Author: Lanud RSN

  • Skadron Udara 12 Gelar Latihan Terbang Malam

    Setelah Skadron udara 16 melaksanakan latihan terbang malam, kali ini Skadron Udara 12 Lanud Roesmin Nurjadin juga menggelar latihan yang sama sebagai bagian dari peningkatan kemampuan dan keahliannya, sejak Selasa (13/3).

    Danskadron Udara 12 Letkol Pnb Adhi Safarul Akbar mengatakan, latihan yang melibatkan seluruh alutsista, penerbang serta ground crew ini akan berlangsung hingga Kamis (15/3) mendatang dengan area latihan di sekitar wilayah Lanud Roesmin Nurjadin.

    Ditambahkan Danskadron, selain meningkatkan kemampuan para penerbangnya, melalui latihan ini juga dapat dilihat tingkat kesiapan dari para ground crew serta alutsista yang dimiliki dalam rangka menunjang pelaksanaan tugas.

    Sementara itu, Danlanud Rsn Marsma TNI T.B.H. Age Wiraksono, S.I.P., M.A., menyampaikan bahwa sebagai seorang penerbang, para penerbang harus memiliki kualifikasi untuk dapat melaksanakan tugasnya baik di siang ataupun malam hari, untuk itulah latihan ini dilaksanakan

    “Latihan ini merupakan bagian dari pentahapan untuk menciptakan penerbang-penerbang tempur yang mahir dan handal, agar dapat menjalankan tugas yang diembannya dengan baik”, lanjut Danlanud.

    Tak lupa, Danlanud juga berpesan untuk selalu mengutamakan faktor safety, keamanan dan kewaspadaan, serta selalu berdoa memohon perlindungan Tuhan Yang Maha Kuasa agar seluruh rangkaian latihan dapat berjalan dengan aman, lancar dan tanpa kendala.

  • Casis Tamtama Lanud Rsn Laksanakan Tes Samapta

    Setelah dinyatakan lulus pada tes administrasi dan kesehatan tahap I, sebanyak 46 Calon Siswa (Casis) Tamtama PK Gelombang I T.A. 2018 di Lanud Roesmin Nurjadin mengikuti tes samapta yang berlangsung di GOR Andalan Lanud Rsn, Senin (12/3).

    Kasibinjaskemil Lanud Rsn Letkol Kes Budi Mulyata, S.Pd., mengatakan bahwa tes samapta yang dilakukan para Casis merupakan bagian dari serangkaian tes yang harus mereka ikuti dalam rangka seleksi penerimaan Casis Tamtama.

    “Apabila mereka dapat lulus dari tes ini, maka akan ada beberapa tes lagi yang harus mereka ikuti agar dapat lulus menjadi Casis Tamtama dari Lanud Rsn”, lanjutnya.

    Dalam kegiatan ini, tak lupa Kasibinjaskemil berpesan kepada seluruh Casis yang melaksanakan tes untuk memperhatikan faktor kesehatan serta mengetahui batasan kemampuan diri masing-masing, agar dapat melaksanakan tes dengan baik dan lancar.

    Dipimpin oleh Kasibinjaskemil Lanud Rsn, para Casis melaksanakan tes samapta meliputi tes samapta A yaitu lari selama 12 menit, kemudian samapta B yang terdiri dari push up, sit up, pull up dan shuttle run, yang dilanjutkan tes renang dan Postur.

    Jika para Casis dinyatakan lulus dari tes kesamaptaan, berikutnya mereka akan melaksanakan tahap seleksi selanjutnya yaitu penelitian personel (Litpers), screening POM, kesehatan tahap dua hingga Sidang Penentu Akhir Tingkat Daerah (Pantukhirda).

  • Skadron Udara 16 Ikuti Latihan Cope West 2018

    TNI AU dan United States Air Force (USAF) menggelar Latihan Bersama (Latma) dengan sandi “Cope West dan Spear Iron 2018” di Lanud Sam Ratulangi Manado.

    Latma ini sendiri secara resmi dibuka oleh Wakil Asisten Operasi (Waasops) Kasau Marsekal Pertama (Marsma) TNI Anang Nurhadi, S.E. dalam sebuah upacara militer di apron Lanud Sam Ratulangi Manado, Senin (12/3/2018).

    Dalam sambutannya Waasops Kasau yang juga sekaligus menjadi Direktur Latihan (Dirlat) menyampaikan bahwa latihan ini bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme dan kemampuan para prajurit TNI AU dan USAF.

    “Latihan ini juga sekaligus untuk meningkatkan hubungan dan kerjasama kedua Angkatan Udara khususnya dan kedua negara pada umumnya, yang sudah terjalin dengan baik selama ini”, tambah Waasops Kasau.

