Author: Lanud RSN

  • Usai Laksanakan Flypast “RISING 50”, Kasau dan CAF Mendarat di Lanud Rsn

    Usai melaksanakan flypast dalam rangka peringatan 50 tahun hubungan bilateral Indonesia dan Singapura atau “RISING 50”, Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., dan Chief of Air Force Republic of Singapore Air Force (RSAF) Major General Mervyn Tan mendarat di Lanud Roesmin Nurjadin menggunakan F-16 TNI AU dan RSAF, Kamis (7/9).

    Flypast ini sendiri berlangsung di Marina Bay Cruise Centre (MBCC) Singapura dengan melibatkan pesawat tempur dari kedua negara dan disaksikan langsung oleh Presiden RI Ir. Joko Widodo dan PM Singapura Lee Hsien Loong.

    Kasau, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., mengatakan bahwa flypast ini dilaksanakan dalam rangka memperingati hubungan diplomatik antara dua negara yaitu Indonesia dan Singapura.

    “Ini adalah pertama kali dalam sejarah, bahwa kedua negara mampu melaksanakan formasi angka 50, dan dapat terlaksana dengan baik”, tambah Kasau.

    Kasau juga menyampaikan dengan terlaksananya kegiatan ini menunjukkan hubungan yang semakin baik dan semakin erat antara Indonesia dan Singapura.

    Sementara itu CAF RSAF MG Mervyn Tan menyampaikan bahwa ini merupakan sebuah hal yang bersejarah bagi kedua negara serta kedua angkatan udaranya.

    “Ini adalah pertama kalinya, dua angkatan udara bersama-sama melakukan flypast dengan formasi yang sulit, yang tentunya membutuhkan keahlian serta kepercayaan yang tinggi”, lanjutnya.

    “Atas nama RSAF, saya ingin menyampaikan merupakan sebuah kehormatan untuk dapat merayakan 50 tahun hubungan Indonesia dan Singapura dengan cara yang spesial, bersama rekan kami dari Indonesia”, tutupnya.

    Fly past ini sendiri melibatkan 10 pesawat tempur F-16 TNI AU dari Skadron Udara 3 Lanud Iswahjudi Madiun dan Skadron Udara 16 Lanud Roesmin Nurjadin, kemudian 10 pesawat F-16 dan 5 pesawat F-15 dari RSAF.

    Pesawat tempur TNI AU dan RSAF membentuk beberapa formasi seperti arrow head, kemudian angka 50, dimana angka “5” dibentuk oleh pesawat TNI AU dan angka “0” oleh pesawat dari RSAF, dan diakhiri dengan bomb burst oleh pesawat F-15 dari RSAF.

  • Jelang Flypast “RISING 50”, Kasau dan Warga Lanud Rsn Doa Bersama

    Jelang pelaksanaan flypast TNI AU dan Republic of Singapore Air Force (RSAF) pada peringatan “RISING 50”, Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.IP., beserta rombongan dan keluarga besar Lanud Roesmin Nurjadin serta Yonko 462 Paskhas melaksanakan doa bersama yang bertempat di Hanggar Skadron Udara 16, Selasa (5/9) sore.

    “Kita semua hadir disini untuk memanjatkan doa, seraya memohon semoga kegiatan kita pada tanggal 7 mendatang diberikan kelancaran, tidak ada satu hambatan apapun sehingga apa yang kita inginkan diridhoi oleh Tuhan Yang Maha Kuasa”, ujar Kasau.

    Selanjutnya Kasau menyampaikan bahwa kegiatan flypast yang dilakukan ini merupakan bagian dari tugas TNI dan juga TNI Angkatan Udara yang membanggakan.

    “Kegiatan flypast dalam peringatan 50 tahun hubungan Indonesia dan Singapura itu tidak hanya sebagai kebanggaan TNI AU saja, namun juga merupakan kebanggaan nasional bahkan internasional”, lanjut Kasau.

    Pada bagian lain sambutannya, Kasau mengucapkan banyak terima kasih kepada Danlanud Rsn dan Iswahjudi serta jajarannya yang telah mampu merencanakan kegiatan ini dengan baik.

    Terima kasih juga disampaikan Kasau kepada seluruh teknisi dari Skadron Udara 3 dan Skadron Udara 16 atas dedikasi dan kerja kerasnya dapat mempersiapkan seluruh pesawat yang akan dilibatkan dalam kegiatan flypast.

    “Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa meridhoi apa yang kita lakukan demi kebanggaan TNI AU yang sangat kita cintai bersama, serta demi kejayaan bangsa dan negara”, tutup Kasau.

