Author: Lanud RSN

  • Jelang Idul Fitri, Lanud Rsn Salurkan Zakat Fitrah


    Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Ronny Irianto Moningka,S.T.,M.M., yang diwakili Kepala Dinas Logistik Letkol Tek Dwi Wihananto, S.E., menyerahkan secara simbolis Zakat Fitrah kepada yang berhak menerimanya di Masjid Amrullah Lanud Rsn, Senin (3/6/19).

    Letkol Tek Dwi Wihananto, menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh keluarga besar Lanud Rsn yang telah mengumpulkan zakat fitrahnya kepada Panitia Amil Zakat sehingga Lanud Rsn bisa mengadakan acara seperti ini.

    “Salurkan zakat fitrah dengan optimal dan betul-betul dapat dirasakan oleh yang berhak menerimanya tentunya sesuai dengan aturan Islam itu sendiri, saya yakin zakat fitrah memiliki manfaat yang luar biasa khusunya bagi fakir miskin, ucap Kadislog.

    Sedangkan ketua Panitia Amil Zakat Letkol Sus Edison, S.Ag.,juga sebagai Kabintal mengatakan,bahwa volume Muzaki (orang yang berzakat) tahun ini ada peningkatan hal ini dapat dilihat dari rekapitulasi laporan Mustahik (penerima) dengan total 700 jiwa (uang :Rp.30 juta).

    “Zakat akan kami salurkan kepada orang-orang yang berhak menerimanya, sehingga zakat betul-betul disalurkan sesuai dengan tuntunan agama, zakat fitrah akan disalurkan beberapa panti asuhan yang ada di Pekanbaru dan para dhuafa disekitar lanud RSN, ucap Edison.

  • Kadislog Rsn Hadiri Upacara Memperingati Hari Lahir Pancasila

     

    Kepala Dinas Logistik Lanud Roesmin Nurjadin Letkol Tek Dwi Wihananto, S.E., mewakili Danlanud Rsn dalam rangka upacara memperingati Hari Lahir Pancasila di depan Kantor Gubernur Provinsi Riau, Sabtu (1/6/19).

    Gubernur Provinsi Riau H.Syamsuar sebagai inspektur upacara membacakan amanah Plt. Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) mengatakan, sebagaimana yang sudah kita ketahui semua bahwa kondisi geografis yang memposisikan wilayah Indonesia sebagai negara kepulauan makin memperkokoh konsep dan keyakinan akan tanah air Indonesia kesatuan gugusan pulau yang berada di antara 2 samudara Pasifik dan Hindia serta di antara dua benua, Asia dan Australia, meneguhkan bahwa kita sebagai bangsa memiliki ruang hidup tanah air sebagai satu kesatuan. Ada relasi dan perpaduan antara Darat dan laut yang saling menguatkan sebagaimana dalam konsep wawasan Nusantara. Di wilayah Nusantara tumbuh flora dan fauna yang beragam. Keberagaman secara natural merupakan karakteristik dari keindoneaiaan . Demikian pula secara anthropologis dan sosiologis keberagaman ras, ethnis, agama, kepercayaan dan budaya yang ada di Indonesia sudah ada sejak masa pra aksara hingga sekarang.Kita Indonesia hidup dan bahagia dalam keberagaman.

    “Pancasila sebagai dasar negara idieologi negara dan pandangan hidup bangsa yang digali oleh para pendiri bangsa merupakan suatu anugerah yang tiada tara dati Tuhan Yang Maha Esa buat Bangsa Indonesia. Walaupun kita sebagai bangsa masih belum secara sempurna berhasil merealisasikan nilai-nilai Pancasila,kita akui bahwa eksistensi keindonesiaan baik sebagai bangsa maupun sebagai negaramasih dapat bertahan hingga kini berkat Pancasila”, ujar Plt BPIP.

    Selanjutnya Plt. Kepala BPIP Hariyono mengatakan, melalui peringatan hari kelahiran Pancasila 1 Juni 2019, Pancasila perlu dijadikan sebagai sumber inspirasi “politik harapan” dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Kita semua harus terus menerus secara konsisten merealisasikan Pancasila sebagai dasar negara, ideologi negara dan pandangan dunia yang dapat membawa kemajuan dan kebahagiaan seluruh Bangsa Indonesia. Kita bersatu bersatu membangun bangsa untuk merealisasika tatanan kehidupan masyarakat yang rukun, damai, adil dalam kemakmuran dan makmur dalam keadilan. Kita Indonesia kita Pancasila”, ujar Plt.Kepala BPIP.

    Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila berjalan dengan hikmat, aman dan lancar dihadiri oleh mewakili Forkopimda, Pejabat dilingkungan Pemrov.,dan undangan sedangkan pasukan upacar berasal dari AD, AL, AU dan Polri serta ASN dijajaran Pemrov.

  • Umat Kristen Lanud Rsn Ibadah Ucapan Syukur Dan Umat Katolik Ibadah Penutupan Bulan Rosario


    Umat Kristen Lanud Roesmin Nurjadin lakukan ibadah ucapan syukur di Gereja Oikumene sedangkan Umat Katolik melaksanakan Ibadah penutupan Bulan Rosario bertempat di Gedung Sekolah Minggu Gereja Oiekumene Lanud Roesmin Nurjadin, pada waktu yang bersamaan, Kamis (30/5/19).

    Pada Ibadah Ucapan Syukur, Pelayanan Firman Tuhan yang disampaikan oleh Pendeta Lasma Rohani Tambunan,S.Th.,mengajarkan, sebagai hamba Tuhan haruslah kita bisa menjadi utusan Kristus (Lukas 10:1-11;17-20) “Tuhan Yesus mengutus tujuh puluh murid”.

    “Sebagai utusan Kristus kita harus mampu, menyadari penuh bahwa kita adalah utusan Kristus. (Ay 1,2), menyadari penuh akan urgency penginjilan (Ay 3), percaya sepenuhnya kepada pemeliharaan Tuhan (Ay 4) dan bersukacita karena nama kita terdaftar di sorga (Ay 20), ujar Pdt Tambunan.

    Kemudian pada Ibadah penutupan bulan Rosario yang dipimpin Pastor Otello Pancani SX dengan kotbah tentang mengungkapkan sukacita dengan cara yang sederhana dan mengucap syukur melalui doa yang sederhana juga , dengan pembacaan Injil dari Lukas 1:39-56.

    Hadir dalam ibadah ucapan syukur Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Ronny Irianto Moningka, S.T.,M.M., beserta keluarga dan seluruh Umat Kristiani Lanud RSN, Yonko 462 Paskhas dan Pazam.

    Kegiatan Ibadah berjalan dengan aman, lancar dan hikmat.

  • Danlanud Rsn Pimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila


    Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Ronny Irianto Moningka,S.T.,M.M., pimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2019 di Apron Baseops Lanud Rsn, Sabtu (1/6/19).

    Dalam sambutan Plt. Kepala BPIP ( Badan Pembinaan Ideologi Pancasila) yang dibacakan oleh Danlanud RSN Marsma TNI Ronny Irianto Moningka mengatakan, bahwa Pancasila sebagai dasar ideologi negara dan pandangan hidup bangsa  yang digali oleh para “pendiri bangsa” merupakan suatu anugerah Tuhan Yang Maha Esa buat Bangsa Indonesia . Walaupun kita sebagai bangsa masih belum secara sempurna berhasil merealisasikan nilai -nilai Pancasila, kita akui bahwa eksistensi keindonesiaan baik sebagai bangsa maupun sebagai negara masih dapat bertahan hingga kini berkat Pancasila.

    “Pancasila sebagai suatu keyakinan dan pendirian yang asasi harus terus diperjuangkan. Keberagaman kondisi geografis, flora, fauna hingga aspek anthropologis hanya dapat dirajut dalam bingkai kebangsaan yang inklusif. Proses internalisasi sekaligus pengamalan nilai-nilai Pancasila harus dilakukan secara terus menerus. Pancasila harus tertanam dalam hati yang suci dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari”, ujar Plt.Kepala BPIP.

