Author: Lanud RSN

  • Anggota Lanud Rsn Percantik Hutan Wisata

    Seusai istirahat siang, seluruh anggota Lanud Roesmin Nurjadin bersama-sama mempercantik hutan wisata yang terletak di lingkungan Lanud Roesmin Nurjadin, Selasa (29/3).

    Hutan wisata ini sendiri merupakan kawasan hijau dengan luas 11 hektare yang berada di dalam wilayah Lanud Roesmin Nurjadin dan merupakan satu-satunya areal hutan di kota Pekanbaru.

    “Adanya hutan wisata di Lanud Rsn yang telah diresmikan sejak Desember lalu oleh Walikota Pekanbaru, tentu akan dapat membuat lingkungan kita menjadi lebih sehat dan bebas dari polusi udara”, ujar Danlanud Rsn Marsma TNI Henri Alfiandi.

    Selain itu, Danlanud juga menambahkan hutan wisata ini juga dapat dinikmati sebagai taman kota dan tempat untuk berekreasi yang dapat dinikmati tak hanya oleh warga Lanud namun juga seluruh masyarakat di sekitarnya.

    “Oleh karena itu, seluruh anggota Lanud Rsn secara rutin terus memelihara dan mempercantik kawasan hutan wisata ini agar semakin nyaman untuk dinikmati bersama”, pungkas danlanud.

  • Danlanud Rsn Terima Kunjungan Kapolda Riau

    Bertempat di ruang kerjanya, Danlanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Henri Alfiandi didampingi para Kepala Dinas menerima kunjungan Kapolda Riau Brigjen Pol Drs. Supriyanto, Senin (28/3).

    Kunjungan ini sendiri merupakan kunjungan silaturahmi yang dilakukan oleh Kapolda Riau yang baru saja dilantik beberapa waktu lalu ke seluruh institusi militer dan sipil yang terdapat di Riau.

    Danlanud Rsn dalam penyambutannya menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan Kapolda Riau ke Lanud Roesmin Nurjadin seraya berharap ke depannya jalinan silaturahmi antara Lanud Rsn dan Polda Riau akan semakin erat.

    “Dengan semakin eratnya silaturahmi di antara Lanud dan Polda tentu akan semakin mempermudah koordinasi kedua instansi dalam melaksanakan tugas di masa depan”, lanjut Danlanud.  

  • Latihan Bido Gesit 2016 Selesai

    Masih dalam rangkaian Latihan Bido Gesit 2016, dilaksanakan latihan penanganan bahaya kebakaran serta SAR Tempur (Sarpur) oleh seluruh peserta Latihan, Kamis (24/3).

    Diasumsikan salah satu bangunan di wilayah Lanud Rsn mendapatkan teror bom dari kelompok Orang Tak Dikenal (OTK) hingga terjadi ledakan, namun berkat kesigapan personel Lanud, kebakaran yang terjadi akibat ledakan tersebut dapat diatasi dan bangunan pun dapat diamankan.

    Sementara itu, salah seorang penerbang Hawk 200 harus melaksanakan eject dari pesawat dan berada pada suatu koordinat tertentu. Dalam situasi tersebut Komandan Latihan memerintahkan pelaksanaan Sarpur dan segera mengevakuasi korban melalui udara menggunakan helikopter.

    Helikopter Puma yang sudah standby di Lanud pun diperintahkan menuju koordinat yang ditentukan guna melaksanakan evakuasi udara. Setelah korban berhasil ditemukan, tim SAR langsung melaksanakan evakuasi udara menuju Lanud Rsn, agar  korban segera dapat dibawa ke rumah sakit Lanud Rsn guna mendapatkan penanganan lebih lanjut.

    Walaupun bersifat latihan namun seluruh peserta latihan melaksanakan latihan ini dengan sungguh-sungguh, karena dengan latihan tentu kemampuan dan kesiapsiagaan prajurit akan terus terjaga.

    Dengan dilaksanakannya dua latihan ini juga menandakan bahwa Latihan Bido Gesit 2016 yang telah berlangsung sejak Selasa (22/3) lalu telah usai.

  • F-16 Lanud Rsn Force Down Pesawat Asing

    Mendapatkan informasi tentang adanya pesawat asing yang melanggar batas wilayah udara NKRI, seluruh personel Lanud pun diperintahkan untuk bersiaga, termasuk Skadron Udara 12 dan 16 di Lanud Rsn.

