Author: Lanud RSN

  • Rapat Koordinasi Karhutla di Lanud Rsn

    Bertempat di Posko Satgas Siaga Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Lanud Roesmin Nurjadin dilaksanakan Rapat Koordinasi dan Evaluasi Karhutla yang dihadiri oleh Pangdam I/BB Mayjen TNI Lodewyk Pusung, Danlanud Rsn Marsma TNI Henri Alfiandi, Danrem 031/WB Brigjen TNI Nurendi dan pejabat terkait, Sabtu (13/8).

    Dalam rapat ini setiap Satgas termasuk Satgas Udara memberikan penjelasan melalui paparan mengenai upaya-upaya yang telah dilakukan dalam mencegah Karhutla.

    Pangdam I/BB dalam arahannya menyampaikan bahwa penegakkan hukum yang tegas harus terus dilaksanakan di lapangan, terutama jika tim Satgas menemukan oknum tak bertanggung jawab yang kedapatan membakar hutan dan lahan.

    Terkait dengan upaya tim dari satgas yang telah memasang police line serta membakar rumah atau bedeng yang ditemukan di sekitar area yang terbakar di TNTN, Pangdam juga memberikan dukungannya, agar memberikan efek jera terhadp oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

    Sementara itu Danlanud Rsn Marsma TNI Henri Alfiandi yang juga merupakan Dansatgas Udara mengatakan bahwa apa yang telah dilakukan selama ini oleh Satgas Udara semata demi mencegah terjadinya Karhutla di Provinsi Riau.

    Danlanud juga menambahkan bahwa upaya-upaya tersebut harus terus dilakukan agar Karhutla di Riau tidak bertambah luas.

    “Bersama-sama dengan Satgas lain, kita akan terus mengoptimalkan upaya pencegahan terpadu, termasuk juga dengan melakukan aksi nyata dan tegas demi tercapainya tujuan Riau Bebas Asap di tahun ini”, pungkas Danlanud.

    Turut hadir dalam rapat ini Karoops Polda Riau, Kalaksa BPBD, Ka BMKG Riau, Kadishut Riau, perwakilan Manggala Agni serta seluruh staf lain yang terkait.  

  • Lanud Rsn Berangkatkan Casis Bintara Ikuti Seleksi Pusat


    Sebanyak 22 orang Casis Bintara PK TNI AU dari Lanud Roesmin Nurjadin yang telah lulus pada sidang Penentuan Akhir Tingkat Daerah (Pantukhirda) diberangkatkan  ke Lanud Adi Soemarmo Solo untuk mengikuti Seleksi Tingkat Pusat (Seltipus), Sabtu (13/8).

    Para calon siswa, yang terdiri dari 18 orang Casis Bintara Pria dan 4 orang Casis Bintara Wanita ini merupakan calon-calon yang telah terpilih setelah melalui beberapa tahapan seleksi seperti seleksi administrasi, pemeriksaan kesehatan, tes kesemaptaan jasmani A dan B, screening POM AU, Mental Ideologi dan terakhir adalah tes Pantukhir.

    Sebelum pemberangkatan, Danlanud Rsn Marsma TNI Henri Alfiandi menyampaikan kepada seluruh Casis untuk selalu menjaga diri serta kesehatan selama menjalani Seleksi Tingkat Pusat.

    “Berikanlah kemampuan terbaik kalian selama mengikuti seleksi di sana, serta jangan lupa untuk selalu berdoa memohon kepada Tuhan agar dapat diberikan hasil yang terbaik”, pesan Danlanud.

  • Upacara HUT ke-53 Wara di Lanud Roesmin Nurjadin

    Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Henri Alfiandi bertindak selaku Inspektur Upacara (Irup) pada Upacara Peringatan ke-53 HUT Wara yang berlangsung di Appron Baseops Lanud Roesmin Nurjadin, Jumat (12/8).

    Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Agus Supriatna dalam sambutannya menyampaikan bahwa Peringatan hari ulang tahun Wara, merupakan moment yang tepat untuk melakukan evaluasi terhadap perjuangan kaum wanita  Indonesia dalam menempatkan diri sebagai mitra sejajar kaum pria dalam mengisi pembangunan.

