Author: Lanud RSN

  • Personel Skadron Udara 12 Berlatih Padamkan Kebakaran

    Dalam melaksanakan tugas kita harus selalu siap menghadapi segala situasi, salah satunya adalah ketika terjadi kebakaran. Untuk itu personel Skadron Udara 12 melaksanakan latihan pemadaman kebakaran di Skadron Udara 12, Jum’at (20/1).

    Latihan  yang diberikan oleh staf seksi Pemadam Kebakaran (PK) Disops Lanud Rsn ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan serta wawasan kepada personel mengenai bagaimana cara menangani dengan tepat dan cepat ketika kebakaran terjadi.

    Diharapkan setelah adanya kegiatan ini, para personel memiliki pengetahuan yang tepat mengenai cara menghadapi kebakaran yang dapat terjadi dimana saja dengan cepat dan tepat, baik dengan menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) ataupun tidak.

  • Patroli Udara Lanud Rsn Kembali Temukan Lahan Terbakar

    Patroli udara yang dilakukan oleh pesawat tempur Lanud Roesmin Nurjadin kembali menemukan lahan yang terbakar di sekitar wilayah Siak Kecil Kabupaten Bengkalis, Kamis (19/1).  

    “Setelah patroli udara Lanud Rsn menemukan lahan yang terbakar, laporan tersebut segera ditindaklanjuti dengan pengecekan oleh Fire Patrol dan didapatkan lokasi yang terbakar tepatnya berada di Desa Bandar Jaya kecamatan Siak Kabupaten Bengkalis”, ujar Kadisops Lanud Rsn Letkol Pnb Firman Dwi Cahyono.

    Lebih lanjut Kadisops mengatakan tim darat juga sudah bergerak ke lokasi, namun karena ada galian parit oleh excavator, akses untuk mobilisasi peralatan menjadi terkendala.

    Seperti yang disampaikan sebelumnya, walaupun Satgas belum terbentuk namun seluruh unsur terus melakukan aksi pencegahan, seperti yang dilakukan oleh Lanud Rsn dengan patroli udaranya.

    Terkait dengan temuan lahan yang terbakar Danlanud Rsn Marsma TNI Henri Alfiandi menyampaikan bahwa Lanud Rsn telah berkoordinasi dengan Dinas Kehutanan dan Perkebunan Riau untuk menginformasikan kepada pemilik lahan.

    “Kita sudah sampaikan ke Dishut, mari kita tunggu feedback dari petugas di lapangan, dan tim darat juga telah berkoordinasi dengan Polsek setempat sambil mencari solusi untuk mengakses lokasi yang terbakar”, pungkas Danlanud.

  • Lanud Rsn dan Avsec Bandara SSK II Amankan Penjual Green Laser

    Personel Lanud Roesmin Nurjadin dan Avsec Bandara SSK II mengamankan dua orang yang berjualan green laser pointer di depan hotel Ratu Mayang Garden jalan Sudirman, Rabu (18/1) malam.

    Adanya penjual green laser pointer ini diperoleh dari informasi yang disampaikan oleh Sugarin, Ka BMKG Pekanbaru saat melintas di jalan Sudirman, yang kemudian ditindaklanjuti oleh pihak Lanud Rsn serta Bandara SSK II dengan membawa kedua orang tersebut beserta barang-barangnya ke Posko Avsec Bandara SSK II.

    Adapun beberapa barang yang diamankan terdiri dari 14 buah green laser pointer ukuran besar, satu buah green laser pointer ukuran mini dan dua buah green laser pointer strum.

    Setelah dilakukan pendataan, seluruh barang-barang tadi diamankan di Posko Avsec Bandara SSK II dan penjualnya diperbolehkan kembali dengan membuat surat pernyataan bahwa tidak akan mengulangi perbuatannya kembali.

    Terkait hal ini, Lanud Rsn menghimbau agar warga masyarakat tidak sembarangan menggunakan laser ini, karena sesuai dengan peraturan yang ada, hal tersebut dapat membahayakan penerbangan.

    Karena jika sinar laser tersebut diarahkan ke kokpit pesawat tentu akan dapat mengganggu penglihatan serta konsentrasi pilot, yang mungkin saja dapat menyebabkan hal-hal yang tidak diinginkan.

  • Skatek 045 Lanud Rsn Laksanakan Latihan Pemadaman Kebakaran

    Personel Skadron tekhnik (Skatek) 045 yang dipimpin oleh Komandan Skadron tekhnik (Skatek) 045 Lanud Roesmin Nurjadin Letkol Tek Dwi Wihananto melaksanakan latihan simulasi pemadaman kebakaran, bertempat di Skadron Tekhnik Lanud Rsn, Rabu (18/1).