    Selanjutnya dalam sambutannya Plt. Kepala BPIP mengatakan, Dalam konteks itulah sesuai dengan pesan Presiden Jokowi bahwa memperingati dan merayakan hari kelahiran Pancasila setiap tanggal 1 Juni merupakan suatu keniscayaan. Pertama, kita berusaha mengenang dan merefleksikan momentum sejarah dimana pendiri bangsa berhasil menggali nilai-nilai fundamental Bangsa Indonesia sebagai dasar negara sehingga 2 bangsa nusantara yang beragam dapat bersatu dan menyatu sebagai satu bangsa. Sebagai bangsa besar kita tidak akan meninggalkan sejarah, apa yang oleh Bung Karno disebut “Jas Merah” untuk menghormati jasa pendiri bangsa sekaligus meneguhkan komitmen terhadap ideologi negara itulah kita memperingati hari kelahiran Pancasila sebagi salah satu kebanggaan nasional (national pride). Kedua, dengan merayakan hari kelahiran Pancasila kita bangun kebersamaan dan harapan untuk menyonsong kehidupan berbangsa dan bernegara yang lebih baik. Pancasila sebagai “weitstars dimanis” bintang penuntun mengandung visi dan misi orientasi, arah perjuangan dan pembangunan bangsa kedepan, sebagai energi positif bangsa, Pancasila terus memberikan harapan untuk masa depan, khususnya dalam merealisasikan visi dan misi Bangsa Indonesia.

    “Melalui peringatan hari kelahiran Pancasila 1 Juni 2019, Pancasila perlu dijadikan sebagai sumber inspirasi “politik harapan” dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Kita semua harus terus menerus secara konsisten merealisasikan Pancasila sebagai dasar negara, ideologi negara dan pandangan dunia yang dapat membawa kemajuan dan kebahagiaan seluruh Bangsa Indonesia. Kita bersatu bersatu membangun bangsa untuk merealisasika  tatanan kehidupan masyarakat yang rukun, damai, adil dalam kemakmuran dan makmur dalam keadilan. Kita Indonesia kita Pancasila”, ujar Plt.Kepala BPIP.

    Upacara peringatan hari lahir Pancasila dihadiri oleh Para Kadis, Dansat, perwira dan para peserta upacara lainya.

  • Danlanud Rsn Serahkan 1.482 Bingkisan Lebaran

    Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Ronny Irianto Moningka,S.T.,M.M., menyerahkan 1.482 bingkisan lebaran Hari Raya Idul Fitri 1440 H/2019 M dan diterima secara simbolis tiap-tiap perwakilan dari Satuan masing-masing, di Shalter Charlie Lanud RSN. Rabu (29/5/19)

    Komandan Lanud Rsn Marsma TNI Ronny Irianto Moningka menyampaikan, bingkisan lebaran yang diberikan ini, sebagai tanda syukur kita kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas limpahan rahmat dan karunia-Nya, tanda syukur tersebut maka bingkisan lebaran kita nikmati bersama keluarga.

    “Disamping itu juga merupakan bentuk perhatian dan penghargaan pimpinan, karena anggota telah melaksanakan tugas dengan baik walaupun bagi umat Islam dalam keadaan berpuasa”, ucap Danlanud Rsn.

    Selanjutnya Danlanud Rsn mengatakan, semoga bingkisan lebaran ini dapat meringankan kebutuhan anggota dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri 1440 H/2019 M, dan memberikan manfaat bagi seluruh anggota beserta keluarga,” kata Danlanud.

    Bingkisan lebaran tersebut diterima dengan senang dan bahagia bagi seluruh personel Lanud RSN, Yonko 462 Paskhas, Pazam dan SBK (Satelit Bumi Kecil).

  • Danlanud Rsn Pimpin Apel Khusus Menjelang Lebaran


    Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Ronny Irianto Moningka,S.T.,M.M., pimpin apel khusus menjelang lebaran Idul Fitri tahun 1440 H/2019 M di Shalter Charlie Lanud Roesmin Nurjadin, Rabu (29/5/19).

    Dalam sambutanya, Danlanud Rsn Marsma TNI Ronny Irianto mengatakan, perhatikan tanggal berapa berangkat dan tanggal berapa kembali, cuti yang sudah diatur baik sebelum maupun sesudah harus dipatuhi sesuai dengan aturan yang berlaku, jangan sampai ada anggota yang melanggar aturan tersebut, apabila sewaktu-waktu dibutuhkan anggata harus siap dipanggil. Kepada Kamhanlan agar bisa mengatur kekuatan personel yang ada.

