Author: Lanud RSN

  • Anggota PIA Lanud Rsn Dapatkan Ilmu Memasak Tom Yam Dari Ahlinya

    Menerima ilmu langsung dari ahlinya tentu akan sangat bermanfaat. Itulah yang dirasakan oleh ibu-ibu pengurus dan anggota PIA Ardhya Garini cabang 12/D.I Lanud Roesmin Nurjadin yang mendapatkan ilmu mengenai cara memasak tom yam langsung dari ahlinya, Rabu (2/8).

    Dalam acara yang berlangsung di halaman GOR Andalan Lanud Rsn ini, personel dari Royal Thai Air Force (RTAF) memberikan ilmu mengenai bagaimana cara membuat masakan tom yam, di sela-sela kegiatan Latma Elang Thainesia XVIII/2017 di Lanud Rsn.

    Ketua PIA AG cabang 12/D.I Lanud Rsn Ny. Melania Age Wiraksono mengatakan bahwa berbagi ilmu dapat dilakukan kapan saja, dimana saja dan dalam bentuk apa saja, salah satunya bisa mendapatkan pengetahuan mengenai budaya makanan dari negara lain.

    “Contohnya, saat ini kita mendapatkan sharing tentang masakan tom yam, yang merupakan masakan dari Thailand, dimana dilakukan di sela-sela kegiatan latihan bersama antara TNI AU dan RTAF”, lanjutnya.

    “Untuk itu, saya atas nama pribadi serta PIA Lanud Rsn mengucapkan terima kasih kepada personel RTAF yang telah berbagi ilmu tentang masakan tom yam, karena masakan ini sudah terkenal di Indonesia, dan dengan adanya kegiatan ini akan memperkaya pengetahuan dan wawasan kita tentang masakan dari negara lain”, ujar Ny. Melania Age Wiraksono.

    Turut hadir dalam kegiatan ini Danlanud Rsn Marsma TNI T.B.H. Age Wiraksono, S.I.P., M.A., Group Captain Suppachai Silanil, pejabat Lanud dan RTAF serta ibu-ibu anggota PIA AG Lanud Rsn.

  • TNI AU dan RTAF Latihan Bersama

    TNI AU dan Royal Thai Air Force (RTAF) melaksanakan latihan bersama (Latma) bertajuk Elang Thainesia XVIII/2017 yang berlangsung di Lanud Roesmin Nurjadin mulai Senin (31/7).

    Latihan ini sendiri secara resmi dibuka bersama oleh Komandan Lanud Rsn Marsma TNI T.B.H. Age Wiraksono, S.I.P.,M.A., dan Group Captain Suppachai Silanil dari RTAF dalam sebuah upacara pembukaan di Ruang Arjuna Lanud Rsn yang diikuti para peserta latihan.

    Dalam sambutannya Danlanud menyampaikan latihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan para pesertanya melalui pertukaran  pengalaman dan pengetahuan.

    “Dan yang terpenting, latihan seperti ini merupakan ajang yang sangat tepat untuk dapat memperkuat jalinan persahabatan, baik antar negara, Angkatan Udaranya maupun secara perorangan dari para partisipan yang terlibat didalamnya, yang tentunya akan sangat berharga di masa depan”, lanjut Danlanud.

    Sementara itu, Group Captain Suppachai Silanil dari RTAF mengucapkan terima kasih atas sambutan dan dukungan yang diberikan oleh TNI AU agar latihan ini dapat berjalan dengan baik.

    “Selain mempererat persahabatan diantara kita, selama berlatih kita juga dapat bertukar pengetahuan, pengalaman, taktik, bahkan juga budaya, yang saya percaya hal tersebut akan memberikan manfaat yang besar bagi kita semua”, tambahnya.

    Baik Marsma TNI T.B.H. Age Wiraksono maupun Group Captain Suppachai Silanil sama-sama berharap bahwa latihan ini nantinya akan berjalan dengan lancar, aman, sukses dan tanpa kendala.

    Latihan ini rencananya akan berlangsung hingga 10 Agustus mendatang dengan melibatkan enam pesawat tempur F-16 dari 102 Sqn RTAF dan dua pesawat C-130 Hercules dari RTAF, serta pesawat Hawk 100/200 Skadron Udara 12 dan pesawat F-16 Skadron Udara 16 Lanud Rsn. Selain itu  tak kurang dari tiga ratusan personel baik dari RTAF dan TNI AU yang terdiri dari para penerbang, teknisi serta pendukung juga terlibat dalam latihan ini.