  • Kasau Tinjau Kesiapan “RISING 50” di Lanud Roesmin Nurjadin

    Kegiatan flypast dalam rangka peringatan 50 tahun hubungan bilateral antara Indonesia dan Singapura atau “RISING 50” tinggal beberapa hari lagi, untuk itu Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., beserta rombongan datang ke Lanud Roesmin Nurjadin untuk meninjau secara langsung kesiapannya, Selasa (5/9).

    Kedatangan Kasau dan rombongan di terima langsung oleh Danlanud Rsn Marsma TNI T.B.H. Age Wiraksono, S.I.P., M.A., dan disambut oleh Wakil Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim serta para pejabat Forkopimda Riau di Apron Baseops Lanud Rsn.

    Setelah tiba di Lanud Rsn, Kasau dan rombongan menuju Wing 6 untuk mengikuti kegiatan video conference antara TNI AU dengan RSAF terkait kegiatan latihan flypast yang akan dilaksanakan, dan dilanjutkan menuju ke Skadron Udara 16 .

    Flypast “RISING 50” yang melibatkan pesawat tempur TNI AU dan RSAF ini rencananya akan berlangsung pada tanggal 7 September mendatang di Marina Bay Cruise Centre (MBCC) Singapura, dan akan disaksikan langsung oleh Presiden RI Ir. Joko Widodo dan PM Singapura Lee Hsien Loong.

    Sebanyak 10 pesawat F-16 TNI AU dari Skadron Udara 3 Lanud Iswahjudi Madiun dan Skadron Udara 16 Lanud Roesmin Nurjadin, kemudian 10 pesawat F-16 dan 5 pesawat F-15 dari RSAF dilibatkan dalam kegiatan ini.

    Pesawat tempur dari kedua negara ini akan membentuk beberapa formasi seperti arrow head, kemudian angka 50, dimana angka “5” dibentuk oleh pesawat TNI AU dan angka “0” oleh pesawat dari RSAF, dan diakhiri dengan manuver bomb burst oleh pesawat F-15 dari RSAF.

  • Jelang Peringatan “RISING 50”, TNI AU-RSAF Kembali Latihan Flypast

    Menjelang peringatan “RISING 50”, TNI AU dan Republic of Singapore Air Force (RSAF) kembali melaksanakan gladi flypast yang berlangsung di atas langit Pekanbaru, Senin (4/9).

    Fly past ini sendiri melibatkan 10 pesawat tempur F-16 TNI AU dari Skadron Udara 3 Lanud Iswahjudi Madiun dan Skadron Udara 16 Lanud Roesmin Nurjadin, kemudian 10 pesawat F-16 dan 5 pesawat F-15 dari RSAF.

    Dalam latihan ini, pesawat tempur TNI AU dan RSAF membentuk beberapa formasi seperti arrow head, kemudian angka 50, dimana angka “5” dibentuk oleh pesawat TNI AU dan angka “0” oleh pesawat dari RSAF, dan diakhiri dengan bomb burst oleh pesawat F-15 dari RSAF.

    Nantinya flypast ini akan berlangsung pada tanggal 7 September mendatang di Marina Bay Cruise Center (MBCC) Singapura dan disaksikan langsung oleh Presiden RI Ir. Joko Widodo dan PM Singapura Lee Hsien Loong.

  • Shalat Idul Adha 1438 H Keluarga Besar Lanud Rsn

    Bersama-sama dengan warga sekitar, keluarga besar Lanud Roesmin Nurjadin dan Yonko 462 Paskhas melaksanakan Shalat Idul Adha 1438 H / 2017 M di Lapangan GOR Andalan Lanud Rsn dengan Imam dan Khatib Ustadz Drs. Ruslan Baharun, Jum’at (1/9).

    “Idul Adha, sebagai hari besar umat islam, merupakan salah satu momentum yang memiliki dampak syiar yang bersifat ritual maupun sosial bagi pembangunan keagamaan, bangsa dan negara”, ujar Danlanud Rsn Marsma TNI T.B.H. Age Wiraksono, S.I.P., M.A., dalam sambutannya.

    Lebih lanjut dikatakan Danlanud, melalui peringatan Idul Adha, kita dapat mengambil hikmah dan keteladanan yang telah ditunjukkan oleh  Nabi Ibrahim AS dalam mentaati perintah yang datang dari Allah SWT. Melalui qurban itu juga, umat islam akan selalu diuji oleh Allah SWT sampai sejauh mana kadar keimanan dan ketakwaan kepada-Nya.

