Author: Lanud RSN

  • DANYONKO 462 PASKHAS PIMPIN APEL PENYAMBUTAN PURNA TUGAS SATPAMWAL DENMA MABES TNI

    DANYONKO 462 PASKHAS PIMPIN APEL PENYAMBUTAN PURNA TUGAS SATPAMWAL DENMA MABES TNI

    Pekanbaru (15/12). Bertempat dilapangan depan Mako Yonko 462 Paskhas, Komandan Batalyon Komando 462 Paskhas pimpin Apel penyambutan anggota Yonko 462 Paskhas yang baru kembali dari melaksanakan tugas Operasi Satpamwal Denma Mabes TNI. Rabu (15/12).

    Adapun anggota Yonko 462 Paskhas yang kembali melaksanakan penugasan sebanyak 60 personel yang dipimpin Lettu Pas Aji Yuda Surya Atmaja, S.T.Han.

    Pada kesempatan ini Danyonko 462 Paskhas Letkol Pas Muhammad Junaidi, S. H. menyampaikan “Selamat Datang kembali kepada prajurit Pulanggeni yang baru saja selesai melaksanakan penugasan Satpamwal Denma Mabes TNI dan terima kasih serta apresiasi yang setinggi-tingginya atas keberhasilan tugas yang berjalan dengan lancar dan aman.

    “Keberhasilan tugas ini juga tidak lepas dari keseriusan, disiplin dan semangat prajurit dalam menjalankan tugas, untuk itu tetap jaga moril dan disiplin prajurit, diharapkan kedepannya tetap dipertahankan serta ditingkatkan dalam menghadapi tugas-tugas berikutnya”. tambah Danyonko 462

  • Pesawat Tempur F-16 Keluarkan Sonic Boom

    Pesawat Tempur F-16 Keluarkan Sonic Boom

    Terkait adanya suara ledakan yang didengar oleh sebagian masyarakat Kabupaten Kampar tadi pagi pada pukul 10.30 WiB, bukan ledakan bom, akan tetapi adalah suara sonic boom dari pesawat tempur F-16, Rabu (16/12/2021).

     

    Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsekal Pertama (Marsma) TNI, Andi Kustoro, S.E., menjelaskan, suara ledakan tersebut merupakan suara dentuman sonic, atau sonic boom yang dikeluarkan oleh mesin pesawat tempur F16 dalam rangka Functional Check Flight (FCF).

     

    “Tadi pagi pesawat F-16 lakukan uji mesin yang dihasilkan dari mesin pesawat saat terbang di atas kecepatan melebihi suara,”jelas Andi Kustoro.

     

    Danlanud Rsn mengatakan, ledakan yang terdengar bukan berasal dari darat, melainkan dari ketinggian 40 ribu kaki dengan radius 5-25 NM.

     

    “Uji terbang mesin pesawat pada ketinggian tersebut  merupakan sesuai dengan standar, oleh karena itu dimohon kepada masyarakat Riau khususnya Kampar untuk mengetahui sebagai pengetahuan tentang sonic boom “,ujar Marsma TNI Andi Kustoro.

  • Mayor Pas Ade Afandi Resmi Jabat Dansathanlan

    Mayor Pas Ade Afandi Resmi Jabat Dansathanlan

    Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Andi Kustoro, S.E., menyerahkan tongkat komando kepada Mayor Pas Ade Afandi sebagai Komandan Satuan Pertahanan Pangkalan (Dansathanlan) tempat di Balai Prajurit Edi Harjoko Lanud Rsn Pekanbaru, Jumat (10/12/21), dengan menerapkan protokol kesehatan.

     

    Pengangkatan Mayor Pas Ade Afandi sebagai Komandan Sathanlan sesuai Surat Perintah Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Nomor: Sprin/1054/XII/2021 tanggal 8 Desember 2021, tindak lanjut dari keputusan Kasau tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan dilingkungan TNI AU (Validasi Organisasi)

     

    Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Andi Kustoro, S.E., dalam sambutannya mengatakan, bahwa

    penyerahan jabatan pada hakekatnya merupakan suatu proses dinamika organisasi, sehingga memiliki makna yang sangat penting, karena jabatan merupakan suatu amanah, sekaligus penghargaan dan kepercayaan yang diberikan oleh negara khususnya TNI Angkatan Udara.

