Author: Lanud RSN

  • Asops Korpaskhas Berikan Pengarahan Pra Tugas Pamrahwan Papua Tahun 2019


    Bertempat di Batalyon Komando 462 Paskhas Asisten Operasi Korpaskhas Kolonel Pas A.S.S. Qodri, memberi pengarahan kepada seluruh prajurit Batalyon Komando 462 Paskhas yang tergabung didalam Satgas Paskhas Pamrahwan Bandara Papua di Aula Markas Yonko 462 Paskhas Pekanbaru, Kamis (1/8/19).

    Dalam pengarahan tersebut Asops Korpaskhas Kolonel Pas A.S.S. Qodri, menegaskan bahwa pelaksanaan latihan pratugas ini adalah wadah untuk menambah wawasan serta ketrampilan untuk prajurit dalam mempersiapkan pelaksanaan tugas operasi agar tugas tersebut dapat dilaksanakan dengan aman, lancar, dan selamat.

    Dengan latihan pratugas yang dilaksanakan selama tiga belas hari, diberikan berbagai materi yang dibutuhkan dalam mencapai keberhasilan pelaksanaan tugas operasi di Papua.

    Dalam rangkaian Pengarahan Asops Korpaskhas nampak hadir, Pabandya Wassus Panglima TNI, Pabandya III latgab Ops Mabes TNI, Wadanwing III Paskhas, Kasi Gahlaka Lamja Korpaskhas, Kasidukkes Korpaskhas, Ps.Kasubsikes Sibin Denma Korpaskhas.

     

  • WARA Rsn Sambangi Warga Binaan LP Perempuan Pekanbaru

    Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-56 Wanita TNI Angkatan Udara (WARA) pada hari Senin tanggal 12 Agustus 2019 mendatang, WARA Lanud Roesmin Nurjadin kembali laksanakan kegiatan sosial di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Perempuan Kelas II A Pekanbaru, Senin (5/8/19)

    Pasubkor Wara Letkol Kes Novita Sinaga dalam kunjungannya mengatakan, sebagai insan Wanita TNI Angkatan Udara (Wara) berperan aktif membantu masyarakat dalam kesulitan, sesuai dengan salah satu isi 8 Wajib TNI yaitu mengatasi kesulitan rakyat sekelilingnya.

    “Salah satu implementasi dari nilai-nilai 8 Wajib TNI tersebut dapat diaplikasikan lewat kegiatan sosial sebagai ungkapan rasa kepedulian prajurit WARA Lanud Roesmin Nurjadin untuk berbagi kasih kepada warga binaan yang ada di LP Perempuan”, kata Novita Sinaga.

    Kemudian Letkol Kes Novita Sinaga menambahkan, sesama wanita Indonesia walaupun berbeda kesempatan dimana mereka tidak dapat menghirup udara segar seperti yang kita rasakan diluar sana, oleh karena itu dengan kunjungan ini dapat memotivasi semangat mereka agar mereka lebih optimis untuk menatap masa depan yang lebih baik.

    Kemudian Kepala LP Perempuan Kelas II A Pekanbaru Ibu Meliany , Bc.Ip, S.Sos., dalam sambutannya mengatakan, ucapan terima kasih kepada Wara Lanud RSN yang telah berkunjung kesini untuk memberi pencerahan kepada warga binaan dan memberi tali asih, diharapkan kunjungan ini terus berlanjut di tahun-tahun akan datang.

    “Saya berharap kepada teman-teman (panggilan ibu Meliany untuk warga binaan LP) setelah keluar dari sini wajib lebih baik lagi,wanita harus punya cita-cita yang lebih besar untuk masa depan keluarga, tidak terputus sampai disini saja, miliki ketrampilan yang nantinya dapat dikembangkan dan menambah penghasilan keluarga, teman-teman juga harus berpikir untuk masa depan anak-anak agar agar bisa menjadi seperti Wara.

    Kemudian Kepala LP Perempuan Kelas II A mengatakan, Kami yakin dengan kunjungan ini akan dapat memberikan semangat kepada warga binaan LP perempuan, dan kami mengucapkan selamat HUT Wara ke-56 semoga sukses, jaya selalu dan dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya.