    Komandan Skatek 045 Letkol Tek Dwi Wihananto menyampaikan bahwa tujuan latihan kebakaran ini untuk menyiapkan personel Skatek 045 agar mampu dan memahami apabila terjadi kebakaran di area Skatek 045 dengan tepat agar tidak menambah korban atau kerugian yang lebih besar.

    ”Kegiatan Latihan ini akan dilaksanakan secara rutin, agar selalu tertanam didalam setiap personel bahwa inilah yang harus dilakukan karena dalam setiap kebakaran akan berbeda cara penanggulangnya”,tambahnya.

    Lebih lanjut Komandan Skatek 045 Letkol Tek Dwi Wihananto Lanud Rsn berharap dengan terlaksananya kegiatan latihan ini agar seluruh personel Skatek 045 mempunyai kualifikasi dan dapat memahami apa yang harus dilakukan untuk menghadapi bahaya kebakaran baik dilingkungan kantor, perumahan, walau dimanapun kita berada sehingga kita menjadi salah satu tenaga yang terlatih dalam menaggulangi setiap terjadinya kebakaran dimanapun berada

  • Lanud Rsn Bantu Warga Sekitar Yang Rumahnya Terbakar

    Peduli terhadap sesama, Lanud Roesmin Nurjadin memberikan bantuan kepada Kasimin atau biasa di panggil pak Min, salah satu warga yang tinggal di tanah pencadangan yang rumahnya habis di lalap si jago merah, Selasa (17/1).

    Danlanud Rsn Marsma TNI Henri Alfiandi menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan oleh Lanud kepada pak Kasimin merupakan bentuk kepedulian TNI AU dalam hal ini Lanud Rsn terhadap masyarakat  serta apa yang terjadi di sekelilingnya.

    “Tidak ada seorangpun yang ingin terkena musibah, apabila itu terjadi maka sebagai makhluk sosial, tentu sudah sepantasnyalah kita saling tolong-menolong”, lanjut Danlanud.

    Sementara itu pak Min menyampaikan ucapan terima kasihnya atas perhatian serta kepedulian yang ditunjukkan oleh Lanud Rsn terhadap musibah yang menimpanya.

    “Walaupun tidak terlalu banyak, semoga apa yang kami berikan dapat meringankan beban dari pak Kasimin sekeluarga”, harap Danlanud.

    Adapun bantuan yang diberikan oleh Lanud Rsn sejak Senin (16/1) hingga hari ini terdiri dari bahan makanan seperti beras, gula, mi instan, kopi, teh, biskuit, minuman, pakaian layak pakai serta bahan bangunan yang diserahkan langsung kepada pak Kasimin.

  • Rapat Koordinasi Antisipasi Karhutla di Provinsi Riau

    Danlanud Rsn Marsma TNI Henri Alfiandi bersama jajaran Forkopimda Riau mengikuti Rapat Koordinasi antisipasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) bertempat di Kantor Gubernur Riau, Jum’at (13/1).

    Sekretaris Daerah (Sekda) provinsi Riau Ahmad Hijazi yang memimpin rapat ini menyampaikan bahwa pada Riau siap mengantisipasi terjadinya Karhutla sehingga dapat mencapai bebas asap seperti pada tahun 2016.

    Sementara itu Danlanud Rsn mengatakan walaupun Satgas belum terbentuk, namun Lanud telah mengerahkan pesawat tempur dan helikopternya melaksanakan patroli untuk memantau Karhutla.

    “Ini merupakan langkah awal guna mencegah terjadinya Karhutla, dan dari hasil pemantauan kami, telah terjadi pembakaran di kawasan TNTN oleh oknum yang tidak bertanggung jawab”, tambah Danlanud.

    Danlanud juga menghimbau kepada seluruh elemen untuk bersama-sama melakukan aksi pencegahan Karhutla agar dapat  memiliki kondisi yang sama seperti pada tahun lalu yaitu Riau yang bebas asap.

    Turut hadir dalam rapat ini Kapolda Riau, Danrem 031/WB, Danlanal Dumai, Kadisops Lanud Rsn, Ka BPBD Riau serta unsur terkait.

  • Patroli Udara Lanud Rsn Temukan Lahan Terbakar

    Helikopter Super Puma TNI AU yang berada di Lanud Roesmin Nurjadin menemukan lahan terbakar saat melaksanakan patroli udara di wilayah Kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) Kabupaten Pelalawan, Kamis (12/1).