    Waasops Kasau juga meminta kepada peserta latihan untuk melaksanakan latihan dengan baik sesuai perencanaan, ikuti semua aturan dan prosedur yang berlaku, serta  utamakan keselamatan terbang dan kerja.

    Sementara itu, sebelum keberangkatan Skadron Udara 16 beberapa waktu lalu, Danlanud Rsn Marsma TNI T.B.H. Age Wiraksono, S.I.P., M.A., juga berpesan kepada seluruh personel yang terlibat untuk selalu mengutamakan faktor safety, kewaspadaan serta keamanan, baik untuk personel maupun alutsista yang digunakan, agar dapat mendukung pelaksanaan latihan bersama dengan baik, aman dan lancar hingga kembali nanti ke home base.

    Latihan ini akan berlangsung selama dua pekan kedepan dan didukung sekitar 300 personel, kemudian melibatkan 6 pesawat tempur F-16 Skadron Udara 16 Lanud Roesmin Nurjadin (Rsn) dari TNI AU, dan 6 pesawat dari 13th Fighter Squadron dari USAF yang ber-home base di Misawa Jepang.

  • Latihan Bersama “Manyar Indopura XVI/18” Selesai

    Latihan Bersama (Latma) “Manyar Indopura XVI/18” antara TNI AU dan RSAF secara resmi selesai yang ditandai dengan sebuah upacara penutupan di ruang Arjuna Lanud Roesmin Nurjadin, Senin (12/3).

    Mewakili TNI AU, Kadisops Lanud Rsn Selaku Direktur Latihan, Letkol Pnb Jajang Setiawan meyakini bahwa dari latihan yang telah dilaksanakan ini, banyak sekali pengetahuan serta pengalaman yang didapatkan oleh kedua Angkatan Udara.

    Lebih lanjut, atas nama TNI AU, Kadisops juga menyampaikan ucapan terima kasih serta apresiasi tinggi kepada seluruh peserta latihan atas partisipasinya sehingga seluruh rangkaian latihan dapat berjalan dengan baik dan lancar.

    Sementara itu, Exercise Director RSAF SLTC Sherman Ong, mengatakan bahwa Latihan Manyar Indopura merupakan ajang yang baik bagi para pesertanya untuk meningkatkan kemampuannya, saling belajar serta meningkatkan interoperability dalam melaksanakan misi seperti re-supply, medical evacuation serta Combat SAR.

    Ditambahkannya, selain itu, dari latihan ini juga akan memunculkan persahabatan baru, yang tentunya akan bertahan selama-lamanya.

    “Kami juga menyampaikan ucapan terima kasih atas seluruh dukungan yang telah diberikan oleh TNI AU dan juga Lanud Roesmin Nurjadin sehingga latihan ini dapat berjalan dengan baik”, lanjutnya.

    Baik Kadisops maupun Exdir RSAF sama-sama setuju bahwa yang terpenting dari latihan ini adalah akan mempererat dan memperkuat hubungan bilateral serta persahabatan yang telah terjalin, baik diantara kedua negara maupun kedua angkatan udaranya.    

    Latihan yang berlangsung sejak Senin (5/3) ini melibatkan satu helikopter EC 725 Caracal dari Skadron Udara 8 Lanud Atang Sendjaja Bogor serta dua pesawat helikopter Super Puma dari 125th Squadron RSAF, dan didukung tak kurang dari enam puluh personel baik dari TNI AU maupun RSAF.

    Selama berlatih, para personel dan alutsista yang terlibat melaksanakan beberapa latihan berhubungan misi Search and Rescue (SAR) seperti evakuasi medis, dropping logistic serta Combat SAR.

  • Danlanud Rsn Buka Riau Open Marching Competition 4


    Bertempat di GOR Tribhuana Pekanbaru, Danlanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI T.B.H. Age Wiraksono, S.I.P., M.A., secara resmi membuka Riau Open Marching Competition 4 GPMB Series 2018, Minggu (11/3).

    “Kegiatan kompetisi ini merupakan Program Rutin Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Drumb Band Indonesia (PDBI) Riau yang ditujukan untuk meningkatkan keterampilan dan menyatukan standar kualitas unit Drum Band dan Marching Band di Riau dan daerah-daerah lain di sekitarnya”, ujar Danlanud dalam sambutannya.

    Lebih lanjut Danlanud mengharapkan kepada seluruh peserta agar mampu menjadikan ajang prestasi ini sebagai penyeimbang dalam pembentukan karakter anak didik kita yang tentu saja harus berawal dari diri kita masing-masing sebagai Pembina, Pengurus, Pelatih maupun para orang tua yang mendampingi proses pembentukan anak didik nya masing masing.  

    “Besar harapan kita melalui rangkaian kegiatan ini, akan berkembang dan bertambah kemampuan SDM Pelatih, Pemain dan Pengurus serta Penggiat Drumband atau Marching Band di Riau khususnya dan Sumatera pada umumnya”, tutup Danlanud yang juga Ketua Umum Pengprov. PDBI Riau.
     