    Pesawat F-16 Lanud Rsn pun mengudara untuk mengidentifikasi pesawat asing tersebut. Setelah dipastikan bahwa pesawat tersebut melanggar wilayah udara NKRI maka dikeluarkan perintah untuk dilaksanakan force down di Lanud Rsn.

    Akhirnya pesawat asing tersebut berhasil di paksa turun di Lanud Rsn, pilot dan pesawat pun segera diamankan oleh personel Pomau dan Yonko 462 Paskhas yang telah bersiaga di Lanud Rsn.

    Ini bukanlah sebuah kejadian nyata, namun merupakan skenario dari Latihan force down yang dilakukan di hari kedua pelaksanaan Latihan “Bido Gesit 2016”, Rabu (23/3).

    Latihan ini sendiri merupakan bagian dari latihan tingkat satuan di Lanud Roesmin Nurjadin bersandi “Bido Gesit 2016”, yang melibatkan seluruh unsur yang ada di Lanud Rsn seperti Skadron Udara 12, Skadron Udara 16, Satpomau, Staf Intelijen, Hukum, Kesehatan, Yonko 462 serta unsur lain yang terkait.

  • Puma TNI AU Siap Bantu Atasi Karhutla di Riau

    Untuk membantu Satgas dalam melaksanakan pencegahan dan penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Riau, Lanud Roesmin Nurjadin telah mensiagakan Helikopter Puma yang tiba pada hari Rabu (23/3).

    Helikopter yang tiba di Lanud Rsn sekitar pukul 10.00 WIB ini berjenis SA-330 L Puma yang merupakan kekuatan dari Skadron Udara 8 Lanud Atang Sendjaja Bogor. Nantinya selain melaksanakan dukungan operasi penerbangan di Lanud Rsn, heli ini juga akan membantu satgas dalam menangani Karhutla.

    “Kedatangan Heli ini merupakan bentuk keseriusan TNI AU untuk membantu pemerintah provinsi Riau dalam mencegah serta menangani Karhutla yang terjadi di provinsi Riau”, ujar Danlanud Rsn Marsma TNI Henri Alfiandi.

    Ditambahkan oleh Danlanud, heli ini nantinya dapat digunakan untuk melaksanakan pemantauan hotspot atau titik api yang ada di Riau, selain itu juga dapat disiagakan di titik-titik tertentu guna membantu Satgas dalam menangani Karhutla.

    “Kapan pun dibutuhkan, heli ini akan siap siaga untuk membantu Satgas Karhutla”, pungkasnya.

  • Pengawasan dan Evaluasi Kondisi Mental Prajurit TNI AU Di Lanud Rsn

    Seluruh Personel Lanud Roesmin Nurjadin mengikuti ceramah tentang Pengawasan dan Evaluasi Mental Prajurit TNI AU dan PNS Yang disampaikan oleh Kolonel Adm M. Arief Damopolii beserta rombongan, bertempat di Gedung Serbaguna Lanud Roesmin Nurjadin, Rabu (23/3).

    Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Henri Alfiandi dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih kepada Katim dan rombongan yang sudah meluangkan waktu untuk memberikan ceramah tentang Pengawasan dan Evaluasi Mental Prajurit TNI AU dan PNS khususnya Lanud Rsn.

    “Diharapkan dengan ceramah yang akan disampaikan nanti, seluruh personel yang hadir disini akan memiliki lebih banyak wawasan dan pengetahuan serta kondisi mental yang prima sehingga mampu menampilkan postur prajurit yang profesional. yang pada akhirnya dapat mendukung keberadaan lanud roesmin nurjadin menjadi lanud andalan, lanud yang unggul, berhasil dan terus maju,” tambahnya.

    Lebih Lanjut Aspers Kasau dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kolonel Adm M. Arief Damopolii menyampaikan bahwa kegiatan Wasev ini bertujuan untuk melaksanakan pemantauan sejauh mana pemahaman personel Lanud Rsn terhadap Peraturan ketentuan akan hak-hak personel serta implementasinya.

    “Lanud Rsn menjadi sasaran Wasev Karena Lanud ini merupakan Lanud operasional dengan tingkat tekanan atau stress yang tinggi didalam pelaksanaan tugasnya, sehingga diharapkan apa yang dapat kami evalusi dari Lanud ini akan dapat menjadi tolak ukur Pembinaan dan Perawatan Personel di Lanud-Lanud Lainnya,” Ujarnya.

  • Antisipasi Peredaran Narkoba, Personel Lanud Rsn Tes Urine

    Untuk mengantisipasi pengaruh serta pencegahan dini terhadap peredaran narkoba, Lanud Roesmin Nurjadin bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Riau melaksanakan pemeriksaan urine terhadap personelnya yang dilaksanakan setelah apel pagi, Senin (22/3).