     

    “Dalam rangka penajaman tugas dan fungsi Pangkalan TNI AU dalam kegiatan Operasi Militer Perang (OMP) dan Operasi Militer Selain Perang (OMSP), khususnya dalam operasi pertahanan pangkalan udara, dan pertahanan obyek strategis maka dibentuklah validasi organisasi dari Kamhanlan menjadi Sathanlan dengan jabatan Komandan Sathanlan yang bertugas melaksanakan operasi pertahanan pangkalan udara, pertahanan obyek strategis TNI AU, dan operasi militer lainnya sesuai kebijakan komando atas”,kata Andi Kustoro.

     

    Marsma TNI Andi Kustoro, S.E., menjelaskan, pelaksanaan tugas sebagai Komandan Sathanlan Lanud Roesmin Nurjadin harus dapat memberikan manfaat yang besar bagi organisasi. Penyerahan jabatan haruslah tetap dilihat dalam konteks dinamisasi organisasi artinya penuh semangat dan dedikasi yang tinggi sehingga cepat bergerak dan mudah menyesuaikan diri dengan keadaan.

     

    “Sedangkan dari segi dinamisasi organisasi penyerahan jabatan akan memungkinkan pendayagunaan kemampuan personel secara optimal, menumbuhkan suasana segar dalam kehidupan organisasi serta meningkatkan semangat kerja di seluruh jajaran, yang akan bermuara kepada pencapaian pelaksanaan tugas”,kata Andi.

     

    Kemudian Danlanud Rsn mengatakan, dari segi pembinaan personel, penyerahan jabatan merupakan wujud kepercayaan pimpinan, yang juga akan memberikan peluang bagi personel yang bersangkutan dalam pengembangan karier tentunya sesuai dengan pengabdian dan prestasi yang ditunjukkan.

     

    “Dilihat dari posisi tugas dan tanggung jawab, jabatan Komandan Sathanlan merupakan sebuah jabatan yang memiliki peran yang sangat penting, khususnya dalam mendukung pelaksanaan tugas Lanud Roesmin Nurjadin, dengan harapan mampu memikul amanah dan tanggung jawab terhadap tugas-tugas yang diberikan”, ujarnya.

     

    Marsma TNI Andi Kustoro, S.E., menjelaskan, dihadapan saudara terbentang tantangan tugas yang semakin berat selaras dengan tuntutan perkembangan lingkungan yang semakin kompleks. dan segeralah menyesuaikan diri dengan dinas dan lingkungan, saya percaya dengan pengalaman penugasan selama ini, saudara akan dapat melaksanakan tugas ini dengan baik dan penuh tanggung jawab.

     

    Diakhir sambutannya, Danlanud Rsn mengucapkan, selamat bertugas dalam jabatan baru, jadikan kepercayaan ini sebagai amanah dan kehormatan yang wajib disyukuri dan jalankan dengan sebaik-baiknya.

     

    Turut hadir, Kadisops Kolonel Adhi Safarul Akbar, Kadispers Kolonel Adm Fauzan Zuhdi, Kadislog Letkol Tek Dodi Kurniadi, S.E., Kadispotdirga Kolonel Tek P. Siboro, S.T., dan Para Dansat, serta perwakilan dari perwira lainya.

  • Danlanud Rsn Resmikan Musholla Terapung Azroqun

    Danlanud Rsn Resmikan Musholla Terapung Azroqun

    Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Andi Kustoro, S.E., resmikan Musholla Terapung dengan nama Mushalla Azroqun yang artinya, “Mushalla Biru”., Jumat (10/12/21).

     

    Dalam kesempatan tersebut Danlanud Rsn Marsma TNI Andi Kustoro, S.E., mengatakan, Mushalla Azroqun ini dibangun berawal dari munculnya ide, seiring dengan berkembangnya organisasi Lanud Rsn, maka diperlukan tempat ibadah yang sangat representatif, sehingga pelaksanaan ibadah semakin dirasakan kekhusukkannya.

     

    “Musholla ini dibangun di atas kolam dengan ruangan terbuka, disamping dapat meningkatkan iman dan takwa, sekaligus menjaga kesehatan, apalagi dimasa pandemi Covid-19”, ujar Andi Kustoro, S.E.