    Dalam kesempatan tersebut Wara berikan ceramah kesehatan tentang, pencegahan kanker leher rahim oleh Lettu Kes dr.Putri Pertiwi, dan pencegahan penyakit infeksi menular seksual (IMS) dan HIV AIDS oleh Lettu Kes Niken W.,S.Farm,Apt, dilanjutkan tanya jawab dari warga binaan LP yang sangat antusias, ramah tamah di area Binaan Kerja LP, kemudian Wara Rsn juga memberikan tali asih kepada warga binaan LP perempuan Kelas II A Kota Pekanbaru.

  • Ny.Irenne Moningka, Tingkatkan Ilmu Agama Lewat Pengajian Rutin

     

    Untuk menjalankan agama masing-masing, diperlukan pemahaman agama secara universal, hal ini jangan sampai berpandangan sempit tehadap pengamalan ajaran agama itu sendiri, demikian yang disampaikan oleh Katua PIA Ardhya Garini Cabang 12/D.I Lanud Roesmin Nurjadin Ny.Irenne Moningka, saat dijumpai di Kantor PIA Ardya Garini Cabang 12/D.I Lanud Roesmin Nurjadin, Jumat (2/8/19).

    “Apabila dalam setiap pribadi masih ada berpandangan sempit terhadap agama, maka akan melahirkan aliran-alliran sesat yang akan bertentangan dengan nilai-nilai agama,bangsa dan negara”, kata Irenne.

    “Saya berharap dengan adanya pengajian rutin khususnya anggota PIA Ardhya Garini di Masjid Amrullah, akan memantapkan pemahaman agama sekaligus memperkokoh silaturrahim, saya menghimbau kepada seluruh ibu-ibu marilah kita kita tingkatkan iman dan takwa dalam mengantisipasi/mencegah pemahaman agama yang keliru”,ujar Ny.Irenne.

    Pengajian rutin yang dihadirin oleh ibu-ibu anggota PIA Ardhya Garini dilaksanakan pada Minggu pertama dan ketiga pada setiap hari Jumat, pukul 16.00 di Masjid Amrullah.

  • Danlanud Rsn Dampingi Kepala BNPB Rapat Karhutla


    Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Ronny Irianto Moningka,S.T.,M.M., dampingi Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo, dalam rangka rapat evaluasi mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) Provinsi Riau di Media Center Pos Komando Penangan Darurat Bencana Karhutla yang berada di Lanud Roesmin Nurjadin, Jumat (2/8/2019).

    Dalam rapat tersebut paparan yang diawali oleh Kepala BMKG Wliyah Prov. Riau, beliau membahas tentang  Analisis HTH dan curah hujan Juli 2019. perkembengan Enco (El Nino dan La nina), prediksi curah hujan Juli-Desember 2019, dan  Monitoring Hotspot diwilayah rawan kebakaran.

    Dalam sambutannya, Gubernur Riau Drs.H. Syamsuar,M.Si.,  mengatakan bahwa kita memiliki perhatian besar secara bersama dengan TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, dan masyarakat untuk wilayah Riau.

    “Dalam kesempatan ini Satuan Tugas (Satgas) sudah berfungsi dan siaga 24 jam. Karhutla yang terjadi di Riau bukan menjadi atensi Gubernur dan Wakil Gubernur Riau, melainkan atensi bersama-sama bagaimana menanggulangi Karhutla tidak menyebar luas”,Kata Gubernur.

    Selanjutnya dalam sambutannya, Kepala BNPB pusat Letjen TNI Doni Monardo menegaskan, bahwa kebakaran yang terjadi sebagian besar disebabkan oleh ulah manusia,  oleh karena itu perlu kerjasama semua pihak untuk mencegah dan memadamkan kebakaran hutan di wilayah Riau dengan melibatkan instansi terkait penanggulangan bencana Karhutla.

    “Masyarakat harus diajak berpartisipasi dalam mencegah kebakaran hutan,pemberian edukasi ke masyarakat sejak dini perlu dilakukan di semua aspek, terutama pada kurikulum sekolah”, ungkap Doni.