    “Hingga mencapai usia ke-53 tahun, Wanita TNI Angkatan Udara telah mampu menunjukkan berbagai pengabdian yang sangat membanggakan bagi TNI AngkatanUdara. Banyak hal yang telah dialami dan dilakukan, sehingga tolok ukur keberhasilan Wara dapat dilihat dari berbagai kepercayaan tugas yang diberikan dapat diselesaikan dengan baik”, lanjut Kasau.
    Ditambahkan oleh Kasau bahwa ditinjau dari sisi keberhasilan, dalam perjalanan 53 tahun pengabdiannya, Wanita TNI Angkatan Udara telah mengukir banyak prestasi, baik dalam penugasan di dalam maupun luar negeri, yang tentunya sangat membanggakan, sekaligus menepis anggapan ketidakmampuan perempuan, dalam tugas-tugas operasi.

    Berkaitan dengan tuntutan tugas ke depan yang semakin kompleks dan perkembangan teknologi, komunikasi dan informasi Kasau menghimbau agar setiap prajurit Wara agar mampu secara cerdas memilih dan memantapkan jati dirinya sebagai prajurit TNI, dan sekaligus sebagai wanita Indonesia yang memiliki etika dan budaya timur yang kuat.

    ”Kemampuan diri untuk membentuk pribadi yang kuat akan membangun citra positif Wara sebagai kebanggaan dan kehormatan TNI Angkatan Udara”, Ujar Kasau.
    Sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT Wara ke-53, beberapa kegiatan juga dilaksanakan personel Wara Lanud Roesmin Nurjadin seperti donor darah, ziarah ke TMP Kusuma Dharma, Karya Bakti, anjangsana ke Panti Asuhan Al-Akbar serta syukuran.

  • Tali Asih Wara Lanud Rsn Ke Panti Asuhan

    Wanita Angkatan Udara (WARA) Lanud Roesmin Nurjadin jelang HUT Wara ke-53 adakan anjangsana yang dipimpin oleh Mayor Kes Novita Sinaga, bertempat di Panti Asuhan Al-Akbar Pekanbaru, Selasa (9/8).

    Mayor Novita selaku pater Wara Lanud Rsn menyampaikan kegiatan ini untuk menanamkan jiwa berbagi kepada para anggota, selain itu merupakan wujud kepedulian Wara terhadap saudara-saudara kita.

    Sementara itu Ketua pengurus Panti Asuha Al-Akbar Yuli Marni Amin mengucapkan terimakasih kepada Wara Lanud Rsn yang telah berkunjung ke Panti asuhan Al-Akbar ini.

    “Semoga Ikatan tali silahturahmi ini agar tidak terputus sampai hari ini saja, akan tetapi dapat dirutinkan setiap tahunnya”, tambahnya.
    Dalam kesempatan tersebut 13 Wara Lanud Rsn memberikan bantuan berupa sembako dan perlengkapan alat tulis sekolah kepada 60 anak yang berada di Panti asuhan Al-Akbar tersebut.

  • 22 Casis Bintara PK Lulus Sidang Pantukhirda Di Lanud Roesmin Nurjadin


    Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Henri Alfiandi memimpin pelaksanaan sidang Penentuan Akhir Tingkat Daerah (Pantukhirda) seleksi Casis Bintara PK Pria dan Casis Bintara PK Wanita TNI AU tahun 2016, betempat di ruang rapat Yudhistira, Senin (8/8).

    Komandan Lanud Roesmin Nurjadin menyampaikan bahwa seleksi ini dilaksanakan secara obyektif, transparan serta jujur sehingga nantinya calon-calon yang terpilih dari Lanud Rsn benar-benar merupakan personel yang memenuhi kualifikasi panitia pusat.

    “Dalam pantukhir yang diikuti oleh 41 calon siswa, para panitia seleksi akan kembali melihat seluruh hasil seleksi yang telah dijalankan oleh para calon, hal ini agar dapat menentukan calon-calon terbaik yang lulus dari Lanud Rsn”,  tambahnya.