    Pada kompetisi yang memperebutkan Piala Bergilir Kemepora Riau dan Gubernur Riau ini mempertandingkan beberapa jenis perlombaan yaitu, Band Concert, Drum battle, Colour Guard Contest dan Individual Color Guard, yang diikuti tak kurang dari 850 peserta dari tingkat SD sampai dengan Universitas.

  • Lanud Roesmin Nurjadin Deklarasi Anti Narkoba

    Bertempat di Apron Baseops Lanud Roesmin Nurjadin, Danlanud Rsn Marsma TNI T.B.H. Age Wiraksono, S.I.P., M.A., didampingi Ketua PIA AG cabang 12/D.I Lanud Rsn Ny. Melania Age Wiraksono beserta warga Lanud Rsn melaksanakan deklarasi Anti Narkoba, Jum’at (9/3).

    Turut hadir dalam deklarasi ini, pejabat dan personel Lanud Rsn, kemudian pengurus PIA AG cabang 12/D.I Lanud Rsn serta siswa dan siswi dari SD Angkasa Lanud Rsn.

    Danlanud Rsn menyampaikan bahwa narkoba itu adalah musuh yang harus diperangi bersama, karena narkoba merupakan sebuah hal yang tak hanya merugikan diri sendiri, dan lingkungan, namun juga dapat menghancurkan bangsa.

    “Sekali mencoba narkoba, maka akan terjerat masuk ke dalam perangkapnya, oleh karena itu jangan sekali-kali berkeinginan untuk mencoba atau bahkan menggunakan narkoba”, tegas Danlanud.

    Danlanud juga berpesan agar kita semua perduli terhadap kondisi dan keadaan di sekeliling kita, agar dapat bersama-sama mencegah pengaruh narkoba, karena ini adalah tanggung jawab kita bersama.

    Sementara itu, Ketua PIA AG Lanud Rsn, Ny. Melania Age Wiraksono mengatakan bahwa generasi muda harus jauh dari narkoba, karena mereka adalah generasi penerus bangsa di masa depan.

    “Jauhi Narkoba, agar para generasi muda dapat berprestasi dan memiliki masa depan yang cerah, sehingga dapat membangun bangsa”, ujarnya.

  • Lanud Rsn Laksanakan Latihan Kamhanlan

    Lanud Roesmin Nurjadin mendapatkan informasi intelijen bahwa akan ada sekelompok musuh yang akan menyusup serta mensabotase Lanud Roesmin Nurjadin.

    Atas dasar informasi tersebut, maka Lanud Rsn menyiapkan kompi taktis untuk melaksanakan kegiatan patroli dan pengintaian terhadap kelompok musuh tersebut. Setelah didapatkan lokasi serta jumlah pasti dari musuh, maka kompi taktis Lanud melaksanakan koordinasi untuk melakukan penyergapan.

    Tepat di waktu yang ditentukan, maka para personel yang tergabung dalam kompi taktis melakukan penyerbuan ke kubu musuh, dan alhirnya musuh pun dapat dilumpuhkan.  

    Ini bukanlah situasi yang nyata, namun hanya skenario dari Latihan Pengamanan dan Pertahanan Pangkalan yang digelar oleh Lanud Roesmin Nurjadin guna meningkatkan kemampuan dan kesiapsiagaan personelnya, Jum’at (9/3).

    Kadisops Lanud Rsn Letkol Pnb Jajang Setiawan, mengatakan latihan ini bertujuan untuk melatih kemampuan personel dalam mempertahankan dan mengamankan Lanud Rsn dari adanya ancaman ataupun gangguan baik yang berasal dari dalam maupun luar.

    “Selain itu juga untuk menguji Prosedur Tetap (Protap) mengenai Kamhanlan yang dimiliki oleh Lanud Rsn”, tambahnya.

    Latihan dengan sandi “Hanlan-18” ini sendiri dilaksanakan di wilayah Lanud Rsn, kemudian melibatkan 108 orang yang terdiri dari para pelaku, pelatih, staf Kolat serta pendukung.

    Diharapkan melalui latihan ini, kemampuan dan kesiapsiagaan personel Lanud Rsn dalam melaksanakan pengamanan dan pertahanan pangkalan akan selalu terjaga dan meningkat, sehingga dapat menjaga wilayah Lanud Rsn dari adanya kemungkinan ancaman atau gangguan yang dapat menghambat pelaksanaan tugas Lanud Rsn.