    Pada bagian lain sambutannya, Danlanud juga mengajak seluruh prajurit untuk selalu memupuk dan memiliki sikap rela berkorban, solidaritas serta peduli dengan lingkungan dan masyarakat di sekitar kita dalam konteks kehidupan sehari-hari.

    “Hal ini penting untuk membina tali silaturahmi dan persaudaraan diantara prajurit TNI dengan masyarakat, sehingga TNI semakin dicintai dan dapat memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa”, pungkas Danlanud.

    Sementara itu Ustadz Drs. Ruslan Baharun dalam ceramahnya menyampaikan berbicara mengenai Idul Adha, tak terlepas dari dua peristiwa di dalamnya, yaitu ibadah haji dan penyembelihan hewan qurban.

    “Dari dua peristiwa tersebut terdapat hikmah bagi seluruh umat Islam, yaitu untuk selalu meningkatkan keimanan dan ketakwaannya kepada Allah SWT, selain itu juga untuk memiliki sifat peduli dan rela berkorban demi sesama”, lanjutnya.

    Sebelum mengakhiri ceramahnya, Ustadz Drs. Ruslan Baharun, mengajak seluruh jamaah yang hadir untuk terus meningkatkan kecintaannya kepada Allah SWT dengan selalu meningkatkan iman dan taqwa serta memperbanyak amal dan ibadah di dalam hidup.

    Kabintal Lanud Rsn Letkol Sus H.M. Zukri, S.Ag menjelaskan pada Idul Adha tahun ini, Lanud Rsn dan Yonko 462 Paskhas menyembelih 47 hewan kurban yang terdiri dari 18 ekor sapi dan 29 ekor kambing, dimana penyembelihannya terbagi di dua tempat yaitu 12 ekor sapi dan 24 ekor kambing di Masjid Amrullah Lanud Rsn dan 6 ekor sapi dan 5 ekor kambing di Markas Yonko 462 Paskhas.

    “Seluruh daging kurban akan dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan serta ke beberapa panti asuhan di sekitar Lanud Rsn”, tutupnya.

  • Takbir Keliling Lanud Rsn Jelang Idul Adha 1438 H


    Jelang Idul Adha 1438 H / 2017 M, warga Lanud Roesmin Nurjadin baik dewasa maupun anak-anak mengikuti kegiatan takbir keliling yang dilepas langsung Danlanud Rsn Marsma TNI T.B.H. Age Wiraksono, S.I.P., M.A., beserta pejabat Lanud di Masjid Amrullah Lanud Rsn, Kamis (31/8).

    Kabintal Lanud Rsn Letkol Sus H.M. Zukri, S.Ag., menyampaikan dalam takbir keliling ini Lanud Rsn menyertakan beberapa jenis kendaraan seperti dua buah kendaraan kecil yang membawa miniatur masjid dan pesawat tempur Hawk 100/200, empat buah truk, ditambah satu buah mobil kawal serta mobil ambulans, yang keseluruhannya berjumlah delapan kendaraan.

    “Nantinya rombongan ini akan bergerak menuju pusat kota untuk kemudian bergabung bersama rombongan lain untuk kemudian bersama-sama melaksanakan kegiatan takbir keliling mengelilingi kota Pekanbaru, dan akan kembali ke Masjid Amrullah setelah selesai”, lanjutnya.

    Sebelum diberangkatkan, Danlanud berpesan kepada seluruh peserta untuk selalu mengutamakan keselamatan dan keamanan, sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan tertib dan lancar.

    “Mari kita berdoa semoga Allah SWT melindungi dan memberikan kelancaran agar kegiatan ini dapat berjalan dengan aman hingga nanti seluruh rombongan kembali ke Lanud”, tambahnya.

  • Pesawat Tempur TNI AU – RSAF Latihan Flypast “RISING 50”


    Memperingati 50 tahun hubungan bilateral Indonesia dan Singapura atau yang lebih dikenal dengan “RISING 50”, akan dilaksanakan flypast dari pesawat tempur TNI AU dan Republic of Singapore Air Force (RSAF).

    Agar kegiatan ini berjalan dengan sukses, pesawat tempur TNI AU dan RSAF melaksanakan latihan fly past di wilayah udara Pekanbaru dan sekitarnya, Kamis (31/8).

    Fly past ini sendiri melibatkan 10 pesawat tempur F-16 TNI AU dari Skadron Udara 3 Lanud Iswahjudi Madiun dan Skadron Udara 16 Lanud Roesmin Nurjadin, kemudian 10 pesawat F-16 dan 5 pesawat F-15 dari RSAF.