     

    Marsma TNI Andi Kustoro, S.E., menjelaskan, bahwa Musholla Azroqun ini dibangun atas bantuan PT Warna Karsa, oleh karena itu saya titipkan kepada jamaah Musholla Azroqun, agar dirawat dan dipelihara sebaik-baiknya, serta ditingkatkan ibadahnya, semoga musholla ini menjadi ladang pahala bagi kita semua khususnya bagi personel Lanud Rsn.

     

    “Oleh karena itu dalam kesempatan yang ada , isi kegiatan-kegiatan yang positif di rumah Allah ini, agar keselamatan dan rahmat-Nya dicurahkan kepada kita semua”,ujarnya.

     

    Kegiatan dilanjutkan Doa oleh Pns Budirin, pemotongan tumpeng oleh Danlanud Rsn diterima oleh Kabintal Lanud Rsn Letkol Sus Edison, S.Ag, kemudian dilaksanakan penyemaian bibit ikan oleh Danlanud Rsn kedalam Kolam yang berada dibawah Mushalla Azroqun.

     

    Turut hadir, Ketua PIA Ardhya Garini Cab.12/D.I Lanud Rsn Ny.Iswari Andi Kustoro, beserta pengurus, Danwing 6 Kolonel Pnb Jajang Setiawan, S.M., PSCJ, Kadisops Kolonel Pnb Adhi Safarul Akbar, Kadispers Kolonel Adm Fauzan Zuhdi, Kadislog Letkol Tek Dodi Kurniadi, S.E., Kadispotdirga Kolonel Tek P.Siboro., S.T., dan Para Dansat serta Perwira Lanud Rsn.

  • Jaga Aib Keluarga, Allah Akan Jaga Aib Dunia Dan Akhirat   

    Jaga Aib Keluarga, Allah Akan Jaga Aib Dunia Dan Akhirat  

     

     

    Oleh: Letkol Sus M.Zukri (Kapen Lanud Rsn)

     

    Keluarga sangat berperan dalam membina dan membimbing rumah tangga untuk selalu beradaptasi dengan keluarga sendiri maupun lingkungan budaya di mana ia berada. Bila semua anggota keluarganya sudah mampu beradaptasi, maka di masyarakat akan tercipta kehidupan yang tenang, aman dan tenteram.

     

    Hal ini terwujud apabila suami-istri mampu menjaga aib keluarganya, baik dihadapan anak-anaknya, keluarga besarnya termasuk orang tua atau mertua, maupun tetangga dan masyarakat lingkungan sekitarnya.

     

    Oleh karena itu, jangan sampai aib keluarga dibeberkan kepada orang lain. Keharmonisan keluarga harus betul-betul dijaga dan dipelihara dengan baik, jangan sampai aib keluarga di posting dan disebarkan ke khalayak ramai dengan menceritakan kepada orang lain dan apalagi lewat media sosial yang sangat berdampak besar bagi pribadi, keluarga, maupun tempat kerjanya dan lingkungan tempat tinggalnya sendiri. Disaat ada konflik dalam rumah tangga, seharus diselesaikan secara arif dan bijaksana, maka keluarga tersebut akan dirahmati oleh Allah Swt. Apabila aib keluarga diviralkan atau disebarkan maka jangan harap ke dua keluarga tersebut termasuk yang menyebarkannya akan mendapatkan rahmat dan pertolongan Allah SWT.

     

    Dalam suatu keluarga, masalah pasti akan ada yang disebabkan oleh suami ataupun istri, atau orang ketiga.

     

    Lidah memang tak bertulang, bahaya yang bisa ditimbulkan dapat menghancurkan keharmonisan yang sudah terjalin.

     

    Dalam Islam, seharusnya suami-istri sudah sepatutnya untuk saling menutupi dan saling menjaga aib pasangannya, jika seorang istri atau suami membongkar aib pasangannya, berarti itu sama saja dengan menelanjangi dirinya sendiri dan keluarganya.

     

    Dalam al-Quran surat Al-Baqarah ayat 187, Allah mengatakan, “…mereka adalah pakaian bagimu, dan kamupun adalah pakaian bagi mereka…..”

     

    Kalau kita punya pakaian yang kotor pasti secepatnya kita bersihkan sampai kotoran tidak ada lagi, disaat menggunakan pakaian tersebut, kita merasa aman dan nyaman dan begitu juga bagi orang lain.