  • Personel Lanud Rsn Ikuti Apel Siaga Satgas Karhutla Riau


    Personel Lanud Roesmin Nurjadin bersama-sama dengan prajurit TNI-Polri di Pekanbaru, Manggala Agni, BPBD Riau dan jajaran serta seluruh unsur terkait mengikuti Apel Siaga Satgas Karhutla Riau yang dipimpin oleh Plt. Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim di Halaman Kantor Gubernur Riau, Jum’at (9/3).

    Dalam amanatnya, Plt. Gubri meminta seluruh jajaran Satgas Karhutla untuk dapat bekerja secara maksimal dalam melaksanakan pencegahan kebakaran hutan dan lahan, agar Riau bebas asap.

    Plt Gubri juga meminta agar seluruh unsur di dalam Satgas Karhutla dapat saling bersinergi untuk menjadikan Riau bebas asap.

    Senada dengan Plt. Gubri, Danlanud Rsn Marsma TNI T.B.H. Age Wiraksono, S.I.P., M.A., yang juga hadir dalam apel ini mengatakan bahwa Lanud Roesmin Nurjadin sebagai salah satu unsur di dalam Satgas Karhutla Riau akan selalu berkoordinasi dan bersinergi dengan unsur lain untuk terus melakukan upaya-upaya guna mencegah terjadinya Karhutla di Riau.

  • Yasarini Pusat Beri Pelatihan SIM PTK-SA di Lanud Roesmin Nurjadin

    Yayasan Ardhya Garini (Yasarini) Pusat memberikan pelatihan Sistem Informasi Manajemen Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Angkasa (SIM PTK-SA) kepada pengurus Yasarini jajaran perwakilan Koopsau I, yang berlangsung di Gedung Serba Guna Lanud Roesmin Nurjadin, Kamis (8/3).

    Kegiatan pelatihan yang akan berlangsung selama dua hari ini sendiri diikuti sekitar 54  peserta, yang terdiri dari para Ketua, Pengurus serta staf Yasarini yang berada di bawah jajaran Yasarini perwakilan Koopsau I.

    Ketua Umum Yasarini Ny. Nanny Hadi Tjahjanto dalam sambutannya yang dibacakan oleh Sekretaris Umum Yasarini Ny. Wahab, menyampaikan bahwa dalam menghadapi globalisasi, dunia pendidikan harus secepatnya berbenah diri dalam meningkatkan sistem informasi guna menunjang daya saing Sumber Daya Manusia yang dihasilkan oleh lembaga pendidikan.

    “Sistem Informasi Manajemen yang akan disiapkan untuk diterapkan merupakan suatu sistem yang dirancang untuk menyediakan informasi, mendukung pengambilan keputusan, menggerakkan organisasi dan pengendalian atau kontrol dalam organisasi khususnya di Sekolah Angkasa, untuk itu kami menyebutnya dengan SIM PTK-SA”, lanjut Ketum Yasarini.

    “Melalui pelatihan ini diharapkan pembuatan lapran dari masing-masing sekolah dapat dengan mudah dilaksanakan dan cepat disampaikan, disamping itu juga akan diperoleh kemudahan dan proses pengolahan data penyimpanan, pencarian dan pelaporan semua informasi yang dibutuhkan”, tambahnya.

    Ketum Yasarini juga menjelaskan bahwa banyak keuntungan yang didapat dari SIM PTK-SA ini, diantaranya dapat memantau perkembangan pendidikan siswa secara akurat, dapat meningkatkan pelayanan di bidang pendidikan kepada masyarakat, dapat menyimpan data base sekolah, dan juga dapat memudahkan Ketua Yasarini cabang untuk memonitor secara langsung kondisi dan perkembangan Sekolah Angkasa di bawah kendalinya.

    Sementara itu Ketua Yasarini Perwakilan Koopsau I Ny. Lusi Nanang Santoso dalam sambutannya yang dibacakan oleh Wakil Ketua Yasarini Perwakilan Koopsau I Ny. Santi Henri Alfiandi, mengatakan bahwa penerapan Sistem Informasi Manajemen dalam mengelola pendidikan saat ini sangatlah penting dan merupakan suatu hal yang mutlak diperlukan guna memperbaiki dan membuat sistem yang terintegrasi dan tersentralisasi, khususnya dalam menajemen pengelolaan data.

    Ditambahkan Ny. Lusi Nanang Santoso, penerapan aplikasi dan sistem ini nantinya akan mampu mengkoneksikan seluruh data-data yang ada di masing-masing sekolah, baik dari Yasarini pengurus perwakilan dan cabang sehingga dapat terintegrasi dan terpusat, yang dapat mempermudah dalam monitoring dan input data.

    Baik Ketum Yasarini dan Ketua Yasarini Perwakilan Koopsau I sama-sama menyampaikan kepada para peserta latihan, untuk dapat mengikuti pelatihan dengan serius, antusias, penuh semangat dan mencurahkan perhatiannya, karena pelatihan ini sangatlah penting dan memberikan banyak manfaat.