    Selanjutnya Danlanud Rsn Marsma TNI Ronny mengajak bagi yang melaksanakn cuti lebaran agar menfaatkan dukungan lebaran seperti pesawat TNI AU agar bisa mengurangi waktu perjalanan dan selalu koordinasi dengan Ruops atau DAAU, dan begitu juga yang menggunakan kendaraan roda empat dan roda dua, perhatikan kesiapan kendaraan seperti mesin, ban jangan sampai gundul dan kelengkapan lainnya, karena perjalanan membutuhkan waktu yang lama agar perjalanan terasa nyaman dan aman, jaga keselamatan dalam berkendaraan yang terpenting kita harus hati-hati agar keselamatan keluarga terpenuhi.

    “Saya tegaskan lagi perhatikan keamanan kantor dan perumahan jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan seperti terjadi kebakaran yang dapat merugikan kita sendiri, pastikan kantor dan rumah dalam keadaan aman”, ucap Danlanud.

    Kemudian Danlanud Rsn Marsma TNI Ronny berpesan kepada para penerbang, sesuai arahan pimpinan bahwa hari ini adalah terakhir mengoperasikan pesawat dalam menghadapi lebaran, personel Skadron-Skadron tetap semangat dan ikuti prosedur yang berlaku, para penerbang maupun teknisi tetap fokus terhadap tugasnya dan laksanakan penuh tanggung jawab.

    Diakhir sambutannya Danlanud Rsn mengatakan,sampaikan salam hormat saya kepada keluarga, selamat Hari Raya Idul Fitri 1440 H/2019 M mohon maaf lahir dan bathin.

    Dalam apel khusus tersebut dihadiri oleh seluruh personel Lanud Rsn, Yonko 462 Paskhas, Pazam dan SBK (Satelit Bumi Kecil).

  • Danlanud Rsn Hadiri Apel Gelar Pasukan Ops Ketupat Muara Takus 2019

    Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Ronny Irianto Monigka, S.T., M.M., menghadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Muara Takus 2019 Pengamanan Idul Fitri 1440 H yang dipimpin Wakil Gubernur Riau Brigjen TNI (Purn) Edy Afrizal Natar Nasution, bertempat di Halaman Kantor Gubernur Riau, Pekanbaru, selasa (28/5).

    Kegiatan ini juga dihadiri para Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) diantaranya Kapolda Riau Irjen Pol Widodo Eko Prihastopo, Danrem 031/WB Brigjen TNI Muhammad Fadjar, Kajati Riau Uung Abdul Abdul Syakur serta berbagai pihak terkait lainnya. Kapolri Jenderal Pol Prof. H.M Tito Karnavian. Ph.D.,dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Wagub Riau menyampaikan bahwa operasi ketupat 2019 ini, akan digelar selama 13 hari, mulai Rabu dini hari pada 29 Mei hingga 10 Juni 2019. Operasi Ketupat 2019 dilaksanakan bersamaan dengan penyelenggaraan tahapan Pemilu Tahun 2019. Hal tersebut membuat potensi kerawanan yang akan dihadapi dalam penyelenggaraan Operasi Ketupat Tahun 2019 semakin kompleks.

    “Sejalan dengan hal tersebut, berbagai gangguan terhadap stabilitas kamtibmas berupa aksi serangan teror, baik kepada masyarakat maupun kepada personel dan markas Polri; berbagai kejahatan yang meresahkan masyarakat, seperti pencurian, perampokan, penjambretan, begal, dan premanisme; aksi intoleransi dan kekerasan, seperti aksi sweeping oleh ormas; gangguan terhadap kelancaran dan keselamatan transportasi darat, laut, dan udara; permasalahan terkait stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok; dan bencana alam, tetap menjadi potensi kerawanan yang harus diantisipasi secara optimal dalam Operasi Ketupat 2019,” kata Wagub. Operasi Ketupat 2019 akan diselenggarakan di seluruh 34 Polda dengan 11 Polda prioritas. Yaitu Polda Metro Jaya, Polda Jawa Barat, Polda Jawa Tengah, Polda DIY, Polda Jawa Timur, Polda Banten, Polda Lampung, Polda Sumatra Selatan, Polda Sulawesi Selatan, Polda Bali, dan Polda Papua.