     

    Saat-saat ini sering terjadi di masyarakat, ketika ada aib keluarga begitu mudahnya suami-istri, atau keluarga maupun orang lain menyebarkan kepada khalayak ramai terutama melalui media sosial, ini merupakan tindakan mazmumah (tidak terpuji). Menceritakan atau membeberkan aib keluarga, adalah sesuatu yang tidak boleh dilakukan.

     

    Hal Ini bahkan sudah dijelaskan di dalam suatu hadis dari Abu Sa’id al Khudriy, Rasullullah SAW pernah bersabda, “Sesungguhnya manusia yang paling jelek kedudukannya di hari kiamat adalah seorang laki-laki (suami) yang bercampur (bersetubuh) dengan istrinya, kemudian membeberkan rahasia istrinya tersebut.” (HR Muslim).

     

    Dan begitupula sebaiknya apabila sang istri menceritakan aib suaminya, padahal menjaga aib keluarga wajib hukumnya, larangan membuka aib suami dalam Islam pun didukung oleh hadis , “Tidaklah seorang hamba menutupi (aib) seorang hamba (yang lain) di dunia melainkan Allah akan menutupi aibnya di hari kiamat.” (HR Muslim).

     

    Lantas, ganjaran apa sih yang akan didapat jika mengumbar aib pasangannya? apalagi melalui media sosial. Dalam ajaran Islampun, ancaman dengan azab yang mengerikan di hari kiamat kelak bagi siapa pun yang mengumbar aib pasangannya.

     

    Diriwayatkan dari Abu Qatadah, Rasulullah SAW bersabda,”Orang yang membuka aib pasangannya, Allah akan mengikatnya dengan ular besar di hari kiamat nanti.” (HR Ahmad)

     

    Selain itu, juga dalam hadis riwayat lainnya menyebutkan, “Perumpamaan orang yang membuka aib pasangannya itu seperti orang yang digigit beberapa ular hitam pada hari kiamat nanti.” (HR Thabrani)

     

    Maka dari itu, sudah sepatutnya menjaga aib pasangannya masing-masing, biarlah aib itu diketahui oleh pasangan sendiri dan Sang Pencipta saja. Sebab, dengan mengumbar permasalahan ke tengah masyarakat seperti itulah yang bisa membuat rumah tangga semakin retak hingga menyebabkan perceraian, dan masalah yang berkepanjangan.

     

    Oleh karena itu jangan sampai kita beriman hanya dengan lisan saja, sedangkan keimanan belum tertancap di dalam hatinya dan jangan sampai pula menyakiti orang lain dengan cara menelusuri dan mencari-cari aib keluarga orang lain, kemudian diviralkan ditengah-tengah masarakat.

     

    “Karena barangsiapa yang mencari-cari aib saudaranya niscaya Allah akan mencari-cari aibnya, dan barang siapa yang aibnya dicari-cari oleh Allah niscaya Allah akan mempermalukan dia meskipun dia berada di dalam rumahnya sendiri.” (HR Abu Daud dan At-Tirmizi )

     

    Menjaga kemuliaan suami dan istri sama artinya dengan melindungi kehormatan sendiri. Itu artinya, menutupi aib suami atau istri berarti sama dengan menutupi aib dirinya sendiri.

     

    Kalau kita ingin bahagia dunia akhirat, sekecil apapun aib rumah tangga, jangan sampai orang lain mengetahuinya apalagi menyebarkannya, bagi yang menyebarkan maupun orang lain hidupnya akan dalam kegelisahan.

     

    Oleh karena ada beberapa kiat dalam menyelesaikan konflik rumah tangga, agar rumahtangga tetap terjaga dan harmonis, suami-istri harus pandai bersyukur, suami-istri harus bersikap terbuka, bicara tentang perasaan tanpa melukai pasangan, dengarkan pendapat pasangan dengan sungguh-sungguh, jangan mengeluh dengan pendapat pasangan, pasangan harus bersikap jujur, jangan mengina pasangan, jangan terfokus pada hal-hal negatif.

     

    “Mengatasi masalah keluarga tanpa masalah Itu akan lebih baik” semoga kita semua termasuk keluarga yang sakinah, mawahdah dan rahmah, bahagia dunia dan akhirat”.