    Letjen TNI Doni Monardo juga mengatakan, bahwa urusan Karhutla yang sudah bertahun-tahun terjadi di Riau bukan urusan Pemerintah Pusat semata.  BNPB sudah mengerahkan sampai 18 pesawat untuk membantu penanganan Karhutla di Provinsi-Provinsi yang rawan.

    “Kepala BNPB meminta, agar Kepala Daerah lebih rajin turun ke desa-desa yang  rawan Karhutla untuk mengidentifikasi masalah dan mencari solusi agar masyarakat meninggalkan kebiasaan membuka lahan dengan membakar lahan”,tegasnya.

    Kemudian Letjen TNI Doni Monardo berharap, bencana kabut asap akibat karhutla pada 2015 tidak terulang lagi di tahun ini karena menimbulkan kerugian tidak sedikit, dan asap sampai terkirim ke negara tetangga, saya mengharapkan agar para pejabat pemerintah harus turun ke masyarakat, jika perlu tidur sama pemerintah,agar tahu apa yang dirasakan oleh masyarakat, sehingga ke depan akan tahu bagaimana pentingnya mencegah kebakaran dari pada penanganan.

    Tampak hadir dalam acara tersebut, Danrem O31/WB, Kepala Basarnas Pekanbaru, Kadis TPHBN dan seluruh rombongan BNPB Pusat, setelah paparan dan tanya jawab dilanjutkan peninjauan ke Desa Sungai Tohor, Kabupaten Meranti.

  • Kakum Lanud Rsn, Pelaksanaan Tugas Lakukan Prosedur dan Aturan

    Kepala Hukum Lanud Roesmin Nurjadin, Letkol Sus Dahlan Simanjuntak, memberikan pencerahan hukum kepada ratusan prajurit Batalyon Komando 462 Paskhas Pulanggeni dalam rangka pengamanan bandara di daerah rawan Papua BKO Pangdam XVIII/ Cendrawasih 2019, di Aula Yonko 462 Paskhas, Rabu (31/7/19).

    Dalam pencerahannya, Letkol Sus Dahlan Simanjuntak mengatakan, dengan adanya pembekalan hukum ini diharapkan kepada personel dalam melaksanakan tugasnya di  daeràh operasi sesuai prosedur dan aturan yang berlaku, dengan demikian personel dapat memahami dan mengerti tentang pengetahuan  hukum sehingga  menjadi bekal dalam melaksanakan perbuatan dan tindakan dalam pelaksanaan tugas di daerah operasi.

    “Sebagai tindakan preventif agar tidak terjadi pelanggaran-pelanggaran khususnya bagi keluarga besar Batalyon Komando 462 Paskhas dalam misi pengamanan bandara di daerah rawan, sehingga diharapkan kedepannya dapat melaksanakan tugas dengan baik dan aman”, kata Letkol Dahlan S.

    Kemudian Kakum Lanud Rsn, Letkol Dahlan sebagai Narasumber, memberikan beberapa penekanan, dalam melaksanakan tugas harus sesuai prosedur dan aturan yg berlaku, memahami maksud  pentingnya tugas dan kewajiban yang sedang dilaksanakan, menjaga nama baik TNI, menghormati dan memperhatikan adat istiadat, etika dan sopan santun yang berlaku di daerah tugas operasi, serta tidak melakukan pelanggaran hukum baik hukum pidana maupun disiplin.

  • Dansatpom Lanud Rsn: Jaga Kehormatan Dalam Bertugas

    Sebagai bagian dari insan TNI Angkatan Udara, Satuan Polisi Militer (Satpom) Lanud Roesmin Nurjadin, haruslah mampu menjaga kehormatan, jangan sampai tergiur dengan godaan-godaan yang dapat merusak satuan dan keluarga.

    Demikian apa yang disampaikan oleh Komandan Satuan Militer Lanud Roesmin Nurjadin Letkol POM I Nyoman Swardita,S.H.,M.I.,Pol., yang sehari-hari dalam dinas dipanggil “Jaguar”, disaat memberikan santi aji kepada jajarannya di Kantor Satpom Lanud RSN, Rabu (31/7/19).