    Kadisops Lanud Rsn Letkol Pnb Firman Dwi Cahyono mengatakan bahwa patroli ini dilakukan hingga berjarak 90Nm atau 144 km untuk memantau kemungkinan terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

    “Saat melakukan patroli, ditemukan adanya lahan yang terbakar di area pada koordinat S.00.02’39” E.101.36’45” dengan terlihat gubuk disekitarnya, dan dari hasil analisa sepertinya lahan tersebut sengaja dibakar”, tambah Kadisops.

    Sementara itu Danlanud Rsn Marsma TNI Henri Alfiandi mengaku geram dengan adanya aksi pembakaran yang terjadi di kawasan TNTN. “Padahal di tahun lalu kita telah melakukan aksi terpadu bersama seluruh unsur satgas Karhutla di kawasan TNTN untuk mencegah terjadinya kebakaran”, kata Danlanud.

    “Apa yang didapatkan dari hasil pemantauan tentu akan kita sampaikan saat pelaksanaan rapat koordinasi sehingga dapat menentukan langkah berikutnya”, pungkas Danlanud.

  • Antisipasi Karhutla, Lanud Rsn Patroli Udara

    Mengantisipasi kemungkinan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Lanud Roesmin Nurjadin mengerahkan pesawat tempur serta helikopternya melaksanakan patroli udara untuk memantau hotspot, Rabu (11/1).

    “Pesawat tempur dari Skadron Udara 12 dan 16 serta Heli NAS-332 Super Puma yang sedang stand by SAR di Lanud Rsn melakukan pemantauan yang dikombinasikan dengan latihan rutin setiap hari”, ujar Danlanud.

    Danlanud menambahkan setiap harinya, pesawat tempur Lanud Rsn akan berpatroli di seluruh wilayah udara Riau dan heli akan melakukan pemantauan di wilayah kota Pekanbaru dan sekitarnya.

    “Kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) juga harus tetap menjadi perhatian, karena apabila terbakar lagi, akan ada aksi nyata seperti pada tahun lalu”, tegas Danalanud.

    Danlanud berharap walaupun Satgas penanggulangan Karhutla belum terbentuk, semua elemen dihimbau untuk dapat melakukan aksi pencegahan dan penanggulangan karhutla semaksimal mungkin, termasuk Lanud Roesmin Nurjadin.

    “Pemantauan melalui patroli udara ini adalah aksi awal dari Lanud Rsn yang juga merupakan Satuan Tugas (Satgas) Udara untuk mencegah terjadinya Karhutla di provinsi Riau”, pungkas Danlanud.

  • Danlanud Cek Kesiapan Jaringan Listrik Khusus Lanud Rsn

    Di sela-sela kesibukannya Danlanud Rsn Marsma TNI Henri Alfiandi didampingi Kasi Fasint Lanud Mayor Sus Syahrudin Ismael, S.T., mengecek kesiapan jaringan listrik khusus yang diperuntukkan bagi Lanud Rsn, Selasa (10/1).

    Menurut Kasifasint, proses pemasangan jalur listrik khusus bagi Lanud Rsn sudah dimulai sejak akhir tahun 2015 dan telah dilaksanakan pada tahun 2016 oleh PT. PLN (Persero) wilayah Riau dan Kepri.

    “Apabila segala sesuatunya telah siap, maka jalur khusus ini akan dapat beroperasi di tahun 2017”, tambahnya.

    Sementara itu Danlanud Rsn Marsma TNI Henri Alfiandi menyampaikan bahwa sebagai Lanud yang strategis karena menjadi satu-satunya Lanud di pulau Sumatera yang mengoperasikan dua skadron tempur yaitu Skadron Udara 12 dan Skadron Udara 16 guna menjaga kedaulatan udara NKRI di wilayah Sumatera, Lanud tentu memerlukan pasokan listrik yang lancar.

    “Dengan adanya jalur khusus ini, akan mendukung Lanud dalam melaksanakan tugasnya dengan baik, disamping itu juga akan menjaga kesiapan dan menghindari kerusakan peralatan-peralatan yang dimiliki oleh Lanud, utamanya dengan hal-hal yang berkaitan dengan operasional penerbangan”, lanjut Danlanud.

    Pembuatan jalur listrik khusus di Lanud Rsn ini merupakan salah satu upaya yang dilakukan agar Lanud Rsn dapat selalu menjaga kesiapan operasionalnya dalam melaksanakan tugasnya.