Author: Lanud RSN

  • Danlanud Rsn Hadiri Apel Gelar Pasukan Pengamanan Pemilu 2019


    Bersama dengan jajaran Forkopimda Riau, Danlanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Ronny Irianto Moningka, S.T., M.M, menghadiri Apel gelar pasukan dan peralatan dalam rangka peningkatan kemampuan pengamanan Pemilu 2019 yang di pimpin Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Pol Moechgiyarto  yang dilaksanakan di Halaman Kantor Gubernur Riau (22/11).

    Dalam amanatnya Kabaharkam Polri, Komjen Pol Moechgiyarto  mengatakan, apel gelar pasukan ini dilaksanakan dalam rangka melakukan monitoring pelaksanaan Pemilu serta tahapan tahapannya.

    “Pesta demokrasi saat ini sangat komplek dan rumit pada kesempatan ini, kami ucapkan terimakasih kepada jajaran polda riau yang telah melaksanaan apel gelar pasukan ini baik itu, peragaaan pengamanan sehingga, menghadapi pengamanan Pemilu nantinya bisa berjalan dengan aman dan Kondusif,” ungkapnya.

    Kemudian ia menjelaskan, ketika masyarakat merasa aman, tingkat kepercayaan masyarakat kepada Polri juga akan meningkat.  Karena, latihan sangat penting dalam meningkatkan kemampuan dan keterampilan anggota Polri, dengan alat yang sudah canggih kita tingkatkan apa yang sudah kita miliki dan kita manfaatkan dengan baik.

    “Setiap personil yang terlibat pengaman harus dibekali sprin tugas serta didukung wajib anggaran, laporkan hasil pelaksanaan tugas pengamanan saat pelaksanaan kampanye, lakukan selalu koordinasi dengan Bawaslu dan Gakkumdu serta laksanakan proses lidik”, tutupnya.

  • Pasukan Huru-Hara Lanud RSN Amankan Bandara SSK II


        Pasukan Penangulangan Huru-hara Lanud Roesmin Nurjadin dikerahkan dalam Latihan Penanganan Huru-hara yang diselenggarakan di Jalan Protokol Bandara Sutan Syarief Kasim II, Pekanbaru, Jumat (23/11)  

    Dalam latihan tersebut diskenariokan bahwa sekelompok massa pendukung salah satu calon tidak terima dengan keputusan sidang sengketa hasil pemilu yang ditolak MK. Atas keputusan tersebut memicu kerumunan massa berjalan berorasi menuju Bandara SSK II dan berusaha menduduki serta melumpuhkan kegiatan penerbangan agar aspirasi mereka didengar oleh pemerintah. Massa pendemo bergerak dari arah Jl.Jenderal Sudirman ke arah Bandara melewati gerbang utama Bandara SSK II Pekanbaru.  

    Mengantisipasi hal tersebut, Danlanud Roesmin Nurjadin, Marsma TNI Ronny Iriantoi Moningka, S.T., memerintahkan Kadisops, Kolonel Pnb Jajang Setyawan  untuk segera mengorganisir dan mengerahkan pasukan Penanggulangan Huru Hara (PHH) untuk meredam aksi demo tersebut dan mengamankan Bandara SSK II sebagai salah satu objek vital di Kota Pekanbaru.

    Awalnya telah dilakukan negosiasi terlebih dahulu antara TNI AU dengan pendemo, namun tidak berhasil dan situasi kian memanas, mereka mulai merusak pagar dan melempari serta merangsek pagar betis dari pasukan PHH yg menghadang laju mereka. Aksi saling dorong antara pengunjuk rasa dan petugas terjadi beberapa kali, namun massa belum juga jera dan mulai melakukan tindakan anarkis. Sebagian ada yang membakar ban dan massa pendemo lainnya menjadi beringas dengan memukuli tameng pasukan PHH serta melempari dengan beragam benda.  

         Situasi semakin terdesak dan kemudian petugas menembakan water cannon (disimulasikan dengan kendaraan PK) untuk mengurai dan memecah konsentrasi massa yang sedang berhadapan dengan petugas kemudian pasukan anti huru-hara merangsek masuk untuk mengurai kerumunan massa sambil menangkap para pendemo yang dicurigai sebagai provokator tindakan anarkis untuk diamankan. Akibatnya sebagian pendemo ada yang terluka dan harus dilarikan ke rumah sakit dengan ambulance. Setelah berjalan beberapa saat, situasi bisa dikendalikan dan massa pendemo diarahkan untuk membubarkan diri dengan tertib.

