn Mayor Kes dr. Agung Supriyanto, M.Sc., Sp.A.

    Lebih lanjut dikatakannya, ini juga sebagai bukti kemanunggalan TNI AU dan rakyat, karena sesuai dengan arahan pimpinan, bahwa TNI AU juga harus ada bagi masyarakat sekitar, sehingga ketika ada yang membutuhkan, maka TNI AU dapat hadir untuk memberikan bantuan.

    “Semoga dengan turut sertanya personel Lanud Rsn dan Yonko 462 Paskhas dalam kegiatan ini, akan dapat membantu ketersediaan darah PMI serta masyarakat, karena setiap tetes darah akan sangat berharga bagi yang membutuhkan”, tambahnya.

    Sementara itu, Zulmiron selaku Koordinator Aksi Kegiatan Donor Darah menyampaikan apresiasinya kepada pihak TNI AU dalam hal ini Lanud Rsn atas keikhlasan dan keikutsertaannya dalam kegiatan donor darah ini.

    “Kami melihat partisipasi dari pihak TNI, termasuk TNI AU di Pekanbaru ini sangat besar sekali terkait dengan aksi sosial, untuk itu kami mengucapkan terima kasih, dan berharap kedepannya, TNI termasuk TNI AU akan semakin jaya dan semakin dekat dengan masyarakat”, tambahnya.

  • PIA AG Lanud Roesmin Nurjadin Beri Vitamin A

    Bersamaan dengan kegiatan Posyandu rutin, PIA AG cabang 12/D.I Lanud Rsn melaksanakan pemberian vitamin A yang berlangsung di Posyandu Cendrawasih Lanud Rsn, Senin (19/2).

    Vitamin ini diberikan langsung oleh Ketua PIA AG Cab. 12/D.I Lanud Rsn Ny. Melania Age Wiraksono yang didampingi para pengurus.

    Menurut Ketua PIA AG Lanud Rsn, kegiatan pemberian vitamin A ini dilaksanakan secara rutin setiap enam bulan sekali kepada bayi dan balita dari para anggota Lanud Rsn.

    “Pada kegiatan kali ini, dilaksanakan pemberian vitamin A kepada 87 anak, yang terdiri dari bayi, balita serta murid TK Angkasa”, lanjut Ny. Melania Age Wiraksono.

    Ditambahkannya, pemberian vitamin A ini sangat terkait dengan upaya peningkatan kualitas bayi dan balita dari para anggota Lanud Rsn, sehingga mereka dapat terhindar dari bahaya penyakit kebutaan permanen.

    “Semoga dengan adanya pemberian vitamin A ini akan meningkatkan kualitas serta memenuhi kebutuhan kesehatan bayi dan balita dari para anggota, terutama pada kesehatan mata”, tutup Ny. Melania Age Wiraksono.

  • Personel Lanud Roesmin Nurjadin Berlatih Survival

    Lanud Roesmin Nurjadin menggelar Latihan Survival dengan sandi “Lancang Kuning-18” yang telah ditutup secara langsung oleh Danlanud Rsn Marsma TNI T.B.H. Age Wiraksono, S.I.P., M.A., Sabtu (10/2).

    “Sebanyak 36 personel dari Lanud Rsn berlatih survival selama dua hari sejak Jum’at (9/2) lalu, dengan lokasi di Danau Buatan, Rumbai, Pekanbaru”, ujar Danwing 6, selaku Direktur Latihan Kolonel Pnb Radar Soeharsono.

    Danwing juga menyampaikan, sebelum pelaksanaan kegiatan latihan, para peserta juga sudah mendapatkan pembekalan materi mengenai bagaimana cara mempertahankan hidup baik di darat maupun di laut, yang akan diaplikasikan saat latihan.

    “Total personel yang terlibat dalam kegiatan latihan ini sendiri berjumlah 150 orang, yang terdiri dari para peserta, pelatih dan komando latihan”, tambahnya.

    Sementara itu Danlanud Rsn Marsma TNI T.B.H. Age Wiraksono, S.I.P., M.A., menyampaikan bahwa di saat bertugas tidak tertutup kemungkinan akan menghadapi sebuah kondisi darurat atau emergency yang mengharuskan diri untuk dapat mengatasinya serta mempertahankan hidup.

    ”Untuk itulah latihan ini dilaksanakan, agar para personel dapat me-refresh kembali pengetahuan basic atau dasar mengenai hal-hal apa saja yang harus diketahui agar dapat survive”, tambah Danlanud.