    Operasi akan melibatkan 160.335 personel gabungan, terdiri atas 93.589 personel Polri, 13.131 personel TNI, 18.906 personel Kementerian dan Dinas terkait, 11.720 personel Satpol PP, 6.913 personel Pramuka, serta 16.076 personel organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan. Kemudian akan digelar 2.448 Pos Pengamanan, 764 Pos Pelayanan, 174 Pos Terpadu, dan 12 lokasi check point sepeda motor, pada pusat aktivitas masyarakat, lokasi rawan gangguan kamtibmas, serta lokasi rawan gangguan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas. Objek pengamanan dalam Operasi Ketupat Tahun 2019, antara lain berupa 898 terminal, 379 stasiun kereta api, 592 pelabuhan, 212 bandara, 3.097 pusat perbelanjaan, 77.217 masjid, dan 3.530 objek wisata.

    Usai pelaksanaan Apel Gelar Pasukan Wagub beserta Forkopimda Riau ikut memusnahan Barang Bukti Narkoba dan Minuman Keras dengan rincian Sabu-sabu 15.448,63 KG, Ekstasi 15.565 Butir, Happy Five 14.480 Butir dan Ganja 999,67 Gram serta Miras 3.140 Botol.

  • Danlanud Rsn: Tingkatkan Rasa Empati Serta Kepedulian Sosial

    Komandan Pangkalan Udara Roesmin Nurjadin Marsma TNI Ronny Irianto Moningka,S.T.,M.M. beserta para pejabat dan Anggota Lanud Rsn mengundang anak yatim piatu  untuk berbagi berkah selama bulan Suci Ramadhan dengan menggelar buka bersama bertempat di Gedung Serba Guna (GSG) Lanud Rsn, Senin (27/5).
     
    Selain Danlanud beserta jajaran Rsn buka bersama ini juga dihadiri EGM Angkasa pura II, Kepala Kantor SAR, Kepala LPPNPI ( Airnav), Kepala BMKG, Kalaksa BPBD, Camat Marpoyan Damai, Lurah Maharatu, Lurah Sidomulyo Timur,   para pensiunan, insan media dan juga dihadiri oleh Ketua Yasarini Cabang Lanud Roesmin Nurjadin bersama guru-guru Sekolah Angkasa.

    Pada sambutannya Danlanud Rsn Menyampaikan, disamping rasa syukur kita kepada tuhan yang maha kuasa, kegiatan buka puasa bersama ini, dapat  mempererat dan memperkuat jalinan  silaturahmi diantara kita.

    “Dengan kegiatan seperti ini juga semakin dapat meningkatkan rasa empati serta kepedulian sosial kita, dikarenakan kita juga berbuka bersama dengan anak yatim piatu, sehingga kita saling  berbagi rezeki dengan sesama hamba tuhan”, lanjut Danlanud Rsn.

    Di akhir sambutannya Danlanud Rsn mengatakan dalam kesempatan ini juga, saya ingin mengajak kepada seluruh yang hadir disini untuk lebih meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan, serta selalu mengamalkan petunjuk-petunjuk dan menjauhi larangan-larangan-nya, agar kita dapat menjadi insan-insan berkualitas  yang profesional, militan dan inovatif.


    Selanjutnya Al-Ustadz H.Bakhtiar Nasution dalam ceramahnya mengatakan, sebagai insan ciptaan Allah SWT, menjadi kewajiban bagi kita untuk bersyukur kemudian kita aplikasikan melalui amal perbuatan dan perkataan.

    “Kemudian Puasa akan membentuk kepribadian yg baik tidak akan mudah terprofokasi oleh berita-berita yang bisa merusak keluarga dan masyarakat, oleh karena itu laksanakan puasa dengan ikhlas untuk mendapat keridhoan Allah SWT”,ujar al-Ustadz

    Buka puasa diawali dengan pembacaan ayat kursi Al-quran oleh Sertu M. Ritonga, Serda Nurhadi, Pns Ahmad Syukri dan saritilawah Serda Dika, setelah acara buka puasa dilanjutkan dengan sholat magrib berjamaah serta makan malam.  
     
    Di akhir kegiatan Komandan Lanud Rsn juga memberikan  tali asih kepada guru-guru Sekolah Angkasa, Insan Media dan anak- anak yatim piatu dan dilanjutkan foto bersama.