        Danlanud Roesmin Nurjadin, Marsma TNI Ronny Irianto Moningka, S.T., M.M kepada media menyampaikan bahwa Bandara merupakan obyek vital yang harus diamankan dari gangguan seperti demo, kami dari Lanud Rsn harus selalu mempersiapkan diri menghadapi situasi seperti ini.

    “Simulasi yang dilaksanakan merupakan bagian dari kegiatan Latihan Penanggulangan Huru-hara di Obyek Vital Bandara, dan dapat berjalan dengan natural, mulai dari datangnya informasi dari pihak kemananan bandara, menurunkan personil PHH, negosiasi dan tindakan preventif,” tambah Danlanud

    Lebih lanjut Danlanud menambahkan, Lanud Roesmin Nurjadin harus selalu siap menghadapi potensi ancaman semacam ini, jangan sampai obyek vital lumpuh oleh aksi semacam ini.

    “Ada SOP yang harus kami jalani dalam menangani ancaman demo tersebut, hal inilah yang kami uji dan terapkan dalam simulasi kali ini,” tambahnya.

  • Pesawat Tidak Dikenal di Force Down Lanud RSN


    Pesawat tidak dikenal yang melintasi kedaulatan wilayah NKRI dipaksa mendarat dan dilaksanakan penindakan di Apron Utara Bandara SSK II, Pekanbaru, Kamis (22/11).

    Skenario latihan force down yang dilaksanakan Lanud Roesmin Nurjadin ini bermula dengan adanya informasi telah terdeteksi Lasa-X (pesawat tidak dikenal) pada pukul 14.00 WIB yang masuk ke wilayah NKRI, info tersebut disampaikan Asops Kosekhanudnas III Medan. Selanjutnya, Komando Atas memerintahkan 1 Flight pesawat F-16 untuk melaksanakan identifikasi serta penindakan terhadap pesawat tersebut.

    Setelah berhasil melaksanakan intersepsi, diperoleh informasi bahwa pesawat tersebut adalah jenis pesawat militer dengan dengan kursi ganda yang beralasan mengalami kerusakan alat navigasi. Setelah dilaporkan hasil identifikasinya, Komando Atas memerintahkan flight pesawat F-16 tersebut untuk melaksanakan force down ke Lanud Roesmin Nurjadin.

    Mengetahui bahwa pesawat Lasa X jenis pesawat tempur Hawk 100/200 tersebut akan dipaksa mendarat di Lanud Roesmin Nurjadin, Kadisops Lanud RSN Kolonel Pnb Jajang Setyawan dibantu Kasiopslat dan Kasi Base Ops segera mengkoordinir kesiapan semua unsur untuk melaksanakan penanganan force down sesuai prosedur yang telah ditetapkan.

    Pada saat itu, kondisi Apron Base Ops Lanud RSN sedang dilaksanakan overlay, sehingga untuk penanganan force down dipilih dilaksanakan di Apron Utara Bandara SSK II.

    Danlanud Roesmin Nurjadin, Marsma TNI Ronny Irianto Moningka, S.T., M.M mengatakan bahwa latihan ini bertujuan untuk melatihkan seluruh unsure yang terkait  dengan penanganan force down.

    “Diharapkan seluruh unsur yang terkait dalam penanganan force down ini, benar benar paham dan mengilhami tugas-tugasnya, sehingga dapat melaksanakan tugas dengan benar dan efektif jika suatu saat kita harus melaksanakan force down,” terang Danlanud.

  • Peringatan Maulid NAbi Muhammad SAW di Lanud RSN


    Segenap Personel Lanud Roesmin Nurjadin, melaksanakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, yang diselenggarakan di Masjid Amrullah, Pekanbaru, Kamis (22/11)

    Dalam kesempatan tersebut, Danlanud Rosmin Nurjadin Marsma TNI Ronny Irianto Moningka, S.T., M.M., dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Danwing 6 Kolonel Pnb M. Yani Amirullah menyampaikan bahwa sebagai insan prajurit Sapta Marga, kita selalu berusaha untuk meneladani sikap dan kepribadian junjungan umat muslim Nabi Besar Muhammad SAW, kepribadian beliau dapat dijadikan sebagai sarana peningkatan pembinaan moral dan disiplin prajurit TNI.