     

    Jaga Keluarga Kita Dan Juga Jaga Keluarga Orang Lain

  • Wara Dan PNS Lanud Rsn Gelar Nobar Kadet 1947

    Wara Dan PNS Lanud Rsn Gelar Nobar Kadet 1947

    Tingkatkan Jiwa Patriotisme, Wanita TNI Angkatan Udara (Wara) dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Lanud Roesmin Nurjadin Gelar Nonton Bareng (Nobar) Film Kadet 1947, tempat di Bioskop XXI Mall SKA Pekanbaru, Rabu (9/12/21).

    Film Kadet 1947 merupakan film drama perang Indonesia tahun 2021 yang disutradarai dan ditulis oleh Rahabi Mandra dan Aldo Swastia. Film ini terinspirasi dari peristiwa misi serangan udara pertama Angkatan Udara Republik Indonesia yang dilakukan oleh para Kadet atau calon penerbang Angkatan Udara di Markas Pertahanan Belanda di Semarang, Salatiga, dan Ambarawa, pada tanggal 29 Juli 1947.

    Letkol Kes R.Novita Sinaga, SKM mengatakan, Film Kadet 1947 ini merupakan kisah inspiratif yang berasal dari perjuangan para pendahulu Angkatan Udara, dalam mempertahankan kemerdekaan.

    “Dengan menonton film Kadet 1945 ini para Wara dan PNS Lanud Rsn, dapat mengambil intisari dan hikmah film tersebut, kemudian diimplementasikan dalam tugas sebagai abdi negara”, jelas Novita.

    Novita menambahkan, dengan nobar
    film Kadet 1947 ini, diharapkan bisa memupuk jiwa korsa dan patriotisme rela berkorban dalam bertugas mengisi kemerdekaan demi keutuhan bangsa dan negara khususnya TNI Angkatan Udara.

    Kegiatan diikuti dengan semangat, terkendali dan aman.

  • Sapras Seleksi Penerimaan Prajurit TNI Tingkatkan Kinerja Personel Lanud Rsn

    Sapras Seleksi Penerimaan Prajurit TNI Tingkatkan Kinerja Personel Lanud Rsn

    Bantuan Mabes TNI berupa sarana dan prasarana seleksi penerimaan prajurit TNI sangatlah besar manfaatnya terutama dalam mendukung setiap kegiatan werving/seleksi penerimaan Prajurit TNI, hal ini akan dapat meningkatkan semangat dan motivasi kinerja bagi Dispers Lanud Rsn terutama dalam mempercepat proses pelaksanaan tugas yang lebih berkualitas dan produktifitas.

     

    Demikian yang dikatakan oleh Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Andi Kustoro, S.E., dalam sambutannya pada acara penyerahan sapras seleksi penerimaan Prajurit TNI dari Mabes TNI ke Lanud Roesmin Nurjadin, tempat di Ruang Rapat Tuanku Tambusai Lanud Roesmin Nurjadin, Senin (6/12/21).

     

    “Oleh karena itu, peralatan yang telah diberikan Mabes TNI agar di manfaatkan dan dirawat sebaik-baiknya, agar kegunaannya dapat memberikan kemudahan dalam penyelenggaraan seleksi/rekrutmen Prajurit TNI dan akhirnya akan bermuara dalam setiap mendukung pelaksanaan tugas, baik saat pemeriksaan Administrasi, kesehatan, kesemaptaan jasmani maupun menyimpan data yang bisa dipertanggung jawabkan”,ujar Andi Kustoro.

     

    Marsma TNI Andi Kustoro, S.E., menegaskan, jajaran Dispers Lanud Rsn harus dapat menjaga dan memelihara serta menguasai peralatan ini dengan baik agar hasilnya dapat dipertanggung jawabkan.

     

    Kemudian, Aspers Panglima TNI Marsda TNI Marsda TNI Kusworo, S.E., M.M., dalam sambutannya yang dibacakan oleh Paban VI Spers TNI Kolonel Inf Jayusman mengatakan, dalam melaksanakan tugas pokok mempunyai beberapa fungsi utama, salah satunya adalah merumuskan kebijakan di bidang pembinaan Prajurit TNI, penyediaan tenaga dan dukungan sumber daya manusia dalam pelaksanaan pertahanan adalah berdasarkan peraturan Panglima TNI nomor 31 tahun 2019 tentang perubahan atas peraturan Panglima TNI nomor 6 tahun 2016 tentang penyediaan Prajurit sukarela TNI.