    “Saya mengharapkan kerjasamanya yang baik semua anggota, dimanapun berada harus dapat memberikan contoh yang baik, karena Satpom adalah penegak hukum dan disiplin buat anggota,tentunya bermuara dari kita semua”,ucap Jaguar.

    Selanjutnya Dansatpom Letkol POM I Nyoman mengatakan,  kita tidak akan mampu menegakan hukum dan disiplin apabila tidak diawali dari diri kita sendiri, disiplin sebagai nafas kita,tentunya bermuara dari prilaku , mulai dari sikap berpakaian,tutur kata, serta loyalitas yang tinggi secara berjenjang.

    Jaguar menegaskas, cari informasi secara cepat, baca situasi yang berkembang, apabila ada hal-hal yang menonjol segera laporkan, agar keamanan dan kenyamanan tetap terjaga khususnya dilingkungan Lanud RSN.

    “Dalam melaksanakan tugas tentunya  haruslah kita berdoa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa dan penuh semangat, agar dalam bertugas tidak mudah menyerah dalam situasi apapun, karena semangat anak buah dgn  melakukan yg terbaik adalah cerminan dari pemimpinnya, dengan dukungan lingkungan yang baik dan disiplin, hal itu akan mempengaruhi etos kerja yang diharapkan dalam mendukung tugas sebagai prajurit TNI AU”. ujar Dansatpom Lanud Rsn.

  • Tes Kesehatan ke 2, Hornet Pantau 103 Casis Bintara


    Kepala Dinas Personel Lanud Roesmin Nurjadin, Letkol Pnb Dedy Supriyanto, yang sehari-hari terkenal dengan panggilan Hornet, pantau test kesehatan kedua bagi calon siswa (Casis) bintara pria dan wanita, di Rumah Sakit dr.Sukirman Lanud Roesmin Nurjadin, Rabu (31/7/2019).

    Kadispers Lanud Roesmin Nurjadin Letkol Pnb Dedy Supriyanto saat ditemui mengatakan, bahwa dari 276 casis, sampai saat ini yang tersisa tinggal 103 orang, yang terdiri dari 64 Pria dan 39 Wanita (calon Wara), para calon siap bekompetisi secara sehat dan mengikuti tahapan-tahapan pelaksanaan tes.

    “Saya berharap dari pihak rumah sakit, untuk pemeriksaan casis harus dilakukan secara jujur dan adil dan transparan, TNI  menghendaki bahwa calon militer itu harus sehat, bagi yang tidak sehat diluluskan, maka akan beresiko fatal bagi casis itu sendiri,” ujar Hornet.

    Selanjutnya Hornet/Kadispers Letkol Dedy mengatakan, apabila calon siswa  tersebut ada masalah dengan  kesehatanya, berikan penjelasan dan pengertian, agar casis itu sendiri tahu dengan kondisi dirinya.

    Kepala Rumah Sakit dr. Sukirman Lanud Rsn, Mayor Kes dr.Agus Sukamto, SpPd., mengatakan, bahwa tes kesehatan tahap kedua yaitu pemeriksaan bagian dalam tubuh meliputi, urine, darah, dan Rontgen. Urine untuk mendeteksi penyakit ginjal dan kencing manis, pemeriksaan darah dapat diketahui normal tidaknya asam urat kolesterol gula darah HB lemak darah Tri gliserol dan lain-lain.

    “Pemeriksaan rontgen akan diketahui ada tidaknya kelainan atau penyakit paru-paru jantung dan organ sekitarnya, selain  itu calon juga menjalani pemeriksaan dengan EKG atau elektrokardiogram atau rekam jantung untuk melihat kondisi jantung dalam keadaan baik atau tidak baik,” tambah dr Agus.

    Selanjutnya Karumkit Mayor Agus menambahkan, bahwa pemeriksaan dengan USG atau ultrasonografi untuk mengetahui benda dalam tubuh seperti, batu ginjal, spirometri untuk mengatur kekuatan pernafasan, audiometri untuk mengatur kepekaan pendengaran dan lain-lain.