    “Seyogyanya kita dapat mengambil keputusan yang cepat dan tepat.   Sikap ini harus didukung oleh dua hal yang harus kita miliki, yaitu mempunyai daya pikir yang kuat, tabah, sabar serta profesional dalam melaksanakan setiap tugas,” tambah Danlanud.

    Lebih lanjut Danlanud mengatakan, sudah seharusnya kita dapat menauladani kesederhanaan Nabi Muhammad SAW.  Walaupun beliau adalah seorang pemimpin besar umat manusia di dunia, namun dimanapun berada, beliau selalu menampilkan pola hidup sederhana.

    Hal senada disampaikan oleh Ustadz  dr. H. Saidul Amin, M.A., bahwa dengan kita memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW ini, maka kita sebagai umat Islam harus mampu meniru apa yang dilakukan nabi pada zaman sebelumnya.    

      

  • Latihan Penanggulangan Kebakaran, Uji Kesiapan dan Kesigapan Personel Roesmin Nurjadin


    Dalam rangka menguji sampai dimana kesiapan dan kemampuan seluruh personel pendukung operasi udara dalam menghadapi bahaya kebakaran, Lanud Roesmin Nurjadin melaksanakan latihan penanggulangan kebakaran yang dilaksanakan di Hanggar Lengkung, Lanud Roesmin Nurjadin, (21/11).

    Dalam kegiatan ini diasumsikan Lanud Roesmin Nurjadin melaksanakan latihan rutin  penerbangan di Military Training Area (MTA), di periode terakhir, salah satu pesawat F-16 mengalami suatu emergency ketika sedang melaksanakan rolling take off, karena speed pesawat belum mencapai speed stop maka penerbang memutuskan untuk melaksanakan abort take off. Namun pada saat abort terjadi pecah ban yang menyebabkan pesawat keluar landasan dan terbakar di sisi grass trip military side, secara cepat penerbang pesawat tersebut masih mampu keluar dari pesawat walaupun mengalami luka bakar.

    Atas kejadian tersebut duty di tower bandara SSK II segera memberi informasi melalui HT kepada Baseops Lanud Rsn dan secara parallel Kadisops Lanud Rsn segera memerintahkan Base Rescue serta crash team Skadron Udara 16 merapat ke tempat terjadinya pesawat crash untuk melaksanakan prosedur pemadaman kebakaran terhadap pesawat tersebut.

    Selanjutnya Satuan-satuan yang terkait langsung melaksanakan tugasnya masing-masing, satuan Pemadam Kebakaran (PK) dengan cepat memadamkan api, sedangkan Satuan Polisi Militer langsung mengisolir lokasi kejadian dan melaksankan pengamanan dan penyelidikan bersama dengan satuan Intelijen dan Pengaman, sedangkan Rumkit langsung melaksanakan evakuasi korban.

  • Joint Working Group RAAF dan TNI AU di Lanud Roesmin Nurjadin


    Komandan Lanud Roesmin Nurjadin, Marsma TNI Ronny Irianto Moningka, S.T, M.M, menerima Delegasi Angkatan Udara Australia ( Royal Australian Air Force ) yang tergabung dalam Joint Working Group antara RAAF dan TNI AU, di Ruang Pandawa Lanud Roesmin Nurjadin, Rabu (21-22/11)

    Delegasi Angkatan Udara Australia ini berjumlah 7 Orang, dipimpin oleh Air Commodore Anthony Jones, dan rombongan dari Dislambangjaau berjumlah 9 orang dipimpin oleh Marsekal Pertama TNI Agung Heru S.

    Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Ronny Irianto Moningka, S.T., M.M., menyampaikan bahwa kerja sama yang dilaksanakan antara  TNI AU dan Royal Australian Air Force merupakan program yang diselenggarakan secara periodik dan terjadwal  dalam rangka  mengembangkan dan berbagi semua pengalaman untuk mencapai “Zero Accident”.

    “Telah menjadi komitmen umum kami, bahwa keselamatan adalah prioritas tertinggi dalam setiap aspek tugas. Oleh karena itu, kegiatan seperti ini akan sangat penting untuk meningkatkan pengetahuan kami dalam keselamatan terbang dan kerja,” tambah Danlanud.