    “Saya ucapkan selamat kepada para peserta yang telah menyelesaikan latihan, banyak pengetahuan yang sudah di refresh kembali selama kegiatan, untuk itu kepada para peserta tolong tanamkan dalam diri apa yang sudah di dapat, kemudian karena ilmu survival bukanlah ilmu statis, terus perkayalah pengetahuan diri tentang survival dari literatur lain”, lanjut Danlanud.

    Dalam kesempatan ini Danlanud juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pelatih, pendukung dan panitia latihan, atas usaha dan kerja kerasnya sehingga latihan dapat  berjalan dengan berhasil dan sukses.

    “Namun review dan evaluasi tetap harus dilaksanakan, melihat apa kelebihan dan kekurangan saat latihan serta hal apa saja yang dapat dikembangkan selanjutnya, sehingga latihan ini akan menjadi lebih dinamis dan lebih baik di masa depan”, tutupnya.

  • Tim Kemhan dan TNI AU Tinjau Lahan Pembangunan RS TNI AU di Lanud Rsn

    Tim dari Kementerian Pertahanan (Kemhan) yang dipimpin oleh Dirkes Ditjen Kuathan Kemhan Laksma TNI dr. Arie Zakaria, Sp.OT., serta TNI AU yang diwakili Letkol Kes Taufik dari Dinas Kesehatan TNI AU (Diskesau) meninjau tanah pencadangan yang telah dibebaskan oleh Lanud Roesmin Nurjadin, guna pembangunan Rumah Sakit TNI AU Lanud Rsn, Sabtu (3/2).

    Danlanud Rsn Marsma TNI T.B.H. Age Wiraksono, S.I.P., M.A., didampingi para pejabat Lanud Rsn menyambut langsung kedatangan tim di Lobi Mako Lanud Rsn.

    Kedatangan tim ini merupakan tindak lanjut dari pembebasan lahan warga di tahap pertama, yang dilakukan pada tahun 2017 lalu saat kepemimpinan Marsma TNI Henri Alfiandi, dimana lebih dari 8000 meter persegi lahan warga di tanah pencadangan yang sudah dibebaskan.
     
    Sejak dibebaskannya lahan warga tersebut, telah dilaksanakan dua kali peninjauan oleh tim dari Kemhan dan TNI AU untuk merealisasikan pembangunan Rumah Sakit ini, yang rencananya akan dimulai pada tahun ini.

    Sesuai dengan arahan Panglima TNI  Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., dan Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E.,M.M., bahwa disamping sebagai penjaga kedaulatan negara Indonesia, keberadaan TNI AU juga untuk masyarakat di sekitarnya.

    “Untuk itu, rumah sakit yang nantinya akan memiliki tiga lantai dan mampu menampung sampai 150 pasien rawat inap ini dibangun di lokasi yang berada di sekitar pos jaga Lanud yang berada di persimpangan jalan Rambutan dan jalan Adisucipto, sehingga masyarakat umum dapat lebih mudah mengaksesnya karena letaknya lebih strategis dan berdekatan dengan lingkungan warga”, ujar Danlanud.

    Dengan dibangunnya rumah sakit ini, Danlanud berharap akan memberikan banyak manfaat serta meningkatkan pelayanan kesehatan baik bagi warga Lanud Rsn sendiri maupun warga masyarakat sekitarnya.

    Danlanud Rsn juga sangat berterima kasih kepada Gubernur Riau beserta perangkat Pemprov dan segenap anggota DPRD provinsi Riau, atas atensi, dukungan dan bantuan dana yang digunakan dalam pembebasan lahan warga di kawasan tanah pencadangan TNI AU guna pembangunan RS TNI AU.

  • Siswa SD Angkasa Lanud Rsn Imunisasi Difteri

    Menindaklanjuti program pemerintah berupa Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS), PIA Ardhya Garini cabang 12/D.I Lanud Roesmin Nurjadin bekerja sama dengan Puskesmas Simpang Tiga menggelar kegiatan Imunisasi Difteri Tentanus (DT) dan Tetanus Difteri (TD) bagi siswa-siswi SD Angkasa Lanud Rsn, Kamis (1/2).

    “Kegiatan ini dilakukan sesuai dengan himbauan pemerintah, dimana beberapa waktu lalu telah terjadi Kejadian Luar Biasa (KLB) penyakit difteri, untuk itu sebagai langkah pencegahan terhadap hal tersebut dilakukan imunisasi kepada siswa dan siswi SD Angkasa Lanud Rsn”, ujar Ketua PIA AG cabang 12/D.I Lanud Rsn Ny. Melania Age Wiraksono.