  • Upacara Hari Bakti TNI AU ke-70 di Lanud Rsn

    Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI T.B.H. Age Wiraksono, S.I.P., M.A., bertindak selaku Inspektur Upacara (Irup) pada upacara peringatan ke-70 Hari Bakti TNI Angkatan Udara di Appron Baseops Lanud Rsn yang diikuti oleh seuruh personel Lanud Rsn dan Yonko 462 Paskhas, Sabtu (29/7).

    Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., dalam sambutannya yang dibacakan oleh Danlanud, menyampaikan dari peristiwa yang terjadi pada 29 Juli 1947, banyak nilai nilai kepahlawanan yang tidak pernah lekang oleh waktu, diantaranya semangat pengabdian yang tulus, rela berkorban untuk negara dan bangsa, serta tidak mudah menyerah, yang telah ditunjukan oleh para pelopor dan perintis TNI Angkatan Udara menjadikan bukti nyata dari jiwa ksatria, militan dan loyal kepada ibu pertiwi.

    “70 tahun peristiwa tersebut telah berlalu, sikap keteladanan yang telah ditunjukan oleh para pahlawan kusuma bangsa hendaknya terus tumbuh subur, sekaligus dapat dijadikan sebagai motivasi untuk selalu memberikan yang terbaik dalam setiap pelaksanaan tugas baktinya, kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia melalui TNI Angkatan Udara”, lanjut Kasau.

    Berkaitan dengan perkembangan dan tantangan tugas saat ini, Kasau mengharapkan seluruh personel TNI AU untuk senantiasa melakukan inovatif, berfikir rasional dan bersinergi satu dengan yang lainnya, agar mampu mencari solusi terbaik disetiap hambatan yang dihadapi.

    “Bersinergi antara satu dengan yang lain, hal tersebut mengandung arti bahwa, tidak ada satu orangpun yang lebih hebat, tidak ada satu kelompokpun yang lebih menonjol, yang ada adalah, we are the system, we are the unity and we are the Indonesian Air Force”, kata Kasau.

    Pada bagian lain sambutannya Kasau juga berujar secara pribadi dan atas nama TNI Angkatan Udara, upacara peringatan hari bakti ini didedikasikan untuk para pahlawan yang telah gugur, para sesepuh dan senior yang telah memberikan dharma baktinya untuk kemajuan TNI Angkatan Udara, serta atas keberhasilan yang telah dicapai oleh para prajurit TNI AU, karena hal tersebut merupakan cerminan dari jiwa airman yang tidak akan pernah menyerah dalam kondisi apapun, dan tidak akan pernah ragu untuk mengerahkan segala kemampuan yang dimilikinya, untuk senantiasa berbuat yang terbaik demi bangsa dan negara.
     
    Seusai pelaksanaan Upacara, acara pun dilanjutkan dengan pelaksanaan prosesi pelepasan bagi personel Lanud Rsn yang telah memasuki masa purna tugas.

    “Atas nama pribadi serta keluarga besar Lanud Roesmin Nurjadin, saya menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas seluruh dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan, hal tersebut akan menjadikan teladan dan semangat bagi kami yang masih berdinas untuk dapat terus melanjutkan cita-cita luhur bapak-bapak sekalian”, ujar Danlanud Rsn kepada seluruh personel Lanud Rsn yang telah memasuki masa purna tugas.

    Dalam peringatan ke-70 Hari Bakti TNI AU ini, selain melaksanakan upacara, Lanud Rsn telah menggelar beberapa kegiatan seperti Karya Bakti dengan melakukan pembersihan serta perbaikan bangunan masjid di lingkungan warga, Bakti Sosial berupa donor darah, serta melakukan ziarah rombongan ke TMP Kusuma Dharma Pekanbaru.