    Lebih Lanjut Danlanud menambahkan sebagaimana kita tahu bahwa misi dan operasi Angkatan Udara adalah terbang dan bekerja bak di udara maupun darat. Secara khusus, penerbangan dunia yang kita lakukan selalu mengandung resiko yang harus di manaj dan diantisipasi dengan baik. Situasi seperti ini membutuhkan kepedulian kita untuk lebih memberikan perhatian tinggi dalam rangka meminimalisir resiko baik accident ataupun incident.

    Hal Senada disampaikan oleh Kepala Dinas Keselamatan Terbang Dan Kerja Angkatan Udara (Kadislambangjaau), Marsekal Pertama TNI Agung Heru S M.Si (Han) bahwa kerja sama JWG ini diinisiasi oleh Kepala Staf TNI Angkatan Udara dan Kepala Staf Angkatan Udara Australia pada tahun 2010, dan telah terjalin selama delapan tahun hingga saat ini. Berbagai program kegiatan telah dapat terlaksana dengan baik dalam kerjasama bilateral ini.

    “Program-program kegiatan JWG tersebut terbagi menjadi tiga, yaitu program jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang. Program jangka pendek yang telah terlaksana antara lain penerbitan direktif KASAU tentang lambangja, pengiriman personel TNI AU untuk melaksanakan safety attachments di Australia, penyusunan petunjuk induk dan petunjuk pelaksanaan TNI AU tentang lambangja, serta pengadaan publikasi elektronika,” terang Kadislambangjaau.

    Kadislambangjaau mengatakan, Lanud Roesmin Nurjadin merupakan salah satu Lanud yang berada di wilayah barat dan mengoperasikan beberapa pesawat tempur yang dimiliki oleh TNI AU.

    “Saya berharap kunjungan kami ini dapat memberikan dampak yang positif terhadap peningkatan keselamatan terbang dan kerja di Lanud Roesmin Nurjadin,” tambah Kadislambangjaau.

    “Setiap satuan harus mampu memaksimalkan sumber daya yang dimiliki agar dalam setiap pelaksanaan tugas dapat dilaksanakan dengan baik dan aman. Hal ini dapat dicapai melalui penerapan manajemen lambangja secara utuh dan menyeluruh,” pungkas Kadislambangjau.

  • Siswa SD Angkasa Lanud RSN Raih Juara 1 Olympiade Matematika


    Siswa SD Angkasa Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru, yang bernama Juan Nathaniel, berhasil meraih peringkat juara 1 mata pelajaran Matematika dalam kompetisi Angkasa Mathematics and Science Olympiad (AMSO), yang dilaksanakan di PMPP (Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian) Sentul, Bogor,pada Sabtu (17/11).

    Sebanyak 4 anak diutus mewakili SD Angkasa Lanud Roesmin Nurjadin. Dari 4 siswa tersebut, 1 di antaranya, Juan berhasil menjadi juara 1 mata pelajaran Matematika dalam kompetisi AMSO, yang merupakan salah satu kegiatan Festival Edukasi Sekolah Angkasa (FESA) di Sentul, Bogor.

    Kegiatan tersebut berawal dari penjaringan yang dilaksanakan di masing-masing daerah sebelumnya, yang kemudian para siswa diutus ke pusat mengikut kompetisi final tingkat nasional.

    Rombongan kontingen AMSO kembali ke Lanud Roesmin Nurjadin menggunakan Pesawat Boeing-737 TNI Angkatan udara yang di sambut para pejabat Lanud dan pengurus Yasarini di Baseops Lanud Rsn pada Selasa (20/11) pagi.

    Ketua Yayasan Ardhya Garini (Yasarini) Pengurus Cabang Lanud Roesmin Nurjadin, Ny Irenne Ronny I Moningka mengatakan, Juan Nathaniel saat ini masih duduk di Kelas V SD, berhasil memenangkan kompetisi tersebut, dari 22 sekolah Angkasa yang ada di Indonesia, dan 80 siswa.

    Ny Irenne Ronny I Moningka juga mengatakan, dalam peningkatan mutu sekolah diperlukan inovasi dan kreatifitas berfikir serta bertindak, maka dari itu, kegiatan tersebut dilaksanakan.