    Setelah melalui berbagai tahap penilaian, akhirnya sebanyak 22 orang Casis Bintara yang terdiri dari  4 orang Casis Bintara PK Wanita dan 18 Casis Bintara PK Pria dinyatakan lulus setelah Pantukhirda, selanjutnya mereka akan di kirim ke Lanud Adisoemarmo Solo guna mengikuti Seleksi Tingkat Pusat (Seltipus).

  • Penerbang Skadron Udara 12 Latihan Terbang Malam


        
    “Practice makes perfect”, dengan banyak berlatih tentu kemampuan akan semakin meningkat. Itulah yang dilakukan oleh para penerbang Skadron Udara 12 Lanud Roesmin Nurjadin yang melaksanakan latihan terbang malam mulai Senin (8/8).

    Danskadron Udara 12 Letkol Pnb Dedy Supriyanto menyampaikan bahwa latihan terbang malam ini merupakan latihan rutin yang dilaksanakan secara periodik oleh seluruh penerbang Skadron Udara 12.

    “Rencananya latihan yang diikuti oleh seluruh personel Skadron Udara 12, baik itu penerbang ataupun ground crew ini akan berlangsung mulai tanggal 8 hingga 11 Agustus nanti dengan area latihan di sekitar wilayah Lanud Roesmin Nurjadin”, tambahnya.

    Sementara itu Danlanud Rsn Marsma TNI Henri Alfiandi mengatakan bahwa kesiapsiagaan operasi harus tetap terjaga, oleh karena itu latihan ini dilaksanakan agar para penerbang di Skadron Udara 12 dapat semakin meningkat kemampuan dan keahlian terbangnya.

    “Ini dikarenakan Lanud Rsn merupakan pangkalan operasi, sehingga satuan di dalamnya baik itu Skadron Udara 12 ataupun 16 harus selalu siap untuk melakukan berbagai misi operasi udara, dalam mengantisipasi kemungkinan akan terjadinya gangguan, ancaman serta pelanggaran wilayah udara Indonesia oleh pihak lain yang dapat terjadi kapan saja baik siang maupun malam hari”,  lanjutnya.

    Tak lupa Danlanud juga menekankan kepada seluruh personel Skadron Udara 12 yang terlibat dalam latihan ini untuk selalu mengedepankan dan mengutamakan faktor safety atau keselamatan terbang serta keamanan, agar seluruh rangkaian latihan dapat terlaksana dengan aman, lancar dan tak kurang suatu apapun hingga selesainya latihan.

     

  • Tingkatkan Minat Dirgantara, Lanud Rsn Buat Mock Up Pesawat

    Banyak cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan minat dan kecintaan terhadap dirgantara bagi generasi muda. Salah satunya seperti yang dilakukan oleh Lanud Roesmin Nurjadin dengan membuat membuat mock up pesawat A-4 Skyhawk.

    Danlanud Rsn Marsma TNI Henri Alfiandi menyampaikan bahwa sejarah Lanud Roesmin Nurjadin yang dahulunya bernama Lanud Pekanbaru tak akan pernah bisa terlepas dari sosok pesawat tempur A-4 Skyhawk, dimana pesawat inilah yang ditugaskan di Skadron Udara 12 saat itu untuk menjaga kedaulatan udara NKRI.

    “Oleh karena itu mock up pesawat A-4 Skyhawk ini dibuat, selain untuk mengenang sejarah dari pesawat ini, juga untuk menanamkan rasa cinta terhadap dirgantara serta matra udara, khususnya bagi anak-anak ataupun generasi muda yang berada di lingkungan Lanud Rsn”, tambah Danlanud.

    Sementara itu Danskatek 045 Letkol Tek Dwi Wihananto selaku penanggung jawab mengatakan proses pengerjaan pembuatan mock up pesawat ini ditangani langsung oleh tim khusus yang berisikan para personel Skatek 045.

    “Proses pembuatan mock up ini sendiri telah berlangsung sejak bulan Juli lalu dan diperkirakan akan selesai pada bulan ini, dimana saat ini sudah mencapai 80% pengerjaan”, lanjut Danskatek.