  • Lanud Rsn Ziarah di TMP Kusuma Dharma Pekanbaru

    Sebagai bagian dari rangkaian peringatan ke-70 Hari Bakti TNI Angkatan Udara, Lanud Roesmin melaksanakan kegiatan ziarah rombongan dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Kusuma Dharma Pekanbaru yang di pimpin oleh Danlanud Rsn Marsma TNI T.B.H. Age Wiraksono, S.I.P., M.A., Jum’at (28/7).

    Diawali dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan dan peletakan karangan bunga, kegiatan dilanjutkan dengan  dengan tabur bunga yang dipimpin oleh Danlanud Rsn yang diikuti oleh seluruh peserta ziarah.

    Menurut Danlanud, kegiatan ziarah dan tabur bunga tak hanya dilakukan untuk menghormati jasa-jasa dari para pahlawan serta pendahulu, namun juga sebagai pengingat bagi generasi penerus untuk senantiasa meneladani jiwa patriotisme dan semangat nasionalismenya untuk terus memberikan yang terbaik bagi negeri.

    Turut hadir dalam Ziarah tersebut, Kabinda Riau Marsma TNI Bambang Yogatama beserta Ibu, Purnawirawan TNI AU, Ketua PIA AG Cab. 12/D.I Lanud Roesmin Nurjadin Ny. Melania Age Wiraksono beserta pengurus PIA Lanud Rsn.

    Tampak dalam gambar Danlanud Rsn Marsma TNI T.B.H. Age Wiraksono, S.I.P.,M.A., meletakkan karangan bunga saat ziarah rombongan di TMP Kusuma Dharma Pekanbaru.

  • Danlanud Rsn : “Donor Darah Untuk Membantu Sesama”


    Masih dalam rangkaian peringatan ke-70 Hari Bakti TNI Angkatan Udara, Lanud Roesmin Nurjadin menggelar acara donor darah yang berlangsung di Gedung Serba Guna Lanud Rsn, Rabu (26/7).

    Menurut Letkol Kal Teuku Mauludinsyah selaku Ketua Panitia, kegiatan yang terlaksana atas kerja sama dengan Unit Trasfusi Darah (UTD) PMI Kota Pekanbaru ini tak hanya  diikuti oleh personel dari TNI AU (Lanud Rsn dan Yonko 462 Paskhas), TNI AD, namun juga dari anggota PIA Ardhya Garini cabang 12/D.I Lanud Rsn serta masyarakat umum seperti dari RRI Pekanbaru, Basarnas Pekanbaru, Gramedia Pekanbaru dan Kantor Kas BRI Lanud Rsn.

    “Hingga berakhirnya kegiatan, 111 kantong darah berhasil dikumpulkan dari total 145 pendaftar yang selanjutnya diserahkan kepada PMI Kota Pekanbaru guna membantu ketersediaan darah untuk masyarakat”, tambahnya.

    Danlanud Rsn Marsma TNI T.B.H. Age Wiraksono, S.I.P., M.A., menyampaikan bahwa apa yang dilakukan oleh Lanud Rsn merupakan wujud rasa kemanusiaan serta kepedulian Lanud Rsn terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar, selain dalam rangka memperingati Hari Bakti TNI AU.

    “Donor darah merupakan sebuah hal yang mulia, semoga apa yang dilakukan Lanud Rsn dapat membantu sesama, karena setetes darah akan sangat berarti bagi masyarakat yang membutuhkan”, ujar Danlanud.

    Sementara itu, dr. Riski Siakuntari beserta tim dari UTD PMI Kota Pekanbaru, mengatakan sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini, karena dapat menambah stok darah untuk membantu pasien-pasien yang ada di rumah sakit

    “Kami menyampaikan ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada TNI AU dalam hal ini Lanud Roesmin Nurjadin atas terselenggaranya donor darah ini, seraya berharap kedepannya kegiatan semacam ini dapat dilaksanakan dengan lebih rutin”, tambahnya.

  • Peringati Hari Bakti TNI AU, Lanud Rsn Gelar Karya Bakti

    Memperingati Hari Bakti TNI AU yang ke-70, Lanud Roesmin Nurjadin menggelar kegiatan karya bakti di lingkungan sekitar, tepatnya di wilayah RT03/RW 06 kecamatan Marpoyan Damai Pekanbaru, Selasa (25/7).