    “Saya beserta jajaran akan memeriksa dengan benar terhadap casis tersebut tentang kesehatanya dan akan mengawasi panitia dalam pelaksanaan tes kesehatan ke 2 tersebut,” tambah Dolpin.

  • Rydder Flight Skadud 16 Kerahkan 5 Pesawat F16 Ke Thailand

    Setelah sukses Latihan Angkasa Yudha (Ayu “19) dari tanggal 7 s.d. 24 Juli 2019 di Desa Pandanwangi, Kecamatan Tampeh, Lumajang Jawa Timur dan kembali ke Homebase di Pekanbaru pada hari Kamis tanggal 25 Juli 2019.

    Hanya beberapa hari saja setelah sampai di Lanud RSN, tepat hari Selasa, 30 Juli 2019, Rydder Flight Skaddron Udara 16 Wing 6 Lanud Roesmin Nurjadin kembali melaksanakan tugas mulia, yaitu latihan bersama Royal Thai Air Force (RTAF) di wilayah udara Thailand, latihan tersebut dengan nama “Latma Elang Thainesia yang akan digelar dari tanggal 30 Juli s.d 8 Agustus 2019.

    Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Ronny Irianto Moningka,S.T.M.M., sebagai pimpinan rombongan mengatakan, Lanud Roesmin Nurjadin menyiapkan 5 pesawat F-16, 2 Hercules dan 80 pendukung, latihan tersebut dalam rangka meningkatkan kemampuan para penerbang kedua angkatan udara dalam melaksanakan operasi udara bersama.

    “Kita berharap dengan latihan bersama ini, dapat meningkatkan kerjasama dibidang militer, dan yang terpenting merupakan ajang yang sangat tepat untuk dapat memperkuat jalinan persahabatan, baik antar negara, Angkatan Udaranya maupun secara perorangan dari para partisipan yang terlibat didalamnya, yang tentunya akan sangat berharga di masa depan”, ucap Danlanud.

  • Danlanud Rsn Berikan Apresiasi Kepada Purna Bakti


    Sebagai prajurit TNI Angkatan Udara yang telah mengabdi puluhan tahun, tanpa memiliki cacat sedikitpun, tentu hal ini TNI Angkatan Udara sangat berterimakasih dan berikan apresiasi karena selama berdinas memperlihatkan jati dirinya sebagai Insan TNI AU.

    Demikian apa yang dikatakan Danlanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Ronny Irianto Moningka,S.T.,M.M., dihadapan undangan dan peserta upacara dalam acara pelepasan Purnabakti pada Peringatan ke 72 Hari Bakti TNI AU, di Baseops Lanud Roesmin Nurjadin, Senin (29/7/19).

    “Hendaknya sumbangsih tenaga dan fikiran yang mereka korbankan dapat menjadi acuan bagi personel yang masih berdinas dalam membangun Lanud Rsn yang lebih baik lagi”, ucap Danlanud.

    Selanjutnya Danlanud Rsn Marsma Ronny Moningka Mengatakan, kami mengajak para purnawiran TNI AU untuk selalu memberikan kontribusi positif berupa fikiran dan tenaga untuk kemajuan Lanud Rsn, karena Lanud Rsn rumah para purnawiran juga, membangun Lanud Rsn ini bukanlah dalam artian membantu langsung, tetapi dalam arti mampu berintegrasi di lingkungan tempat tinggal secara baik.

    “Saya mengajak kepada para Purnawirawan TNI AU, untuk selalu berkomunikasi dengan Lanud Rsn, agar silaturrahmi tetap terjaga dan terpelihara, dan segeralah menyesuaikan dengan lingkungan baru dan bergabunglah dengan organisasi Purnawirawan TNI AU yang disebut dengan PPAU”, ucap Danlanud.

    Secara keseluruhan jumlah purnabakti ada 24 orang dengan keterangan sebagai berikut, 8 orang purna tahun 2017, 11 orang purna tahun 2018 dan 5 orang purna tahun 2019.

    Setelah pelepasan purnabakti, dilaksanakan penyerahan sertifikat, foto bersama, jajar kehormatan menuju Pandawa, setibanya di pandawa diberikan berupa cindramata sebagai tali asih.