     

    “TNI mempunyai tanggung jawab atas dukungan sarana dan prasarana yang dilaksanakan dari tingkat panda dan anitia besar, pada kesempatan ini saya selaku Aspers Panglima TNI ingin menyampaikan tujuan dari pemberian dukungan sarana dan prasarana pendukung kegiatan TNI di tingkat panda”,ungkapnya.

     

    Lebih lanjut dia mengatakan, kemanfaatan dan peningkatan kinerja dari segi kemanfaatan Sarpras pendukung ini bisa memberikan manfaat tidak hanya untuk mendukung proses kegiatan rekrutmen Akmil, AAU, AAL, Spa PK dan PSDP saja namun bisa dimanfaatkan untuk rangkaian proses kegiatan atau sukarela lainnya seperti Bintara, Tamtama, dan peningkatan kinerja.

     

    “Pemberian sarana dan prasarana secara khusus dapat membantu kelancaran proses kegiatan rekrutmen penerimaan TNI, dapat berjalan secara optimal namun secara umum juga dapat membantu kelancaran kesatuan dalam melaksanakan tugas akhir tentunya”,ungkap Marsda TNI Kusworo.

     

    Kemudian kegiatan dilanjutkan, penandatanganan Berita Acara Serah Terima, penyerahan secara simbolis berupa laptop, komputer, EKG, dan Stopwatch, dan ditutup foto bersama.

     

    Turut hadir, Kadispers Lanud Rsn Kolonel Adm Fauzan Zuhdi, Dansatpom Letkol Pom I Gede Eka Santika,S.H., M.P.M., Karumkit dr.Sukirman Mayor Kes dr. Irwan Janu Sucipta, dan pejabat dari Spers TNI, pejabat Intel dan jajaran Dispers Lanud Rsn.

  • Pejabat Binpotdirga Harus Miliki Pola Fikir Dan Pola Tindak

    Pejabat Binpotdirga Harus Miliki Pola Fikir Dan Pola Tindak

    Kedepan para unsur Kadispotdirga Kotama ataupun Kadispotdirga di jajaran Lanud harus mengerti betul tentang tugas dan tanggung jawabnya. Pejabat Potdirga harus bisa berkesinambungan bukan hanya mencari jabatan saja, tetapi harus betul-betul mempunyai kemampuan yang seperti yang diinginkan, dengan adanya Rakornis ini diharapkan semuanya mempunyai pola fikir dan pola tindak yang sama sehingga jajaran Potdirga dapat terwujud sesuai tugas TNI Angkatan Udara sebagai penegak kedaulatan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

     

    Demikian yang dikatakan oleh Asisten Potensi Kedirgantaraan TNI Angkatan Udara (Aspotdirga Kasau) Marsda TNI Bowo Budiarto, S.E., CHRMP dalam sambutannya yang disampaikan secara virtual pada kegiatan Rakernis Potensi Dirgantara TA. 2021 dari kantor Spotdirgaau, sedangkan dari Lanud Roesmin Nurjadin, turut hadir Kadispotdirga Lanud Roesmin Nurjadin Kolonel Tek P. Siboro, S.T., M.Si., Kasi TahwildirgaLetkol Kes R. Novita Sinaga, SKM dan Kasubsi Binkomsos Mayor Lek Yogo Sudjiarto, tempat di Ruops Lanud Roesmin Nurjadin, Senin (6/12/21).

     

    Lebih lanjut dalam sambutannya, Aspotdirga Kasau mengatakan, bahwa berdasarkan UUD RI No. 34 Tahun 2004 tentang TNI dan Undang-Undang RI tahun 2002 tentang Pertahanan Negara TNI Angkatan Udara mempunyai tugas dan perannya sebagai alat pertahanan negara, dengan melaksanakan pembinaan teritotorial tugas ini dilaksanakan oleh Binpotdirga serta membantu Kasau dengan melibatkan seluruh komponen bangsa untuk memanfaatkan dan mengembangkan potensi dirgantara dengan memberdayakan sumber daya yang ada.