    Tak kurang dari 250 personel Lanud Roesmin Nurjadin dan Yonko 462 Paskhas baik militer maupun PNS, bersama-sama warga melakukan kegiatan gotong royong bersama, seperti pembersihan saluran air atau gorong-gorong, pembersihan jalan dan lapangan olahraga serta pengecatan masjid Al-Ikhlas yang terdapat di dalam komplek warga.

    “Semangat hari bakti itu tidak hanya berbakti kepada negara dalam skala besar, namun juga berbakti kepada masyarakat di sekitar, seperti apa yang kita lakukan saat ini, dimana Lanud berupaya membantu warga yang berada disini dengan semaksimal mungkin”, ujar Danlanud Rsn Marsma TNI T.B.H. Age Wiraksono, S.I.P., M.A., di sela-sela kegiatan.

    Lebih lanjut Danlanud juga mengatakan kedepannya kegiatan gotong royong bersama seperti ini akan direncanakan untuk dapat dilaksanakan secara berkala atau rutin, sehingga selain hubungan warga sekitar dan TNI AU akan semakin solid dan kuat, lingkungan sekitar pun akan semakin bersih dan nyaman.

    Sementara itu Fiora Helmi, SSTP MEc DeV, Camat Marpoyan Damai yang hadir dalam kegiatan ini, mengucapkan terima kasih atas adanya kegiatan karya bakti ini karena membawa banyak manfaat.

    “Selain untuk mempererat silaturahmi antara Lanud dan warga sekitar, kegiatan ini dapat menjadikan lingkungan semakin bersih dengan adanya kegiatan pembersihan jalan, parit atau saluran air, kemudian lapangan olahraga serta perbaikan dan pengecatan masjid”, tambahnya.

    Senada dengan Camat, Lurah Maharatu Krisna Minang, mengatakan bahwa kegiatan seperti ini sangat membantu warga dan diharapkan dapat dilakukan secara terus menerus dan berkala.

    Selain melaksanakan karya bakti, Lanud Rsn juga akan menggelar donor darah, ziarah rombongan serta upacara militer dalam rangka peringatan ke-70 Hari Bakti TNI AU di Lanud Rsn.

     

  • Latma Manyar Indopura XV/17 TNI AU-RSAF Telah Selesai


    Setelah kurang lebih sepekan berlatih bersama, latihan bersama (Latma) Manyar Indopura XV/17 secara resmi ditutup, ditandai dengan sebuah upacara penutupan di ruang Arjuna Lanud Roesmin Nurjadin, Selasa (25/7).

    Latihan ini melibatkan tak kurang dari lima puluh personel baik dari TNI AU maupun RSAF, kemudian satu helikopter Super Puma dan Puma dari Skadron Udara 6 dan 8 Lanud Atang Sendjaja Bogor serta dua pesawat helikopter Super Puma dari 126th Squadron RSAF.

    Selama berlatih, para personel dan alutsista yang terlibat melaksanakan beberapa latihan berhubungan misi Search and Rescue (SAR) seperti evakuasi medis, dropping logistic serta Combat SAR.

    “Terima kasih kepada seluruh personel yang terlibat dalam latihan, sehingga latihan ini dapat berjalan dengan lancar dan aman serta tanpa hambatan, saya juga berharap semoga ke depannya persahabatan diantara kedua kedua negara dan Angkatan Udaranya akan semakin erat”, ujar Danlanud Rsn Marsma TNI T.B.H. Age Wiraksono, S.I.P., M.A.

    Dalam kesempatan ini juga, Danskadron Udara 6 Lanud Atang Sendjaja Letkol Pnb Suryo Patmonobo yang sekaligus bertindak selaku Exercise Director mengatakan melalui latihan ini tentu akan dapat mempererat hubungan baik antar negara maupun antar Angkatan Udaranya.

    “Disamping itu, kita juga dapat saling belajar dan berbagi pengetahuan serta pengalaman dalam menjalankan tugas, yang tentunya akan dapat berguna di masa mendatang ketika menjalankan operasi atau misi bersama”, lanjutnya.

    Sementara itu, LTC Chan Kwai Kiong dari 126th Sq RSAF menyampaikan rasa syukur dan gembiranya bahwa seluruh rangkaian latihan dapat terlaksana dengan aman dan lancar.