    Dengan skala 1 : 2, setelah mock up pesawat A-4 Skyhawk ini selesai rencananya akan ditempatkan di halaman TK Angkasa Lanud Roesmin Nurjadin.

  • Antisipasi Demam Berdarah, Lingkungan Lanud Rsn di Fogging

    Mencegah lebih baik daripada mengobati, untuk itulah Lanud Roesmin Nurjadin melaksanakan kegiatan Fogging atau pengasapan di seluruh lingkungannya baik perkantoran maupun perumahan warga guna mengantisipasi berjangkitnya penyakit Demam Berdarah, sejak Rabu (3/8).

    Menurut Karumkit Lanud Rsn, Mayor Kes dr. Agung Supriyanto, M.Sc., Sp.A., kegiatan fogging yang dilaksanakan ini merupakan salah satu cara  yang dilakukan oleh Lanud Rsn untuk mencegah menyebarnya penyakit demam berdarah.

    “Karena areal Lanud yang luas baik itu perkantoran atupun perumahan warga, maka kegiatan ini kami lakukan secara bertahap, hingga seluruh wilayah Lanud dapat di fogging”, tambahnya.

    Sementara itu Danlanud Rsn Marsma TNI Henri Alfiandi mengatakan bahwa upaya pencegahan seperti pelaksanaan fogging adalah penting, ini dilakukan agar seluruh warga Lanud Rsn dapat terhindar dari penyakit demam berdarah.

    “Selain fogging, saya juga menghimbau kepada seluruh warga Lanud untuk dapat meningkatkan kepeduliannya terhadap lingkunagn pribadi ataupun sekitarnya dengan menerapkan 3M plus, yaitu Menguras, Menutup, Mengubur dan Memantau untuk meminimalisir hidupnya jentik-jentik nyamuk”, himbau Danlanud.

  • Danlanud Rsn Resmikan Swalayan dan Pasar Mini “Andalan” 511


    Danlanud Rsn Marsma TNI Henri Alfiandi didampingi Ketua PIA AG cabang 12/D.I Lanud Rsn Ny. Santi Henri Alfiandi meresmikan pembukaan Swalayan dan Pasar Mini “Andalan” 511 yang berlokasi di dekat komplek Rajawali Lanud Rsn, Rabu (3/8).

    “Ide awal pembangunan swalayan dan pasar mini ini adalah dengan mengusung konsep “one stop living”, yang bertujuan  untuk mempermudah para warga yang tinggal di dalam di komplek Lanud Rsn dalam memenuhi kebutuhannya, sehingga mereka tidak perlu pergi jauh untuk membeli keperluannya”, ujar Danlanud Rsn.

    Ditambahkan oleh Danlanud, selain swalayan di tempat ini juga terdapat pasar mini yang didalamnya menyediakan kebutuhan pangan sehari-hari mulai dari sayur mayur, ayam dan ikan segar, serta keperluan lain yang biasanya dapat dibeli di pasar umum.

    “Dipilihnya 3 Agustus sebagai tanggal peresmian swalayan dan pasar mini ini karena hari ini bertepatan dengan telah satu tahunnya saya menjabat sebagai Komandan Lanud Rsn”, terang Komandan.

    Danlanud berharap semoga dengan adanya swalayan serta pasar mini ini akan bermanfaat bagi warga yang tinggal di Komplek Lanud, selain memudahkan untuk membeli keperluan pokok, jalinan silaturahim pun akan semakin erat karena nantinya warga akan sering berinteraksi disini.

    Sebelum swalayan dan pasar mini “Andalan” 511 ini dibuka, Danlanud Rsn juga telah membuka unit toko “Toco Mart” yang juga menyediakan kebutuhan sehari-hari melalui Toko Serba Ada (Toserba) serta Pusat Jajanan Serba Ada (Pujasera) nya, yang sama-sama bertujuan untuk lebih memudahkan seluruh warga Lanud Rsn dalam memenuhi kebutuhannya.

    Tampak dalam gambar Danlanud Rsn Marsma TNI Henri Alfiandi didampingi Ny. Santi Henri Alfiandi membuka selubung nama Swalayan dan Pasar Mini “Andalan” 511 disaksikan para pejabat Lanud.