    Nantinya flypast ini akan berlangsung pada tanggal 7 September mendatang di Marina Bay Cruise Center (MBCC) Singapura dan disaksikan langsung oleh Presiden RI Ir. Joko Widodo dan PM Singapura Lee Hsien Loong.

  • Mayor Pnb Fardinal “Fidelle” Capai 2000 Jam Terbang

    Mencapai sebuah prestasi tentu akan sangat membanggakan. Itulah yang ditorehkan oleh salah satu penerbang Skadron Udara 12, Mayor Pnb Fardinal “Fidelle” Umar yang telah mencapai 2000 jam terbang di atas cockpit pesawat tempur Hawk 100/200, Rabu (30/8).

    Dalam sambutannya, Danlanud Rsn Marsma TNI T.B.H. Age Wiraksono menyampaikan ucapan selamat serta rasa bangga atas prestasi yang telah di capai oleh Mayor Pnb Fardinal Umar.

    Ditambahkan oleh Danlanud, sebuah pencapaian bukanlah membalikkan tangan, namun merupakan sebuah proses, baik proses dari yang bersangkutan sendiri maupun proses dari seluruh unsur yang ada sehingga prestasi ini dapat tercapai.

    “Untuk itu, sudah selayaknya juga saya ucapkan terima kasih kepada seluruh personel yang ada, atas dedikasi dan kerja keras serta team effortnya sehingga “fidelle” dapat mencapai 2000 jam terbang”, kata Danlanud.

    Lebih lanjut Danlanud juga mengatakan, mencapai 2000 jam terbang tidak hanya sekedar mengenakan badge dan bertepuk dada dengan bangga, namun harus dipahami bahwa ada konsekuensi yang mengiringi, seperti leadership yang lebih mumpuni, nurani yang lebih tinggi serta harus mampu menjadi teladan, sehingga terbukti kita layak menyandangnya.

    “Sekali lagi saya ucapkan selamat, saya percaya dan yakin apa yang anda peroleh itu dapat dipertanggungjawabkan, turunkan ilmu yang dimiliki kepada adik-adik, kemudian jadilah pemimpin sesuai dengan level anda yang mampu diteladani, serta mari kita majukan TNI AU sesuai dengan kemampuan dan porsi kita masing-masing”, ujar Danlanud di akhir sambutannya.

    Sementara itu Danskadron Udara 12 Letkol Pnb Adhi S. Akbar juga memberikan ucapan selamat atas prestasi yang telah diraih seraya berharap agar Mayor Pnb Fardinal Umar dapat terus meningkatkan pengabdiannya kepada TNI AU serta bangsa dan negara.

    Mayor Pnb Fardinal Umar adalah alumnus AAU 2002 yang dilahirkan 37 tahun silam, merupakan putra dari Drs. Umar Ali (alm) dan Hj. Radmiyati. Saat ini, lulusan Sekolah Penerbang (Sekbang) A-68, Sekolah Instruktur Penerbang (SIP) A-66 dan Sekkau A-92, dalam kesehariannya bertugas sebagai Kalambangja Lanud Rsn.

  • Sertijab Pengurus Yasarini Lanud Rsn

    Bertempat di Kantor Yasarini Lanud Roesmin Nurjadin, dilaksanakan kegiatan serah terima jabatan beberapa pengurus Yasarini Lanud Rsn, Selasa (29/8).

    Dalam sambutannya ketua Yasarini Lanud Rsn Ny. Age Wiraksono menyampaikan bahwa Yasarini sebagai bagian dari Pia Ardhya Garini, merupakan sebuah organisasi yang memiliki tugas mulia dalam membina dan mengelola dunia pendidikan, karena secara langsung akan dapat mencerdaskan kehidupan bangsa serta melahirkan generasi penerus yang cinta tanah air dan dirgantara.

    “Dan seluruh tugas tersebut, tentu tak akan berhasil tanpa adanya segenap upaya dan kebersamaan yang dilakukan oleh seluruh pengurus, untuk itu saya ucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya”, lanjutnya.

    Selanjutnya, kepada pengurus yang baru saja mendapat penugasan di dalam kepengurusan Yasarini Lanud Rsn, Ny. Age Wiraksono menyampaikan ucapan selamat, seraya berharap para pengurus  akan cepat menyesuaikan diri dengan lingkup dan tugas yang dipercayakan.

    “Saya yakin dengan pengalaman dan dedikasi yang telah ibu-ibu tunjukkan selama ini, ibu-ibu akan mampu mengemban dan menjalankan tugas dengan baik guna mencapai keberhasilan  organisasi kita ini”, tutupnya.