    “Dari latihan ini kita banyak belajar dari masing-masing pihak sesuai dengan bidang masing-masing, selain itu persahabatan kita juga akan semakin kuat dan erat, kemudian tak lupa ucapan terima kasih kepada TNI AU dan Lanud Roesmin Nurjadin atas seluruh dukungannya sehingga kegiatan latihan ini dapat terselenggara dengan baik, aman dan lancar”, tambahnya.

  • Manfaatkan Lahan, PIA AG Lanud Rsn Buat Apotik Hidup

    Memanfaatkan lahan yang ada di sekitar kantornya, PIA Ardhya Garini cabang 12/D.I Lanud Roesmin Nurjadin membuat apotik hidup yang berisi tanaman obat keluarga (Toga), Selasa (25/7).

    “Indonesia adalah negara kaya dalam segala hal, salah satunya ialah memiliki banyak tumbuhan dengan khasiat obat yang terdapat di sekitar kita, dimana selain mudah dibudidayakan, tanaman obat ini juga tidak menimbulkan efek samping bagi kesehatan kita”, ujar Ketua PIA AG Cab. 12/D.I Lanud Rsn Ny. Melania Age Wiraksono.

    Ditambahkan oleh Ny. Melania Age Wiraksono, kesehatan itu penting dan harus selalu dijaga, oleh karena itu apotik hidup ini dibuat, karena dapat dijadikan sebagai salah satu cara untuk menjaga kesehatan dan mencegah terkena penyakit.

    Beberapa jenis tanaman yang terdapat dalam apotik hidup ini diantaranya jahe merah, jahe putih, same loto, kaca beling, kencur, kumis kucing, lempuyang serta jambu merah.

    “Semoga dengan adanya apotik hidup ini akan bermanfaat bagi siapa saja yang memerlukan penanganan awal saat mengalami gangguan kesehatan, sebelum nantinya harus berkonsultasi dengan dokter”, harapnya.

    Turut hadir dalam kegaitan ini Danlanud Rsn Marsma TNI T.B.H. Age Wiraksono, S.I.P., M.A., pengurus PIA AG Lanud Rsn dan seluruh ketua PIA Ranting Lanud Rsn

  • Danlanud Rsn : “Wasrik Sebagai Ajang Evaluasi Untuk Kemajuan Satuan”

    Bertempat di Ruang Yudisthira Lanud Roesmin Nurjadin, dilaksanakan entry briefing kegiatan pengawasan dan pemeriksaan (Wasrik) oleh tim Itkoopsau I yang dihadiri oleh Danlanud Rsn Marsma TNI T.B.H. Age Wiraksono, S.I.P.,M.A bersama para pejabat dan staf Lanud, Senin (24/7).

    Danlanud dalam sambutannya mengatakan bahwa melalui kegiatan wasrik, akan dapat diketahui apakah program yang direncanakan telah berjalan dengan benar, yang tentunya juga sesuai dengan  prosedur dan aturan yang ada.

    “Kami percaya bahwa setiap kegiatan wasrik tidak semata-mata ditujukan untuk mencari kesalahan satuan yang menjadi obyek wasrik, namun merupakan salah satu ajang dalam melakukan evaluasi terhadap semua pelaksanaan tugas dan tangung jawab satuan, yang pada akhirnya bertujuan untuk kemajuan satuan atau organisasi itu sendiri”, lanjut Danlanud.

    Sementara itu Irkoopsau I Kolonel Lek Edi Kusnadi menyampaikan, kegiatan wasrik bertujuan untuk mengetahui sampai sejauh mana pencapaian program kerja yang telah direncanakan dan dilaksanakan sesuai dengan anggaran yang tersedia.

    “Hal tersebut berpedoman kepada 2k (Ketaatan dan Kepatuhan) terhadap peraturan serta ketentuan hukum yang berlaku dan 3E (Efektif, Efisien dan Ekonomis), efektif dan efisien dalam pelaksanaan waktu kegiatan, serta ekonomis dalam penggunaan anggaran”, tambahnya.

    Dalam kesempatan ini Danlanud juga berpesan kepada seluruh pejabat dan staf Lanud Rsn untuk dapat mendukung pelaksanaan tugas tim wasrik dengan  memberikan informasi maupun data-data yang dibutuhkan sehingga kegiatan dapat berjalan dengan lancar.