    Ditambahkan Ny. Age Wiraksono, saat ini yang mendapatkan imunisasi adalah siswa dan siswi dari kelas I dan II SD Angkasa, namun nantinya secara bertahap seluruh siswa dan siswi SD Angkasa dan TK Angkasa akan mendapatkan imunisasi yang sama.

    Di tempat yang sama, Kepala Sekolah SD Angkasa Bayu Riadi, S.T., menyampaikan bahwa jumlah siswa yang diimunisasi pada tahap pertama adalah sebanyak 88 orang.

    “Diharapkan melalui kegiatan imunisasi ini akan menambah kekebalan tubuh anak-anak dan dapat mencegah mereka terjangkit penyakit difteri”, tutupnya.

  • Keluarga Besar Lanud Rsn dan Warga Sekitar Laksanakan Shalat Gerhana

    Keluarga besar Lanud Roesmin Nurjadin dan Yonko 462 Paskhas bersama dengan warga sekitar, mulai dari anak-anak hingga dewasa memadati Masjid Amrullah Lanud Rsn untuk melaksanakan Shalat Gerhana, Rabu (31/1).

    Menurut Kabintal Lanud Rsn Letkol Sus H.M. Zukri, S.Ag., fenomena gerhana bulan yang terjadi pada saat ini merupakan bukti dari kekuasaan dan kebesaran Allah SWT yang ditunjukkan kepada seluruh umat-Nya.

    “Hanya Allah SWT lah yang mampu menjadikan ini, sehingga kita harus memaknai ini sebagai kebesaran Allah SWT dan diharpkan dapat memperkokoh serta meningkatkan keimanan kita semua terhadap Allah SWT”, lanjutnya.

    Senada dengan Kabintal, Ustadz Drs. Ruslan Bahrun dalam ceramahnya mengatakan bahwa terjadinya gerhana bulan ini adalah sebuah hal yang jarang terjadi, untuk itu harus dimaknai sebagai kuasa dari Allah SWT.

    “Mudah-mudahan dengan dilaksanakannya shalat gerhana ini akan semakin menambah iman kita semua, selain itu juga bertambah berkah dan rahmat dari Allah SWT”, lanjutnya.

    Menutup seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan doa bersama yang dipimpin oleh ustadz Drs. Ruslan Bahrun.

  • Wasrik Itjenau di Lanud Rsn

    Bertempat di Ruang Yudisthira Lanud Roesmin Nurjadin, dilaksanakan entry briefing kegiatan pengawasan dan pemeriksaan (Wasrik) oleh tim Itjenau yang dihadiri oleh Danlanud Rsn Marsma TNI T.B.H. Age Wiraksono, S.I.P.,M.A bersama para pejabat dan staf Lanud, Senin (29/1).

    Dalam sambutannya Danlanud Rsn menyampaikan ucapan terima kasih atas kedatangan tim Wasrik Itjenau di Lanud Rsn, karena tim Wasrik merupakan partner bagi sebuah satuan dalam memperbaiki diri, apabila nantinya ditemukan hal-hal yang belum berjalan sesuai dengan prosedur atau aturan yang ada.

    “Kami akan terbuka dengan segala masukan, saran serta koreksi yang akan diberikan oleh tim nantinya, karena semua hal tersebut akan berguna untuk kemajuan Lanud Rsn sendiri dalam pelaksanaan tugasnya”, tambah Danlanud.

    Lebih lanjut Danlanud mengatakan kepada seluruh pejabat dan staf Lanud untuk dapat memberikan data serta informasi secara akurat dan terbuka, sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan  lancar.

    Sementara itu Irbinsumda Itjenau Marsma TNI Bebas Irianto, S.H., dalam sambutannya yang dibacakan Kolonel Pnb Mujianto, S.T., M.Tr (Han) selaku ketua tim, menyampaikan bahwa Itjenau sebagai pengawas internal dalam melaksanakan wasrik bertujuan untuk membantu satuan dalam meningkatkan kinerja agar menjadi lebih baik ke depannya.

    Lebih lanjut dikatakan Irbinsumda Itjenau, tujuan lainnya adalah hasil temuan wasrik nantinya diharapkan dapat dijadikan sebagai umpan balik dalam penyusunan dan pelaksanaan program kerja Lanud Rsn di masa datang.

    “Untuk itu, guna mendapatkan temuan hasil pemeriksaan yang bermutu, bersifat strategis, dapat dipertanggung jawabkan serta dapat dijadikan bahan masukan bagi pimpinan TNI AU dalam menentukan kebijakan selanjutnya, saya mengharapkan kepada Komandan Lanud dan staf dapat memberikan informasi dan data secara akurat detil dan terbuka, disampaikan apa adanya kepada tim wasrik”, tutupnya.