    Menurut Dansatpomau Lanud Rsn Letkol Pom I Putu Nova, saat ini peredaran narkotika serta obat-obatan berbahaya atau yang biasa di kenal dengan narkoba sudah sangat memprihatinkan, tidak pandang bulu, siapa saja dapat menjadi korbannya.

    “Dengan melakukan tes ini, membuktikan bahwa Lanud Rsn juga turut berperan aktif dalam mencegah peredaran narkoba, utamanya di lingkungan Lanud Rsn”, tambahnya.

    Lebih lanjut Dansatpom mengatakan berdasarkan hasil tes yang dilakukan, tak ada personel yang terindikasi menggunakan Narkoba.

    Sementara itu Ir. Maruli Siregar, M.Si., selaku ketua tim BNN Provinsi Riau yang hadir mengucapkan terima kasih kepada Lanud atas partisipasinya, serta mengharapkan dengan dilakukannya kegiatan seperti ini secara rutin dapat mencegah peredaran narkoba yang semakin marak.

    Sementara itu Danlanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Henri Alfiandi menyampaikan terima kasih atas kerja sama dari BNNP Riau yang telah datang untuk melaksanakan tes urine dari para personel Lanud Roesmin Nurjadin.

    Kepada seluruh personel, Danlanud juga mengingatkan untuk tidak sekali-kali memiliki niat untuk mencoba atau bahkan dekat dengan narkoba.

    “Jangan sampai hal tersebut terjadi, karena bagi para pecandu narkoba pasti akan mengalami kerugian, baik bagi diri sendiri, keluarga hingga kedinasan, jadi hindari dan jauhi narkoba agar masa depan cerah”, tegasnya.

  • Lanud Rsn Gelar Latihan Bido Gesit 2016

    Seluruh satuan di jajaran Lanud Roesmin Nurjadin dan Yonko 462 Paskhas mengikuti Latihan Bido Gesit 2016, yang secara resmi dibuka oleh Kadisops Lanud Rsn Kolonel Pnb M. Yani Amirullah selaku Direktur Latihan (Dirlat) di Ruang Arjuna Lanud Rsn, Selasa (22/3).

    Menurut Kadisops latihan ini bertujuan untuk menguji dan meningkatkan kemampuan serta kesiapan operasional satuan di jajaran Lanud Roesmin Nurjadin dalam menghadapi setiap kontijensi di wilayah tanggung jawabnya.

    Sementara itu Danlanud Rsn Marsma TNI Henri Alfiandi menyampaikan bahwa latihan ini merupakan latihan yang penting untuk dilaksanakan, karena dengan berlatih tentu kemampuan serta kesiapsiagaan seluruh personel Lanud akan selalu terjaga, dalam hal ini apabila menghadapi suatu kontijensi.

    “Ikuti latihan ini dengan semangat tinggi dan penuh tanggung jawab, serta tetap utamakan faktor safety agar latihan dapat berjalan dengan aman, lancar dan tanpa kendala”, pesan Danlanud.

    Latihan ini sendiri akan berlangsung selama tiga hari hingga Kamis (22/4) dengan materi latihan yang akan diikuti seluruh peserta diantaranya seperti Scramble, Force Down, patroli udara, penanganan kondisi Emergency, pertahanan pangkalan, pengamanan Alutsista, penanganan bahaya kebakaran serta SAR Tempur.

  • Lanud Rsn Turut Berduka Atas Kecelakaan Heli TNI AD di Poso

    Keluarga besar Lanud Roesmin Nurjadin turut berduka atas tragedi jatuhnya Helikopter TNI AD jenis Bell 412 EP di Poso Sulawesi Tengah, yang mengakibatkan gugurnya 13 orang prajurit TNI AD yang berada di dalamnya.

    “Marilah kita bersama-sama mendoakan seluruh putra bangsa yang gugur karena kecelakaan Heli TNI AD di Poso, agar diberikan tempat yang terbaik di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan”, demikian disampaikan Danlanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Henri Alfiandi di sela-sela pelaksanaan apel pagi di Baseops Lanud Rsn, Senin (21/3).

    Selain mengirimkan doa, seluruh lingkungan kantor Lanud Roesmin Nurjadin juga mengibarkan bendera setengah tiang sebagai ungkapan turut berduka cita atas musibah kecelakaan Heli TNI AD yang telah terjadi.