     

    “Kita harus memiliki kemampuan membantu pemerintah untuk menyiapkan komponen cadangan dan komponen pendukung yang berpotensi dikembangkan menjadi kekuatan pertahanan negara di udara, oleh karena itu untuk merealisasikan kegiatan tersebut Potdirga menyelanggarakan Rakornis Potdirga TA. 2021 dengan tema, “Dilandasi jiwa kesatria, militan, loyal, dan profesional pembinaan potensi dirgantara siap melaksanakan pemberdayaan wilayah guna mendukung tugas TNI Angkatan Udara”,ujar Marsma TNI Bowo Budiarto.

     

    Bowo Budiarto menjelaskan, tentang sosialisasi wilayah pertahanan pembentukan Komcad dalam organisasi, ketahuilah kegiatan Potdirga sampai saat ini belum bisa memaksimalkan setiap penugasan, kedepan mudah- mudahan apa yang akan dilaksanakan dan direncanakan bisa diwujudkan, oleh karena itu semua pejabat harus mempunyai tugas dan tanggung jawab yang baik, dengan materi yang disampaikan akan dapat menambah wawasan pemahaman dan pengetahuan serta menjadi pedoman atau acuan bagi para Dispotdirga dalam melaksanakan potensi dirgantara diwilayah masing masing.

     

    Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa dan foto bersama dan dilanjutkan paparan dari, Paban I/Ren, Kapuspotdirgaau, Kadiskumau, Kadispenau, Dirbit Wilhan, Paban VI, dan arahan Aspotdirga Kasau.

  • Gubernur Riau: Film Kadet 1947 Motivasi Anak Millenial

    Gubernur Riau: Film Kadet 1947 Motivasi Anak Millenial

     

    Film Kadet 1947 yang ditayangkan di Mall SKA bagus sekali untuk menjadi contoh bagi kita dimasa sekarang ini, mudah-mudahan melahirkn Kadet-Kadet di Provinsi Riau, terutama bagi anak-anak millenial.

     

    Demikian yang dikatakan Gubernur Riau Drs.H.Syamsuar, M.Si, saat Nonton Bareng (Nobar) Film Kadet 1947 yang berlangsung di Studio 1 Mall SKA Pekanbaru, Kamis (2/12/21).

     

    Gubernur Riau berharap, dengan tayangan film Kadet ini dapat membuat lebih banyak lagi karya-karya yang terbaik dari anak-anak muda Provinsi Riau.

     

    Selain itu, H.Syamsuar mengatakan, pihaknya juga mensupport Komisi Film Daerah (KFD) Riau dan KFD Siak. Tentunya dengan begitu pihaknya berharap anak-anak perfilman Riau dapat terinsfirasi agar lebih semangat dalam meluncurkan karya-karyanya”,ungkapnya.

     

    Gubernur Riau menjelaskan, kami juga sudah diarahkan oleh pemerintah melalui berbagai mentri dari pusat agar menggerakan perfilmam sehingga pertumbuhan ekonomi semakin baik.

     

    “Dari film Kadet 1947 merupakan semangat perjuangan TNI AU dalam mempertahankan kemerdekaan RI dari Kolonial Belanda, dan berharap insan perfilman Riau dapat membuat film Sutan Syarif Kasim ini bagus sekali untuk menjadi contoh bagi generasi muda Provinsi Riau”,ujarnya.

     

    Syamsuar menjelaskan, karya yang terbaiklah dari anak – anak muda di Indonesia ini tentunya membangkitkan semangat kita yang ada di Riau ini.

     

    Sementara itu, Produser film Kadet 1947 Celerina Judisari menuturkan bahwasanya film Kadet 1947 ini menceritakan tentang semangat kaum millenial yang memperjuangkan kemerdekaan Indonesia setelah kemerdekaan yang telah dikumandangkan.

     

    “Kadet 1947 ini menceritakan tentang kaum pemuda yang memperjuangkan kemerdekaan Indonesia saat itu, yang di tengah keterbatasan berusaha mempertahankan kemerdekaan yang telah dikumandangkan,” tuturnya.

     

    Pihaknya menyampaikan, penanyangan film ini juga lebih menyorot bagaimana semangat dari anak – anak muda ini dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

     

    “Dalam film ini kami lebih menyorot bagaimana semangat mereka dalam perjuangkan kemerdekaan, anak – anak ini juga sama dengan millenial lainnya seperti ada bengalnya tetapi pada saat mempertahankan indonesia mereka bersatu,” ujarnya.