    “Kita bersyukur, sangat kaget awalnya, siswa kita berhasil menjuarai AMSO di tingkat nasional, Ini merupakan kegiatan AMSO yang kedua, dimana pada tanggal 9 Oktober 2017 kegiatan AMSO yang pertama diselenggarakan,” tutur Ny Irenne.
    Ditambahkannya, Melalui AMSO banyak manfaat yang bisa diambil, misalnya menyediakan wahana bagi siswa SD/MI, SMP, dan SMA serta SMk Sekolah Angkasa untuk mengembangkan bakat dan minat di bidang Matematika, IPA dan IPS. Selain itu meningkatkan kemampuan siswa berbagai bidang, kemudian memotivasi guru untuk meningkatkan kualitas dan kreativitas pembelajaran terkait, dan mempersiapkan siswa berprestasi.

    “Saya berharap, kegiatan ini dapat menjadi program rutin kedepan yang dilaksanakan setiap tahunnya. Karena selain menguji dan mengasah intelektual di bidang ilmu pengetahuan tertentu, olimpiade ini juga melatih siswa untuk berkompetisi dalam mencapai masa depan.” tambahnya.

    Sementara itu, Kepala Sekolah SD Angkasa Labud Roesmin Nurjadin, Kapten Tek Bayu Riady Prabowo mengatakan, pihaknya merencanakan akan memberikan pembinaan kepada siswa berprestasi tersebut, hingga melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi.

    “Untuk pendidikan tingkat SMP kita sudah koordinasi dengan pihak SMP 4 Pekanbaru, yang merupakan sekolah unggul di Pekanbaru,” ujarnya.

  • Peringati HUT Ke-47 Korpri, Pns Lanud Rsn Laksanakan Bakti Sosial


    Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-47  Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) tahun 2018, Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Lanud Roesmin Nurjadin melaksanakan kegiatan bakti sosial berupa kunjungan ke Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Pekanbaru, Senin (19/11).

    Ketua Korpri Lanud Roesmin Nurjadin, Rosmery Pasaribu, Amd.keb pada sambutnya menyampaikan apapun yang menjadi latar belakang adik-adik semua masuk ke tempat ini, jadikan sebagai pembelajaran dan pengalaman untuk menjadi orang yang lebih baik lagi bagi semua orang, apa yang sudah kita lakukan sebelumnya jangan lagi kita ulangi.

    “Jangan lupa doakan bapak dan ibu yang bertugas disini semoga dengan kesabaran dapat mendidik dan membina adik-adik menjadi orang-orang yang luar biasa. Kami juga berharap dengan kehadiran kami dapat memotivasi seluruh adik-adik yang ada di tempat ini untuk kedepannya menjadi lebih baik lagi”,lanjutnya.

    Pada kegiatan bakti sosial kali ini ada beberapa kegiatan yang dilaksanakan oleh Korpri Lanud Rsn di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Pekanbaru seperti pencerahan tentang bahaya narkoba oleh Jhon Tra Volta Marbun, pemberian tali asih, doa dan makan bersama.  

  • Lanud Rsn Dukung Deklarasi Sinergitas Pemilu Tahun 2019


    Kepala Dinas Logistik Lanud Rsn Kolonel Tek Sentot Pujagiri, hadir dalam acara Safari Sinergitas Pemilu Tahun 2019 Dalam rangka mendukung  sinergitas Pemilu Tahun 2019 di Sri Indrapura Kabupaten Sungai Siak, Rabu (14/11).

    Dalam kegiatan tersebut  menghasilkan deklarasi  bahwa komponen masyarakat Kabupaten Siak bertekat: Menolak segala bentuk ujaran kebencian,intimidasi dan provokasi yang dapat memecah belah NKRI. melaksanakan kampanye pemilu yang aman,tertib, damai, berintegritas tanpa hoax, politisasi sara, dan politik uang, mendukung pemilu yang aman, damai dan sejuk ada Pileg dan Pilres 2019, bersama TNI dan POLRI menciptakan situasi yang aman, damai dan konsusif.

    Dalam pertemuan yang digelar di Gedung Tengku Maharatu tersebut, Bupati Siak H. Syamsuar dalam sambutannya menyampaikan bahwa upaya sinergi dalam sukses pesta demokrasi yang kondusif, aman dan damai. Bupati mengajak agar seluruh pihak dapat bersama-samna berperan aktif dalam menciptakan pemilu yang sejuk dan aman.

    “Agar dijadikan momentum bagi semua pihak tentang arti penting Pemilu aman dan damai, seluruh pihak harus sama-sama terlibat. Khususnya, kebulatan komitmen dalam menjauhkan dari provokasi, ujaran kebencian, berbau sara dan tentu hoax dan lain-lain yang dapat mengancam keamanan dan perdamaian.” Terang Bupati.